ARYAN AND THE VILLAINESS

ARYAN AND THE VILLAINESS
Chapter 45| Mati?



Rosen dan Aryan pingsan, mereka sekarat karena jantungnya hancur oleh teknik Grab heart.


Kelompok the Villainess lainnya kaget dengan atas yang terjadi pada Rosen dan Aryan. Lantaran, peristiwa itu begitu cepat. Melihat hal itu, Noel dengan cepat langsung mengeluarkan beberapa bahan-bahan yang tersedia untuk pembuatan potion atau obat penyembuh tingkat tinggi. Membutuhkan beberapa menit untuk pembuatannya.


Lima memit kemudian, Rosen yang terlihat masih sekarat bertahan dengan sihir anginnya yang ia tembakan ke dalam mulut untuk memompa jantung nya yang telah hancur. Semestara itu, Aryan terlihat tak memiliki kesasaran apapun, denyut nadinya lemah, nafasnya semakin lama semakin pelan dan menurun. Sampai saat waktunya, akhirnya potion sudah selesai. Noel dengan cepat langsung mendatangi Rosen dan memberikannya minum. Sementara itu Aryan, Griszy mendatanginya dan menangis. Lantaran, ia terlihat sudah tidak bernyawa. Rosen pun perlahan sembuh. Nafas Rosen sudah kembali normal, tapi bicaranya masih terbatah-batah karna organ jantungnya yang hancur masih beregenerasi.


"Ada apa Griszy?", ucap Buggy.


"Dia telah tiada", ucap Griszy dengan berlinang air mata.


"Kau jangan bercanda!!!, di saat seperti ini kau masih saja seperti itu!!. Noell!!!!, sembuhkan Aryan juga. Kau lambat sekali!!!.", ucap Buggy.


"Tidak!, ini mustahil. Dia telah tiada", ucap Noel.


"Aryan!!, bangun kau!!. Kita telah menang!!. Jangan hanya diam tersungkur. Lihatlah, lenganmu mendingin.", ucap Buggy terlihat depresi atas kematian Aryan.


Tiba-tiba sebuah Portal muncul, "maaf, aku terlambat", ucap Aryan yang datang dari masa depan untuk menghidupkan kembali Aryan masa kini.


"Ha?, Aryan?.", ucap kelompok the Villainess dengan bersamaan.


"Apa-apaan ini, kau?", ucap Buggy.


"Aku dari masa depan. Setelah aku hidup. Ketika nanti Aryan telah hidup kembali, tolong beri dia makanan dan suruh dia ke masa lalu untuk menghidupkan kembali dirinya, suruh saja seperti itu, hanya itu. Nanti dia akan mengerti.", ucap Aryan masa depan.


Aryan masa depan kemudian menghidupkan kembali Aryan masa kini yang telah mati dengan menggunakan teknik Manipulasi waktu yang dapat memutar kembali waktu pada seseorang.


Aryan masa kini akhirnya hidup kembali. Namun dengan posisi masih pingsan. "Maaf, hanya ini yang bisa aku lakukan, aku datang dari masa depan di hari ini tepat di waktu tengah malam. Karena di tengah malam nanti, aku telah makan banyak makanan lalu pergi ke masa lalu.", ucap Aryan masa depan yang kemudian pamit untuk pergi ke timeline-nya.


"Gila, dia seperti dewa saja, telah membuatku sekhawatir ini.", ucap buggy.


Rosen akhirnya pulih sepenuhnya setelah sekian lama dia lemah.


"Dia kenapa?", ucap Rosen.


"Aryan telah mati,", ucap Buggy.


"What the hell what are you doing?", ucap Rosen.


"Dia, tadi mati. Tapi akhirnya hidup kembali.", ucap Buggy.


"Ahh sudaah, pasti dia dihidupkan oleh dirinya entah dari masa lalu atau dari masa depan.", ucap Rosen.


"Wait, what are you knowing is that?", ucap Buggy.


"But, aku pernah melihat ia melakukan hal yang di luar nalar.", ucap Rosen.


"Tidak, maksudku mengapa kau tahu kalau yang menyembuhkan Aryan adalah dirinya dari masa depan atau masa lalu?.", tanya Buggy.


"Itu, ... kau tahu luka dalam organ jantungku dan jantung Aryan bisa hancur seperti ini.?", ucap Rosen.


"Entah?", ucap Buggy.


"Itu adalah teknikku.", ucap Rosen.


"Luka yang dialami Aryan karena ia lengah atas ketidak tahuannya kehadiran diriku yang datang dari masa depan. Itu adalah rencana mereka. Dan aku lengah karena telah menyerang Aryan dengan teknik grab heartku, sehingga aku terkena teknik refleksinya. Itulah mengapa luka kami sama.", ucap Rosen.


"Kau jeli sekali.", ucap Buggy.


"Saat aku menginvasi benua ini, aku telah berhadapan dengan dia. Aku kalah telak oleh bocah ini.", ucap Rosen.


"Oh iya, bukankah kau telah terhisap ke semesta ini?, itu semua ulah Aryan Bukan?", tanya Buggy.


"Ya, kau benar. Tidak hanya itu saja. Aku juga telah diasingkan olehnya kenmasa lalu, sehingga aku di sini sudah mencapai kurang lebih 20 tahun.


"Lama sekali", ucap Buggy.


"Aku tak mengerti, mengapa saat aku terpental ke semesta roh saat aku dan noel merebut batu rune astta bersama dengammu, itu tak mempengaruhiku?.", ucap Buggy.


"Itu karena sesaat sebelum kita terpental. Aryan telah membersamai kita dengan teknik manipulasi waktu miliknya, itu mencegah kita menua. Kalau bukan karena itu, kau mungkin sudah menua secara drastis.", ucap Rosen.


"Apa?, aku tak mempercayai ini. Itu adalah hal yang tidak masuk akal, lantas mengapa kau tidak terlihat tua?", ucap buggy.


"Itu karena aku adalah Dark elf, bodoh!", ucap Rosen.


"Hey santai, aku tak mengetahui kalau elf ternyata seperti itu.-", ucap Buggy yang kemudian Girszy menyahut,"kau?, mengatakan rasku?".


"Kau ini ikut saja. Cepat Rawat Aryan. Baringkan dia di suatu tempat.", ucap Buggy.


"Okelah oke", ucap Griszy.


"Kita semestinya beristirahat dulu, jangan khawatirkan  atas hilangnya keenam batu itu, karena yang mengambil adalah aku dan aryan dari masa lalu.", ucap Rosen.


Hari mulai malam, semua anggota kerajaan dwarf dan anggota the villainess beristirahat. Tepat saat tengah malam, Aryan akhirnya terbangun. Ia mencium bau makanan.


POV(sudut pandang): Aryan.


Ahhh, lapar sekali, di mana aku. Haaaa, aku tadi diserang oleh teknik grab heart. Cih, lapar sekali. Bau apa ini?, aku mencium bau suatu makanan. Di lihat dari asal muasal aromanya, ini berasal dari ruang dapur kerajaan. Aku harus ke sana.


Ah, rupanya kau Arez. Sedang apa kau ke sini?, ucapku.


"Aku membuatkanmu makanan, sekarang makanlah", ucap Arez.


"Baiklah mantabbbbb aku akan menghabiskannya.", ucapku.


Aku makan, makan, dan makan, semua makanan kuhabiskan. Sampai tak tersisa, setelah aku makan, Arez mengatakan sesuatu padaku.


"Kau sudah kenyang?, energymu sudah kembali?".


"Yaa, untuk sekarang aku full senyum dan full power.", ucapku.


"Saatnya kau pergi ke masa lalu, tepat sore hari.", ucap Arez.


"Ha?, ngapain?", tanyaku.


"Kau harus menghidupkan dirimu di masa lalu, kau tadi mati saat sore hari. Sekarang pergilah. Atau realitas akan ternodai oleh dosa.", ucap Arez.


"Baiklah". Ucapku.


"Black Hole; time travel!!!", ucapku kemudian aku memasuki portal black hole dan pergi ke timeline saat sore hari.


"maaf, aku terlambat", ucapku.


"Ha?, Aryan?.", ucap kelompok the Villainess secara bersamaan.


"Apa-apaan ini, kau?", ucap Buggy.


"Aku dari masa depan. Aku akan menghidupkan Aryan ini, Ketika nanti Aryan telah hidup kembali, tolong beri dia makanan dan suruh dia ke masa lalu untuk menghidupkan kembali dirinya, suruh saja seperti itu, hanya itu. Nanti dia akan mengerti.", ucapku.


Aku kemudian menghidupkan kembali Aryan masa lalu yang telah mati dengan menggunakan teknik Manipulasi waktu yang dapat memutar kembali waktu pada seseorang.


"Dia sudah hidup kembali. Namun dengan posisi masih pingsan. Maaf, hanya ini yang bisa aku lakukan, aku datang dari masa depan di hari ini tepat di waktu tengah malam. Karena di tengah malam nanti, aku telah makan banyak makanan lalu pergi ke masa sore ini", ucapku yang kemudian aku pamit untuk pergi ke timeline-ku.


"Apa?", kau sudah menyelesaikan tugasmu?", ucap Arez.


"Sudah", ucapku.


"Baiklah, ini makanlah, habiskan semua kentang ini", ucap arez yang kemudian aku memakan makanan itu.


-to be Continued-