ARYAN AND THE VILLAINESS

ARYAN AND THE VILLAINESS
Chapter 35| Maha Raniell



-Detail cerita misi yang dilakukan oleh Aryan Present-


Suatu hari, Aryan Present telah menemukan lokasi keberadaan Reinkarnasi Tiariel yang menjadikannya varian Tiariel Alternatif, yang ternyata ia berasal dari Ras Angel. Dia adalah seorang Putri, anak dari pemimpin The Ten Commandment, Maha Gabriel. Varian alternatif Tiariel ini bernama Maha Raniell.


Saat itu Aryan Present tengah meminjam Scarab-stone (Amulet) kepada Rasyid (Mr.Madness) di universe 696.


Scarab-Stone ini digunakan oleh Aryan untuk mencari keberadaan Varian Tiariel yang ternyata Adalah Ras Malaikat (Angel).


"Salam, Rasyid....", ucap Aryan Present.


"Waw... varianku... mau apa kau.. membunuhku bukan?", ucap Rasyid yang bersiaga dengan pakaian mr.madness-nya.


"Hey tenang Rasyid..., aku hanya ingin kau mencari Varian kekasihku yang telah mati", ucap aryan Present.


"Oh. Jadi begitu... baiklah.. aku akan mencarikannya", ucap Rasyid.


Rasyid kemudian meletakkan scarab-stone (amulet) di permukaan, lalu berkata," wahai sang Scarab, berikan aku petunjuk keberadaan Varian Tiariel yang telah dicari oleh Aryan".


Muncullah beberapa tempat dan variannya, tempat pertama di universe 696 yaitu ara maharani, di universe 010 yaitu Diana, lalu di semesta seperti sebuah surga(nirwana) dengan variannya bernama Maha Raniell.


"Wah.. ada varian baru, itukah yang kau cari?", ucap Rasyid.


"Yaa, Itu. itu adalah varian Tiariel terbaru yang belum aku temui sama sekali", ucap Aryan Present.


Aryan Present kemudian memberikan mark/sign pada semesta keberadaan Maha Raniell yang ternyata adalah Nirwana.


"Terima kasih Rasyid..", ucap Aryan Present.


Aryan Present kemudian memunculkan portal blackhole menuju nirwana.


Saat itu, Aryan Present berhasil memasuki nirwana, tanpa ia sadari, Aryan memasuki aula istana nirwana.


"Penyusup!!!", ucap Gabriel.


Aryan kemudian disergap langsung oleh Gabriel sang pemimpin malaikat, sekaligus pemimpin 10 perintah tuhan.


"Kau.. dasar manusia!! Rendahan. Melanggar aturan tuhan, karena memasuki surga tanpa izin.. kau berdosa... hukumanmu mati.", ucap Gabriel.


"Ohw ****.... langkahku sangat ceroboh.", ucap Aryan Present.


Aryan Present dianggap sebagai pendosa oleh, karena telah menyusup ke nirwana yang seharusnya hanya di tempati oleh Ras malaikat saja.


Aryan present kemudian, sesegera dibawa ke tempat eksekusi, "Penggal kepalanya!", ucap Gabriel.


Saat tengah mengeksekusi, Algojo yang tadinya berniat ingin memenggal kepala Aryan Present,


Namun Present mengucapkan sesuatu,"Reflection;full counter!!".


tiba-tiba leher dari algojo tersebut terpenggal karena terkena teknik reflection milik Aryan present.


"Kurang ajar!!!, kau mengacau nirwana yang suci ini", ucap Gabriel.


Mengetahui hal itu, Gabriel sangat marah lalu menghilangkan semua kemampuan Aryan Present.


"Aarrrhhghhhhhrrghh, sakit!!!!!", ucap rintihan Aryan Present yang kesakitan karena semua kemampuannya telah menghilang.


"Aku telah menghilangkan semua kemampuanmu, sekarang kau akan ku kirim lagi ke semestamu!", ucap Gabriel.


Aryan Present kemudian dihempaskan oleh Gabriel dengan kipas palem pusaka nirwana. Lalu terpental kembali ke universenya.


Walaupun semua kemampuan Aryan Present telah hilang, mata murninya masih menyala warna putih murni yang menandakan semua teknik yang berkaitan dengan teknik matanya masih ada. Namun, kemampuan alter-ego dan kemampuan untuk mengendalikan Shard-nya pun hilang. Gabriel tidak bisa menghilangkan kemampuan mata Murni Aryan, karena mata ini adalah representasi dari time-stone (Purify), yang disembunyikan langsung oleh tuhan di tubuh Aryan sebagai anggota tubuhnya, yakni mata kiri.


"Coba, gunakanlah kemampuan shard-mu!, Aryan Past dan Aryan Future.", ucap Aryan Present.


"Baiklah", ucaplah Aryan Future dan Aryan Past.


"Apa?, tak kusangka.. hukuman itu perpengaruh terhadap kalian juga!", ucap Aryan Present.


"Dalam, pandanganku.. kau berhasil menemukan Varian Tiariel yang ternyata adalah seorang putri malaikat bernama Maha Raniell. Namun kau dihukum dengan menghilangkan semua kemampuanmu", ucap Aryan Future.


"Tapi kenapa, kemampuan mata ini masih ada?", ucap Aryan Past.


"Entahlah... aku tidak tahu, yang jelas.. kita tidak bisa mengeluarkan Shard dan sepertinya kita juga sudah terbebas dari alter ego kita", ucap Aryan Present.


"Kalau dipikir-pikir, kemampuan mata kita hanya sebagai pertahanan diri. Ketika teknik shard kita hilang, kita tidak memiliki sesuatu untuk menyerang musuh", ucap Aryan Past.


"Bagaimana kalau, menyerang musuh dengan teknik reflection dan manipulasi waktu?", ucap Aryan Future.


"Yaaaaa, bisa diterima... tapi bagaimana mekanismenya?", ucap Aryan Past.


" ljika kita bisa menyembuhkan dirinya sendiri dengan membalikkan waktu menjadi seperti semula sebelum terluka!!, maka kita bisa membunuh lawan dengan mempercepat waktu mereka sedemikian rupa sehingga mereka tidak ada lagi, namun dalam skala kecil.", ucap Aryan Future.


"Bagaimana dengan dosa.., jika kita menggunakan manipulasi waktu, maka dosa kita bertambah", ucap Aryan Present.


"Dosa atau tidak, jika kita dalam bahaya, maka kita berhak membela diri", ucap Aryan Future.


"Kemudian, bagaimana dengan reflection?", ucap Aryan Past.


"Cukup mudah, kita cekik saja leher kita sendiri untuk menyerang musuh dari jauh.", ucap Aryan Future.


"Serangan yang simple tapi kejam :'). Tapi cocok untuk membela diri, walau dengan menyakiti diri sendiri.", ucap Aryan Present.


"Yaa. Walaupun begitu, serangan untuk melindungi diri ini hanya bisa kita lakukan pada saat darurat. Selain itu, kita hanya bisa pertahanan diri", ucap Aryan Future.


"Yaaa, tak apa... mari bergabung", ucap Aryan Present.


Aryan Present kemudian mengkonveri Aryan Future dan Aryan Past ke dalam bentuk energy lalu diakumulasikan ke dalam tubuhnya.


"Ini adalah ras hobbit yang dibantai oleh rosen, Ras orc juga ikut dibantai, akankah aku harus mengembalikan Ras ini... hm... kurasa tidak, representasi kehidupan guru telah aku lakukan..., namun... kebaikan dalam hatiku tak akan pernah berubah.. aku akan mengembalikan Ras Hobbit dan Ras Orc ini.. energy masih banyak dan cukup untuk mengembalikan dua Ras ini.", ucap Aryan.


Aryan kemudian memanipulasi Ras hobbit yang dibantai oleh rosen, lalu sesegera ke ras Orc kemudian dan dimanipulasi.


Aryan kemudian kembali ke Shanctum Santorum untuk kembali mengawasi dan memulai latihan spiritual seperti yang telah di lakukan oleh Sorcerer Supreme.


Kehidupan berjalan sesuai kenormalan yang ada, Ras elf, hobbit, orc, dan dwarf hidup dalam kedamaian.


-time skip 2 tahun-


Hari demi hari, bulan demi bulan telah dilalui oleh semua makhluk di benua marine earth.


Seperti biasa, Buggy, Griszy, dan Aryan tengah latihan bersama meneruskan ajaran yang telah disampaikan oleh tetua Agung. Aryan mempelajari semua yang ada di buku vishanti. Termasuk memperbaiki diri, kebaikan hati, dosa, dan kemurnian takdir yang di atur oleh tuhan, the Lord of multiverse, tuhan maha satu.


Di halaman akhir the book of vishanti, terdapat peringatan tentang dosa. Barang siapa yang dosanya terkumpul banyak, maka ia akan dihukum dengan ditempatkannya ia di neraka atau inferno atau underworld untuk saling bertarung dan saling menyakiti untuk bertahan hidup.


"Sungguh, mengerikan.!!!, aku harus hati-hati ketika menggunakan time manipulation", ucap Aryan.


Di sisi lain, ia kemudian membuka the book of darkhold yang telah ia murnikan, terdapat sesuatu yang disebut "iming-iming", atau sesuatu yang anggap baik untuk dimiliki, yakni hidup di neraka atau inferno atau underworld.


"Barang siapa yang memiliki dosa terlalu banyak, maka ia akan memperoleh anugrah kemampuan mata dan hidup di sana sebagai penduduk yang bertarung untuk memperebutkan tiket utama menjadi pemimpin the seven deadly sin's atau 7 dosa mematikan.", ucap aryan yang membaca the book of darkhold.


Ia kemudian membuka halaman berikutnya, "jika seseorang telah bergabung dengan darkhold, maka ia akan menjadi seorang witcher atau warlock. Namun, jika ia gagal bergabung kitab darkhold, maka dirinya akan musnah dan mati", ucap Aryan pada saat membaca isi darkhold di halaman berikutnya.


"Mengerikan ***, lebih baik mendapatkan kemampuan mata daripada harus mempertaruhkan nyawa untuk menjadi seorang warlock atau witcher", ucap Aryan.


Dalam keheningan, kedamaian, keindahan, kerindangan, dan ketenangan. Tiba-tiba..... ada universe lain yang menabrak semesta 000 ini.


Inkursion pun terjadi. Kedua semesta saling timpang tindih, Nexus pun terjadi.


-TO BE CONTINUED-