
Saat ini di pagi hari... Rosen dan aryan sedang duduk di meja teras rumah, untuk mendiskusikan dan mempersiapkan serangan selanjutnya, yang di perkirakan dari penjaga rune astra.. Atau rune magus.
"Apa kau bilang?, itu merupakan ancaman. Bagaimana bisa?, bukannya Time-Stone berasal dari matamu yang kemudian bermanifestasi menjadi sebuah batu?", tanya Rosen.
"Tidak, sebenarnya ini bukanlah kekuatanku, ini adalah berkah yang langsung diberikan oleh Tuhan kepadaku. Berkah itu adalah Batu Keabadian yang bernama Batu Purify. Batu ini memiliki semacam tampilan seperti kristal yang langsung diciptakan oleh tuhan dari DzatNya, yang kemudian dengan batu purify itu, Tuhan membersamai dengan menciptakan kelima batu lainnya.", jawab Aryan.
"Apa maksudmu?, jadi itu merupakan kekuatan yang berasal dari tuhan?.", tanya Rosen.
"Yaa, itu memang benar. Itu mengapa aku bisa melakukan hal yang di luar nalar.", ucap Aryan.
"Bagaimana kau tahu tentang semua ini?", tanya Rosen.
"Aku melihat masa lalu alternatif, yang pengaktifan kedua kekuatan mata ini juga karenamu. Tuhan membuatmu sebagai media dari takdirnya terhadapku", jawab Aryan.
"Apa?, kedua?.. apaan ini?", tanya Rosen.
"Kau ingat?, mengapa ketika batu purify ini hanya dapat digunakan untuk memanipulasi waktu dan pemurnian?", tanya Aryan.
"Emm tunggu, itu masuk akan. Akan tetapi mengapa seperti itu?", tanya Rosen.
"Jadi, aku memiliki dua kekuatan mata. Penjelasan ini sangat rumit. Mata kiri adalah mata murni yang berasal dari tuhan yang bermanifestasi menjadi batu memang awalnya batu yang diciptakan oleh tuhan untuk keseimbangan semesta yang kemudian membersamainya dengan kelima batu lainnya itu kan. Nah, tekniknya hanya tiga, yakni manipulation time, purify atau pemurnian, dan blackhole cabang time travel. Sedangkan kekuatan seperti teknik reflection, blackhole cabang multiverse travel dan cabang ruang travel adalah kekuatan yang berasal dari mata klanku yang disebut mata dirty. Mengapa aku menyebutnya sebagai kata klanku?, karena aku menyadari saat membaca ancaman dari kitab vishanti dan berkah dari buku darkhold, kekuatan mata ini memiliki sedikit kesamaan pada nama teknik blackhole itu.", ucap Aryan.
"Jadi, intinya kekuatanmu adalah purify, manipulasi waktu, blackhole yang memiliki tiga cabang, dan refleksi. Jika dihitung, kau memiliki enam kemampuan, karena blackhole kuhitung tiga. Untuk kemampuan mata murni, kau memiliki tiga. Yakni purify, manipulasi waktu, dan blackhole cabang time travel yang berhubungan dengan waktu. Sedangkan empat sisanya adalah kemampuan mata dirty yang berasal dari klanmu, yakni refleksi, blackhole cabang multiverse, dan blackhole cabang ruang travel atau pindah ruang.", ucap Rosen.
"Analisamu mengagumkan, itu benar sekali. Jadi pemegang time stone yang kumaksud adalah tuhan. Kapan saja tuhan akan menghukumkan, karena berbuat seenaknya dengan kekuatan mata ini.", ucap Aryan.
"Sepertinya kuu memiliki kesiapan yang sangat tinggi.", ucap Rosen.
"Mati pun aku siap. Jadi tolong rahasiakan hal ini, anggap pemegang time stone adalah aku. Selanjutnya Apa kau punya perkiraan yang mendasar, serangan dari penjaga mana yang akan datang setelah penjaga rune elemental?" Tanya Aryan.
"Tidak ada... Aku tidak punya perkiraan yang pasti siapa yang akan memberikan pembalasan kedua dari penjaga para infinity stone, tapi aku punya perkiraan biasa.. Yaitu akan ada penyerangan dari penjaga rune magus" Jawab Rosen.
"Melawan kawanan naga?... Ya kita hanya bisa melawannya" Ucap aryan.
"Melawan katamu?... Lebih baik aku lari sebagai pengecut daripada harus mati melawan mereka" Jawab Rosen.
"Kalau begitu bagaimana cara kita menghadapi para naga itu?" Ucap aryan.
"Hmm.. Noel!!, kau ada dimana?" Teriak Rosen memanggil Noel.
Suara langkah kaki pun terdengar dari dalam rumah dan keluar Noel.
"Ikut kita berdiskusi" Ajak rosen.
"Tunggu.. Aku sedang membuatkan minum untuk kalian, setelah itu aku akan ikut berdiskusi" Ucap Noel.
Setelah beberapa menit, akhirnya Noel datang dan duduk bersama yang lainnya untuk ikut dalam diskusi.
"Apa kau punya usulan, apa yang harus kita lakukan untuk waspada dan berhati hati oleh serangan pembalasan dari para penjaga infinity stone?" Tanya Aryan.
"Yang belum melakukan pembalasan, penjaga infinity stone yang mana?" Tanya Noel.
"Hanya rune astra dan rune magus" Saut Rosen.
Noel pun terdiam sedikit lama... Beberapa belasan menit berlalu, kami hanya menunggu Noel berpikir.
"Tenanglah Ros... Aku sedang mengingat sesuatu, kalau tidak salah.. Di perbatasan hutan forjna, hutan para ras elf wood, di sana ada desa yang di pimpin oleh para DragonSlayer dari ras elf, mereka mempunyai kekuatan yang setara dengan pemimpin jendral di Kerajaan manusia" Ucap Noel.
"Apakah kita akan kesana sekarang?" Tanya Nigurath.
"Bagaimana?... Hanya kau yang mempunyai sihir perpindahan dimensi" Tanya Rosen ke aryan.
"Yah.. Sebenarnya lebih cepat lebih baik" Ucap Aryan.
Aryan pun menciptakan sebuah portal black Hole dengan tujuan untuk ke perbatasan hutan forjna yang dimaksud oleh Noel, tetapi saat sudah keluar dari portal blackhole aryan di sisi lain, semuanya terpisah.
"Tunggu... Heii!! Kalian di mana?" Ucap aryan.
"Aku disini... " Ucap Rosen tidak terlihat.
"Aku juga disini.." Ucap Noel yang juga tidak terlihat.
"Yaa aku juga ada disini" Ucap Nigurath yang juga tidak ada di pandangan aryan.
Tiba-tiba keempat orang itu terperangkap di dimensi putih dan tidak bisa melihat satu sama lain.
"Apa-apaan ini.. Bahkan aku tidak bisa mengeluarkan sihir sama sekali" Ucap Rosen.
"Tenang... Aku masih bisa merasakan energi dalam tubuhku, kemungkinan aku masih bisa mengeluarkan kekuatanku" Ucap aryan.
Mereka berempat pun sedikit berkeliling di ruangan putih tempat mereka terperangkap, tetapi tiba-tiba mereka di pindahkan lagi ke tempat yang seperti surga.
"Di mana ini...." Gumam Aryan.
"Tetap waspada..." Ucap Rosen berbisik.
Tiba-tiba tiupan angin yang berhembus sangat kencang membuat dua orang Rosen dan aryan menghilang dan pindahkan lagi ke sebuah tempat penuh dengan awan putih.
"Sebenarnya apa yang sedang terjadi sekarang ini..." Ucap Aryan.
Saat Rosen mencoba menggunakan sihirnya sekali lagi.. Dia sudah bisa mengeluarkannya, tapi dengan potensi yang lebih kecil.
"Aku sudah bisa mengeluarkan sihir ku... Berarti kita sudah berada dunia kita sebelumya" Ucap Rosen.
"Itu bukan masalahnya sekarang... Yang terpenting adalah.. Siapa yang melakukan semua ini"
Tiba-tiba awan disekitar Rosen dan aryan bergerak dan membentuk sebuah entitas dari sebuah naga kuno.
"AKU.. YANG MEMANGGIL KALIAN KESINI... " ucap Naga di depan mereka.
"Siapa kau..." Tanya aryan.
"AKU ADALAH NAGA PERTAMA YANG TERCIPTA OLEH SIHIR DARI RUNE MAGUS"
"Aku pernah membaca mu disuatu buku... Kau sudah menjadi legenda urban di setiap kerajaan di duniaku, kau adalah The mother of dragonract, naga sebesar gunung.. Dan sayap nya yang selebar benua, tapi.. Kenapa kau menyusut?" Ucap Rosen.
"PANGGIL SAJA AKU LUNA, ITU LAH KENAPA AKU MEMANGGIL KALIAN... KAU.. (dengan menunjuk Rosen) AKU MERASAKAN ENERGI SIHIRMU MENYENTUH RUNE MAGUS, DAN KAU..(menunjuk aryan) BARU-BARU INI AKU MERASAKAN KEKUATAN ISTIMEWA DARI TUBUHMU"
-to be Continued-