
Point of view atau sudut pandang: Aryan.
Ayah mendapatkan Ibuku. Sorcerer memberikan saran agar meminta maaf kepada kakek dan meminta doa restu untuk pernikahan mereka. Ayah pun tersadar dan akhirnya membawa Ibuku pulang ke Kota Greenred.
Setelah ayah pulang, Arya dan Pearl akhirnya menikah. Sehari setelah perinkahannya, tepat di abad pertama tahun ke-97, Arya dan Pearl meninggal karena kutukan dari Iblis yang disummon oleh seorang Dark elf(Rosen,Rosen_32).
Saat ayah sudah sampai di tempat tinggal klan, beliau sangat terpukul atas kematian kakek. Ayah merasa berdosa besar karena belum sempat meminta maaf kepada kakek atas kesalahannya berani melawan kakek.
Ayah kemudian menanggalkan semua senjata dan kemampuannya, serta menjadikan dirinya sebagai seorang yang alim dan taat untuk menggantikan posisi kakek. Semua ini dilakukan oleh ayah, hanya untuk mengobati luka hatinya karena penyesalan atas apa yang beliau perbuat kepada kakek. Itulah cerita dari takdir kita. Kita adalah Arya dan Pearl.
-cerita selesai-
Aryan dan Tiariel kemudian tertidur.
Cerita berganti ke Mattew, Mihawk, Bachruell, dan Veeyonell. Yang tengah menyelidiki pergerakan Gerald Firmino. Seorang yang berasal dari benua Westeast dengan memiliki impian menyatukan dunia untuk menyerang benua Shoutheast. Mattew memiliki kemampuan Magneto terhadap benda di sekitarnya serta memiliki ruang dimensi pribadi. Anaknya, Bachruell memiliki kemampuan men-transparant-kan tubuhnya, sehingga jika ia terkena serangan apapun, serangan itu dapat menembus tubuhnya. Bachruel memiliki kemampuan seperti ayahnya, yakni memiliki dimensi ruang pribadi yang terhubung dengan ayahnya. Mihawk, memiliki kemampuan untuk membuat sebuah bola tanah sebesar diameter paling besar sebesar bulan, disertai dengan teknik ilusi untuk mengelabui musuh. Anaknya, Veeyonell memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam pikiran orang lain dan mengendalikannya.
Gerald Firmino, tengah memberikan undangan pada setiap kerajaan untuk melakukan sekutu guna penghancuran terhadap benua Southeaet. Ia adalah seorang yang misterius. Bahkan kehadirannya membuat takut kerajaan-kerajaan lain. Bahkan tidak ada yang mengetahui asal muasal kekuatan yang ia miliki. Gerald Firmino memiliki kemampuan untuk memangkas nyawa seseorang dengan pukulan atau setiap serangannya menimbulkan efek pemangkasan nyawa musuh secara Drastis. Gerald Firmino memiliki sekutu yang sudah lama berteman dengannya. Mereka adalah Lucius, Julius, dan Novacronus. Tiga bersaudara yang memimpin benua Northeast. Gerald dan tiga bersaudara ini memiliki peranan penuh demi terbentuknya Serikat Dunia. Sementara itu, tim empat orang ayah dan anak tengah sudah mengetahui rencana perserikatan dunia, untuk menyerang benua Southeast.
Keesokan harinya, Cerita berganti ke Griszy yang latihan panah memanah dengan guru latihannya, Bachtruiel. Pada saat Griszy segera melancarkan panahnya kepada Bachtruiel, Bachtruiel kehilangan kendali pada dirinya secara tiba-tiba.
"Ada apa kak?.", ucap Griszy.
Bachtruiel menyerang orang-orang istana.
"Kak Bacht...!, apa yang kau lakukan!", ucap Griszy yang tengah melihat telah menyiksa para Rahyat.
"Aku adalah Beelzebub. Bocah ini adalah inangku.!", ucap Beelzebub setelah berhasil memasuki tubuh Bachtruiel dengan media Grimor-nya.
Bachtruiel kemudian kabur menuju ke Arah utara, di Benua Northeast. Mengetahui hal itu, Griszy melapor kepada Gurunya. Dengan melesatkan anak panah gandiwanya, ia mengubah anak panah itu menjadi sebuah naga kecil untuk mengirim informasi.
Bachtruiel yang sudah menjadi Inang Iblis Beelzebub dengan memiliki kemampuan sihir Soul-mutation tengah menuju ke kediaman penguasa Benua Northeast, yakni tiga bersaudara Lucius, Julius, dan Novacronus. Tiga bersaudara yang merupakan inang dari tiga iblis mantan Anggota Tujuh Dosa Mematikan.
Lucius, menjadi inang Iblis Leviathan dengan memiliki kemampuan Sihir Blood-Mutation. Julius, menjadi inang Iblis Belpeghor dengan kemampuan sihir pencuri Roh, dan Novacronus menjadi inang Iblis Behemoth dengan kemampuan sihir pengetahuan. Geradl Formino, sebagai ketua dari para inang Iblis yang akan membentuk serikat Dunia berkedok menyerang Benua Southeast dengan niat asli menguasai Dunia. Gerald Firmino merupakan Inang dari Iblis Asmodeus, pengguna pukulan atau serangan pemangkas jiwa.
Estaroth, Lucifer, Beelzebub, Leviathan, Belpeghor, Behemoth, dan Asmodeus. Mantan anggota The Seven Deadly Sins yang memiliki misi mencuri Batu Purify saat tengah melawan Anggota The Ten Commandment saat di Inferno.
Efek Sihir Portal dari The Book Of Darkhold yang telah Rosen rapal membuat sebuah portal yang muncul di antara semesta Inferno dengan semesta kuno yang mengakibatkan, Para Iblis The Seven Deadly Sins keluar dari semesta Inferno menuju ke Semesta Kuno untuk mencari Batu Purify yang ternyata dimanifestasikan dalam bentuk Mata oleh Tuhan.
Beelzebub yang bersemayam di tubuh Bachtruiel tengah terbang menuju ke sekumpulan Inang Iblis lain untuk membuat pergerakan lebih, demi terwujudnya impian mereka untuk menguasai batu keabadian. Licifer bergerak sendiri lebih awal, agar para Iblis lain tidak lebih dulu mendapatkan batu itu. Sedangkan Estaroth datang untuk mengawasi para inang Iblis itu dengan menjadikan Buggy sebagai inangnya.
"Gunakan Shard-mu sebagai perisai. Karena, Shard itu bersifat fleksible.", ucap Sorcerer.
"Baik Guru.", ucap Aryan.
"Untuk sementara kau sudah banyak menguasai Ilmu Pengendali Shard. Sekarang ambil ini dan pelajari Ilmu sihir Forbidden dari buku ini.", ucap Sorcerer yang tengah memberikan The Book Of Darkhold untuk memperkuat sihir Forbidden yang tengah dikuasai Aryan saat ini.
Sementara itu, 12 jam kemudian. Beelzebub sudah sampai di Benua Northeast.
"Beel!, dari mana saja kau!?.", ucap Asmodeus yang bersemayam dalam tubuh Gerald Firmino.
"Aku, aku datang ke semesta ini setalah Lucifer. Kami berdua merasa dikendalikan oleh seseorang. Ia adalah dark elf(Rosen). Namun, itu keberuntunganku karena dengan itu, kami dapat lebih mengetahui keberadaan Batu Purify itu.", ucap Beelzebub.
"Bagaimana dia bisa bergerak sendiri. Ini tidak sesuai kesepakatan. Aku tak lagi mempercayai Lucifer sombong itu.", ucap Asmodeus.
Cerita kembali ke beberapa tahun yang lalu saat Aryan belum lahir. Saat Para Iblis ini masih berada di Semesta Inferno dan masih berkumpul dalam Anggota The Seven Deadly Sins.
"Tuhan telah menghukum diriku dengan menempatkanku di Inferno ini, serta mengubahku menjadi seorang Iblis. Aku bersumpah, sampai pada kehancuran semesta ini, aku tetap akan berusaha menggenggam batu purify itu.", ucap Lucifer yang sudah teebutakan oleh keinginannya menguasai kekuatan batu Purify.
"Kami memiliki tawaran yang cukup menguntungkanmu.", secara tiba-tiba Beelzebub datang dengan para Iblis lain.
"Apa?, jaminan apa yang kau berikan?.", ucap Lucifer.
"Kita akan membentuk sebuah kelompok dengan tujuan mencari Batu esensi tuhan itu. Lalu kita akan gunakan batu itu untuk menguasai Semesta Nirwana.", ucap Beeelzebub.
"Cih, kau. Dari cara bicaramu, kau memiliki sifat serakah.", ucap Lucifer.
"Tentu saja. Aku adalah Beelzebub, pemilik dosa serakah.", ucap Beelzebub.
"Aku adalah sang pemilik dosa kesombongan.", ucap Lucifer.
"Kenalkan, para rekan kita yang akan menjadi anggota ini. Mereka adalah, yang pertama Asmodeus pemilik dosa kemarahan, Leviathan pemilik dosa ketamakan, Belpeghor dosa Nafsu, Behemoth pemilik dosa kemalasan.", ucap Beelzebub.
Secara tiba-tiba, sesosok Iblis datang dan berkata, "sementara aku, adalah pemilik dosa Iri hati.".
"Siapa kau?.", ucap Lucifer.
-to be Continued-