ARYAN AND THE VILLAINESS

ARYAN AND THE VILLAINESS
Cahpter 51| jembatan kehancuran



Aryan kembali ke tempat ruangan putih, tempat mereka terperangkap.


"Kita kembali ke tempat ini lagi, baiklah, aku harus memnuat portal blackhole untuk mengembalikan kita berempat ke hutan forjna.", ucap Aryan.


"Blackhole:full realize", ucap Aryan untuk menyusul Noel dan Nigurath.


"He kalian, cepatlah kemari.", ucap Aryan yang memanggil Noel dan Nigurath untuk ke tempat mereka. Mereka berempat sudah berkumpul dan Aryan sekali lagi membuka portal blackhole untuk menuju ke tempat tinggal Rosen.


Saat sudah berada di Rumah Rosen, Aryan dan Rosen sesegera untuk kembali ke masa lalu di mana saat itu, Rosen tengah terpental ke dalam sebuah ngarai tanpa ujung untuk menemukan Rune Magus.


"Baik Rosen, pikirkan saat kita sedang berhadapan dengan mahluk hydra dulu.", ucap Aryan.


"Baiklah", ucap Rosen.


"Blackhole;time travel remember!!!!!", ucap Aryan untuk membuka portal masa lalu pada pikiran Rosen.


Aryan dan Rosen melihat Aryan Past dan Rosen Past yang sedang berhadapan dengan Hydra.


"Liat Rosen, itu Hydra. Hati-hati, dirimu di waktu itu dapat menganalisa keadaan. Jadi dapat memungkinkan kita akan ketahuan. Oke, tugas kita hanya menghentikan waktu, lalu membawa makhluk hydra ini beserta rune magus di masa lalu ini ke Ngarai ini tapi di timeline masa kini. Mungkin itu saja.", ucap Aryan.


"Baiklah", ucap Rosen.


"AKU ADALAH ZAUN, SANG HYDRA PENJAGA RUNE MAGUS!!.", ucap Zaun sang hydra penjaga rune magus.


Tanah dan goa bergetar, Rosen past melihat sebuah titik cahaya berwarna ungu di kejauhan, di bersamai oleh kemunculan sesosok naga berkepala empat setinggi kurang lebih enam meter, dan panjang tujuh meter. Rosen past terlihat santai, karena ia sudah menyiapkan seekor Wyvern yang ia summon dari dalam tanah. Makhluk ini setinggi lima Meter dan panjang 7 Meter. terjadilah pertarungan yang sengit antara Rosen past dan Naga itu.


"Ini saatnya Aryan!!!!, lakukan!!", ucap Rosen.


"Time manipulation; Stop!!!!", ucap spell Aryan.


"Baiklah ayo bersiap Rosen. Gunakan life cursemu sekarang", ucap Aryan.


"Life curse: Full Damage!!!!", ucap Rosen.


"Cih, kau meniru cara kerja teknikku", ucap Aryan.


"Lagi pula ini hanya bentuk suara, walaupun aku tak mengatakan hal itu, tetap saja teknik ini dapat aku keluarkan.", ucap Rosen.


"Haha, aku juga begitu.", ucap Rosen.


"Baiklah, ayoo kota pindahkan Hydra masa lalu ini ke dalam ngarai masa kini", ucap Aryan.


"Lets Go!!!!", ucap Rosen.


Aryan kemudian membuka blackhole untuk menuju ke Ngarai Masa kini dan memindahkan Hydra ke dalamnya.


"Tugas kita selesai ayo kita kembali ke rumahku, energyku hampir habis.", ucap Aryan.


"Siap.. ayo, mungkin yang lain sudah menunggu.", ucap Rosen.


"Aku tak pernah melihat dia sesemangat ini, ada yang aneh.", ucap Aryan dalam hati.


Aryan kemudian mentelepati pikiran Aryan past, bahwa ia dari masa depan, dan memberitahun semuanya. Aryan juga memerintah Aryan Past untuk menormalisasikan keadaan waktu smdi area itu.


Aryan dan Rosen kemudian pergi kembali ke rumah Rosen.


Akan tetapi, Tanpa disadari oleh the mother of dragonract atau dapat dikenal dengan sang Naga Luna, efek penggunaan kekuatan mata Aryan membuat sebuah retakan dimensi dan membuat portal menuju dunia Roh.


Tanpa diketahui oleh mereka, Roh tertinggi penjaga Rune astra dari semesta Roh tersebut, memasuki semesta Dandelions, dan memasuki Tubuh Nigurath.


Roh tidak memiliki kehendak apapun atau emosi yang menyertai mereka. Jadi, mereka ada karena kehendak  takdir, dan alamlah yang mengendalikan kehidupan mereka.


Sifat nigurath tiba-tiba berubah,.


"Aku akan kembali ke semestaku. Kurasa kalian sudah aman, akan tetapi tetaplah waspada karena kita memiliki satu pemegang batu yang belum kita lawan atau mereka belum menemui kita. Pemegang rune magus. Kapanpun, akan sering berkunjung ke semesta ini, jika kalian membutuhkan bantuan.", ucap Aryan.


"Aku, akan ikut denganmu, aku ingin mengasah kemampuan menempah-ku pada temanmu, Arez sang pangeran Dwarf.", ucap Nigurath.


"Aku akan ikut, mungkin aku akan berlatih sihir di kerajaan elf di semestamu sembari menunggu Nigurath untuk berlatih.", ucap Rosen.


"Bagaimana dengammu Noel?", ucap Aryan.


"Baiklah, mari kita pergi.", ucap Aryan.


Mereka berempat kemudian pergi ke semesta kuno, tempat Aryan hidup. Mereka berempat sementara akan bermalam dulu di Shanctum Santorum. Kemudian esok hari akan berangkat ke masing-masing tujuan.


"Kau, ke mana saja", ucap Griszy.


"Banyak sesuatu yang telah terjadi. Aku kelelahan, aku beriatirahat dulu, apa kau tadi membuat suatu makanan?, aku sangat lapar.", ucap Aryan.


"Baiklah sesukamu, lihatlah di dapur. Hei, paman nigurath... apa kabar?,", ucap Griszy.


"Hmm, aku baik.", ucap nigurath.


"Mengapa firasatku, paman ini berbeda dari sebelumnya",, ucap dalam hati Griszy.


"WOYYY, noel... si elf yang cantik nan rupawan.., bagaimana kabar kalian?, em, ke mana Aryan?", ucap Buggy yang datang dari latihannya.


"Kami, banyak hal yang terjadi. Akan tetapi, kami baik-baik saja. Aryan sedang istirahat.", ucap Rosen.


"Baiklah, kalian sudah seperti keluarga, anggap seperti rumah sendiri.", ucap Buggy.


Keesokan harinya,


"Buggy, antar paman nigurath ke kerajaan dwarf untuk menemui Arez.", ucap Aryan.


"Girszy antar noel, untuk pergi bersamamu di wilayah pacequell, wilayah asalmu. Kalian berlatihlah, aku akan mengantar rosen ke kerajaan rivendell untuk berlatih sihir bersama pangeran Bactruiel.", ucap Aryan.


Tiba-tiba muncul portal dari sihir Ring seseorang.


"Kau pasti adik Aryan, !!!!", ucap seorang yang telah datang ini.


"Yaa, tunggu. Kau.. sepertinya dari caramu berkata.., kau adalah kak Bachruell", ucap Aryan.


"Betul sekali. Aku membutuhkan satu teman untuk menenamiku membebaskan Vyonell.", ucap Bachruell.


"Apa?, apa yang sebenarnya terjadi?, ", ucap Aryan.


"Kami, sangat lama telah mengawasi pergerakan pemerintah dunia yang dipimpin oleh Gerald Firmino, seseorang yang berasal dari benua Westeast. Mereka berencana membentuk serikat dunia dan bersekutu dengan pemimpin kejam yang menguasai benua Norteast.", ucap Bachruell.


"Mengapa mendadak sekali, itukah alasan mengapa kalian tidak pernah berkunjung ke tempat ini?", ucap Aryan.


"Ini sangat Urgent. Vyonell tertangkap oleh Gerald firmino, sedangkan ayahku dan paman mihawk tengah mengawasi pergerakan Lucius, pemimpin dari benua norteast.", ucap Bachruell.


"Kalau begitu kak, aku akan membantumu.", ucap Aryan.


"Jangan bodoh, tugasmu adalah mengelola Shanctum Santorum. Harus ada yang meenjaga tempat ini.", ucap Bachruell.


"Jangan mengelak kak, apa yang sebenarnya terjadi.", ucap Aryan.


"Sebenarnya serikat dunia terbentuk karena memiliki tujuan untuk menangkapmu.", ucap Bachruell.


"Apa kau bilang?, menangkapku?, mengapa?", tanya Aryan.


"Itu karena, mereka mengincar matamu", ucap Bachruell.


"Aku akan membebaskan kak Vyonell.", ucap Aryan.


"Sudah kubilang jangan!!, hargai pengorbanan Vyonell, dia menjadi tawanan sementara untuk ditukarkan denganmu. Tapi kami memiliki rencana. Aku membutuhkan seorang yang dapat menghancurkan sebuah penghalang dari jarak jauh.!", ucap Bachruell.


"Aku, akan menolongmu. Kurasa aku bisa.", ucap Griszy.


"Baiklah, setelah aku mengantarkan rosen ke kerajaan rivendell, duplikatku akan menyusul kalian. Buggy, antar paman nigurath untuk menuju ke kerajaan dwarf. Griszy, aku memohon bantuanmu, selamatkan kaka vyonell. Dan aku akan mengantar rosen ke kerajaan Rivendell.", ucap Aryan.


"Jangan menyusul kami, karena yang mereka incar adalah dirimu. Berjagalah di tempat ini saja. Kami akan mengurus semuanya.", ucap Bachruell.


"Baiklah, sesuai kemauanmu kak.", ucap Aryan.


Mereka semua kemudian berangkat ke masing-masing tujuan.


-to be Continued-