
Pemburuan Rune elemental akan terjadi. "Apa-apaan ini?, Kenapa aku terbuang di gua yang terasa lembab ini?. Aduh punggungku sakit!. sial sekali aku mendarat di atas bebatuan ini.", Ucap griszy
"Tenanglah nak..., Kau tidak sendirian.", Ucap nigurath yang basah kuyup karena baru saja keluar dari kolam dalam gua.
"Ehh!, mengapa kau basah kuyup?, paman nigurath?.", Tanya griszy.
"Kau tidak melihat aku keluar dari mana ha?!...", Jawab nigurath dengan kesal.
"Wahahhaha!! Maaf-maaf, anda terlihat pendek. Jadinya aku tak dapat melihatmu dengan jelas.", Tawa Griszy yang menggema di gua tersebut.
Setelah sedikit bercanda, nigurath dan griszy pun membuat rencana untuk keluar dari goa ini. dilihat dari sekitar saat griszy tertawa, Suaranya menggema sangat keras. sepertinya nigurath dan griszy terlempar di gua yang cukup dalam. Butuh sekitar setengah hari, atau bahkan lebih untuk keluar dari gua ini.
"di manakah ini?. Mungkin kau,-......, maksusku mungkin anda tau?" Tanya griszy.
"Tak usah formal begitu, Aku tidak tau kita sedang berada di mana., tapi sepertinya aku sangat tidak asing dengan suasana rasa yang menyentuh kulitku yang keras ini.", Jawab nigurath.
"Hmmmmm", gumam griszy yang justru tak mengerti apapun.
Nigurath dan griszy terus berjalan tanpa arah di dalam gua tersebut. Hingga setelah itu, mereka menemukan lubang di atap gua tersebut.
Sebuah pertanda bahwa mereka semakin dekat dengan jalan keluar. Pada saat mereka melihat ada cahaya di ujung gua tersebut, mereka langsung berlari dengan harapan, cahaya itu adalah jalan keluar. Akan tetapi, harapan itu salah. Cahaya itu hanyalah sebuah ruangan yang dipenuhi oleh berlian yang bersinar sangat terang di dalam gelapnya gua itu.
"Woahh... Ini indah sekali...", Ucapan kagum dari griszy yang langsung berlari mendekati salah satu sinar berlian itu.
"Woy Nak!! Jangan mendekat!!.", Teriak nigurath.
Seluruh goa bergetar dan muncul makhluk besar yang bernama Golem Diamond. Griszy mundur dan langsung waspada, dengan reflek menyiapkan busur Gandiwa miliknya.
Pertarungan tak terelakkan, Nigurath dan Griszy langsung membuat posisi sesuai cara bertarung mereka masing-masing. Nigurath langsung mendekat dan menangkis hampir semua serangan yang dilancarkan oleh Golem Diamond itu.
"Kalau begini terus, pertahananku tak akan bertahan lama dari serangan monster ini!!.", Ucap nigurath.
"Bertahanlah paman!, aku memiliki rencana.", Ucap Griszy.
Griszy langsung berubah ke mode Form naga-nya dan mengambil posisi untuk Menembak dengan skill unik nya yaitu memusatkan energy ke 1 anak panah dan bisa melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi.
"Tolong buat dia terdiam sebentar!!" Ucap griszy.
"Oh!!, Aku mengerti!!.", Jawab nigurath.
Nigurath langsung mengeluarkan salah satu skill bernama "Absolut defensif"-Nya. Skill ini berbentuk bola yang bisa memantulkan 100% serangan apapun. Akan tetapi, kekurangan dari skill ini membuat penggunanya tidak bisa bergerak.
Golem pun terpancing dan menyerang nigurath. Setelah itu, dengan ketidak tahuannya akan efek Absolut Defensif, golem terpental dan jatuh. Melihat hal itu, Griszy tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Griszy dengan cepat, langsung menembakan skill uniknya tersebut pada Golem.
"Cuuuuuuiiiiiiiihhhhhhssssssssssss, duuuuooooooorrrrrr,", suara tubuh golem yang hancur.
Griszy akhirnya menghancurkan golem. Akan tetapi, golem itu tak akan hancur semudah itu. karena inti yang berbentuk seperti berlian itu masih utuh. Golem pun kembali ke bentuk semula. Pecahan berlian yang hancur, kembali ke tubuh intinya.
"Tembak inti kristalnya!!. Cuma itu kelemahan golem!.", Ucap nigurath.
Griszy menyusun strategi lagi dan menemukan suatu serangan yang ingin dia coba.
"Apa kau bisa menggunakan lagi skill itu?.", Tanya Griszy.
"Itu hanya bisa kugunakan 3 kali sehari nak, karena membutuhkan sangat banyak energi, tapi sekarang masih bisa.", Ucap nigurath dan griszy pun mengangguk.
Setelah itu nigurath memancing golem itu, dia mengaktifkan skill absolute defensif untuk kedua kali nya. Golem terpancing dan menyerang nigurath lagi, setelah itu golem terpental untuk yang kedua kalinya.
"Sudah!! Cepat lancarkan seranganmu nak!!", Ucap nigurath.
Griszy mengambil posisi yang jauh dan mengubah diri nya menjadi setengah mode naga di sebelah tubuh bagian kiri dan mode kucing di tubuh sebelah kanan.
Mode kucing di sebelah kanan Griszy menembakan sebuah bola energy. Bola energy itu tidak ia arahkan ke golem. Namun, ia lemparkan ke nigurath yang sedang mengaktifkan skill absolute defensif-nya.
BOOM!!! Terjadi sebuah ledakan dasyat, karena tembakan bola energy dari Griszy ditangkis oleh skill absolute defensif.
"Hei!! Kau mau membunuh ku hah?.", teriakan nigurath yang terlihat sangat kesal terhadap Griszy.
Golem pun hancur berkeping-keping lagi dan menyisakan inti berliannya. Melihat sebuah kesempatan, Griszy langsung menembak Bola energy-nya untuk yang kedua kalinya ke arah inti berlian golem tersebut untuk menghancurkannya. Akan tetapi, inti berlian itu berubah menjadi hijau dan nigurath pun menyadari akan suatu fakta bahwa itu adalah benda yang mereka cari.
"Ouhh tidak, ini bahaya"
Nigurath dan griszy sudah terkepung oleh pasukan moon elf.
"Apa?.. Moon elf? Apakah berarti kita di pulau terbang?.", Ucap nigurath.
"Pulau terbang? Apa maksud mu?!!" Ucap griszy.
Saat tengah dalam keadaan genting, terlihat portal blackhole muncul di depan mereka berdua.
"Kalian!! Cepatlah masuk!!.", Ucap Aryan yang tiba-tiba muncul di tengah-tengah kepungan prajurit moon elf tersebut.
Dengan cepat, nigurath dan griszy masuk ke dalam portal blackhole milik Aryan tersebut dan menjauh dari kepungan para prajurit moon elf.
"Ehh tunggu..., Ini kan masih di hutan moon elf tadi?", Ucap griszy.
"Kalau begitu satu-satu nya cara untuk keluar dari pulau terbang ini adalah terjun dan membuat portal blackhole yang mengarah keluar dari area sihir moon elf ini.", Ucap Aryan.
Dengan cepat mereka mencari ujung pulau dan terjun. Setelah keluar dari area sihir pulau terbang, Aryan bisa mengaktifkan portal blackholenya lagi lalu mencari tempat untuk sedikit bersantai.
"Di mana Rosen?,", ucap Nigurath. "apa yang terjadi pada mereka berdua juga?, noel dan buggy.", ucap Griszy.
"Hey tenanglah kalian. Kami telah menemukan tiga batu keabadian. Masing-masing adalah Scarab-stone, Blood-Stone, dan Rune Magus. Saat ini Rosen telah aku kirim di tempat Buggy dan Griszy. Karena, ini kemauan Rosen sendiri. Mereka berada di semesta roh, dengan kode semesta 00.", ucap Aryan yang hanya menyebutkan tiga batu keabadian saja, aryan merahasiakan bahwa dirinya mendapatkan time stone atau bisa disebut batu purify.
"Apa kau bilang?. Itu dunia Roh!", Ucap Nigurath.
"Aku tahu ini akan menjadi bahaya bagi mereka, namun aku tak dapat berkutik ketika Rosen yang meminta!", ucap Aryan.
"Dunia Roh, memiliki dua macam dunia atau realita. Pertama, Dunia hampa. Dunia yang hanya berisikan arwah berkeliaran tanpa arah. Namun, cuma beberapa arwah yang memiliki pikiran dan dapat menjalankan tugas. Dunia itu seakan tanpa memiliki batasan. Kedua,
Dunia arwah kuno, yang seakan seperti dunia underworld atau neraka. Arwah-arwah terlihat hidup normal. Semua roh tak memiliki pikiran, namun memiliki kepribadian pertahanan dan penyerangan.", ucap nigurath.
Tiba-tiba Griszy jatuh tergeletak di hutan moon elf tersebut.
"Bruakkkk!!!!", suara Griszy yang pingsan karena habisnya energy yang sebelumnya digunakan untuk memakai teknik bola energy sebanyak dua kali.
"Hey, Griszy!!??, kenapa kau?.", ucap Aryan.
"Kemungkinan energy-nya berkurang banyak karena penggunaan bola energy sebelumnya.", ucap Nigurath.
"Oke, kita bahas nanti, yang terpenting kita butuh tempat untuk beristirahat.", ucap Aryan.
"Di rumahku saja. Tepatnya di Wakatonia.", ucap Nigurath.
"Oke kita kesana", ucap Aryan yang kemudian berjalan ke barat menuju wakatonia sambil membopong Griszy.
"Kau, mengapa jalan kaki?", ucap Nigurath.
"Untuk Menghemat energy-ku. Karena blackhole juga menguras energy. Makanya aku memilih jalan kaki.", ucap Aryan.
"Bukannya menghemat, justru kau akan pingsan seperti temanmu itu kawan!!.", ucap Nigurath.
"Loh, mengapa seperti itu?", ucap Aryan.
"Jarak antara hutan moon elf dengan wakatonia kurang lebih sekitar 700 kilo meter, kemungkinan enam hari kita baru sampai ke Wakatonia.
"Kau ini tidak mengatakannya dari awal. Baiklah, kita gunakan Blackhole-ku.", ucap Aryan.
"Blackhole; move space", Suara Aryan yang mengeluarkan portal Blackhole-nya dan menuju wakatonia.
-TO BE CONTINUED-
|Alur Fight: Rosen_32|
|Editor: Author|