Arrabella

Arrabella
Chapter 17



Udara dingin berhembus menusuk hingga ketulang rusak,Arrabella dan ariel berjalan beriringan menuju basement dengan arrabella yang tak henti henti nya merengek meminta ariel memberikan poto itu padanya.ini adalah kesempatan langka dan arrabela tak mau melepaskan nya begitu saja,tapi bukan ariel namanya jika ia tak keras kepala dan terus menolak dengan mengatakan tidak.



Arrabella hendak mulutnya namun gadis itu kalah cepat,belum sempat ia mengeluarkan suara simenyebalkan ariel sudah lebih dulu menyela nya"Jika kau ingin mengatakan hal yang sama maka jawaban ku pun tetap sama TIDAK!"Ia menekan kata tidak diakhir kalimat.


Arrabella mendengus seraya menghentakan kaki nya kasar bahkan ariel pun sempat tersentak kecil dibuatnya"Menyebalkan"Lirih nya pelan Ara melangkahkan kaki nya dengan tergesa berniat meninggalkan ariel dibelakangnya,namun entah bagaimana caranya karena tubuh ariel sudah berdiri persis disamping nya.


Sial


"Apa hanya karena sebuah poto kau sampai semarah itu?Ck,sulit dipercaya"Ucap Ariel mungkin hanya pria ini yang bisa berbicara sesetenang dan sedatar.


Benar benar membuat kekesalan arrabella memuncak,apa katanya?Hanya?...Bahkan arrabella sudah berniat memamerkan nya pada danes lalu mengaploud nya disosial media.Agar orang orang tau jika dia juga merupakan keturunan jonshon yang hidup dalam kemewahan.meskipun sebenarnya tidak tapi sombong sidikit tidak apa apa kan?


Arrabella reflek berbalik,dan dengan senang hati gadis cantik itu memukul tubuh atletis pria tampan itu dengan tas nya.membuat ariel mengaduh sekaligus melongo tak percaya,Bagaimana bisa dengan tidak sopan nya wanita ini memukulnya dengan tas murah itu?Sekali lagi ariel ingatkan dia adalah giovanni arielda fernandez pewaris tunggal Fernandes real estate dan tindakan dari gadis bagai barbie berjalan ini sangat pantas disebut penghinaan!sial benar benar sial


"Rasakan ini"


Buk buk buk


Tak cukup memukul dengan tas gadis cantik itu beralih mencubit perut sispax Ariel membuatnya pria itu mengaduh keras,sekaligus tertawa ini adalah pertama kalinya ia diperlakukan seperti ini dan yang lebih parah nya lagi oleh seorang wanita.Ck,sulit dipercaya.Ariel akui tingkat keberanian arrabella memang patut diacungi jempol tak heran jika banyak lelaki yang sungkan untuk mendekatinya.


"Hei hentikan!"Suara ariel menggema diiringi tawa,membuat Ara benar benar malas sekaligus makin semangat untuk menyiksanya.


"Apa katamu hentikan?!!"Arrabella semakin menjadi jadi kini pukulan tas murah itu beralih pada dada bidang pria itu"hentikan saja jika kau bisa"Ara benar benar naik pitam hingga tak menyadari jika lengan ariel sudah dipenuhi lebam kemerahan karena ulahnya


Ariel memutar balikkan keadaan pria tampan itu memegang kedua tangan arrabella dalam satu genggaman,Bahkan ariel sempat bingung membedakan antara batang pohon dan tangan arrabella karena keduanya sama sama kecil.satu tangan nya memegang pinggang ramping itu menghimpit tubuhnya hingga hanya tersisa jarak beberapa centi saja.Arrabella seketika gugup debaran jantung nya benar benar menggila begitupun dengan ariel.


Mata biru Ariel meneliti setiap inci bagian wajah cantik arrabella membuat gadis itu terlihat gugup dengan wajah semerah tomat,ekspresi yang ariel sukai.lalu kilat matanya teralih pada bibir merah miliknya rasa ingin menyatukan dengan bibirnya tiba tiba terlintas dikepalanya,Membuat ariel benar benar kehilangan jati dirinya sebab ia tak pernah segugup ini didepan wanita jika mengingat siapa dia sebenarnya.


"A-riel"cicit nya pelan gadis itu mencoba mendorong tubuh kekar ariel namun sayang tubuh itu tak bergerak secenti pun,membuat arrabella gugup dan takut diwaktu yang bersamaan apalagi ketika melihat jarak mereka yang begitu intim.demi apapun ia ingin menangis saat ini


Tak menghiraukan ocehan arrabella,suara gadis itu benar benar lembut bahkan ariel dibuat sulit membedakan apakah arrabela sedang berbicara atau mendesahkan namanya.Ck,isi kepalamu hanya diisi hal hal erotis saja Ariel.Dengan keberanian penuh ariel menyatukan bibir nya yang pertama kali ia rasakan adalah manis bahkan ariel tak menghiraukan tubuh arrabella yang menegang karna ulahnya.Pria tampan itu ******* dengan lembut membuat tubuh arrabella yang menegang kini mulai terbiasa.entah sejak kapan tangan arrabella sudah melingkar sempurna dilehernya.


Arrabella mengakhiri nya lebih dulu dengan nafas terengah gadis itu menundukan kepala ariel,tak berani menatap pria itu saat ini mungkin tidak selamanya.Itu adalah ciuman pertama nya ariel begitu lihai dalam menciumnya hingga benteng pertahanan nya runtuh tak bersisa.kau benar benar lemah ra.



Titik gak ada akhlak


Sontak arrabella mengangkat kepala menatap ariel setajam yang ia bisa,mungkin saja tatapan itu bisa saja melubangi kepala arie saat ini"Ish,kenapa harus diperjelas?"Tanpa sadar desisan arrabella membuat ariel tergelek pelan tak menyangka akan mendapat reaksi seperti itu dari gadis keras kepala ini.



"Kenapa kau tertawa?"Tanya nya ketus"Apakah ada yang lucu?"Puncak kemarahannya berada diubun ubun saat ini,dimulai dari sebuah poto dan berakhir dengan berciuman.arrabella benar benar merutuki dirinya karena bisa dengan mudah nya jatuh pada pria sialan seperti ariel.Ara sudah berencana untuk menjauhi ariel karena kepalang malu.


Ariel mengehentikam gelaknya lalu berjalan mengikuti arrabella,tak sulit untuk nya mengimbangi kaki mungil itu apalagi satu langkah arrabella sama dengan dua langkah untuknya"Pepatah mengatakan yang pertama itu akan sulit dilupakan"Ucapnya dengan kekehan pelan


"Aku tak percaya"


"Aku serius"


Arrabella semakin mempercepat langkah nya berharap ia bisa terlepas dari keparat bernama ariel,awalnya mereka berjalan untuk menuju kebasement namun malah berakhir dipinggir jalan karena sedari tadi arrabela terus melangkah tak tentu arah.


"Hei tunggu!"


Astaga Pria itu tak menyerah juga apa tak cukup dengan mengganggu hidupnya saja dan berakhir dengan menciumnya.Arrabella benar benar jengah dengan malas ia menghentikan langkah nya lalu menatap ariel seolah mengajak nya berperang"Apa yang kau mau!!"Bentak arrabella setengah berteriak namun sayang wajah dan nada suara itu benar benar tak cocok untuknya.


"Menjadi wanitaku!"


"Are you crezy?"


"Yes, I am crazy about you"


Membuat arrabella memijat pelipisnya sejenak"Whatever"Lalu melanjutkan langkah karena merasa percuma berbicara dengan orang gila bernama ariel,bagaimana bisa pria itu meminta nya menjadi wanita nya dengan cara seperti itu?Apalagi ekspresinya datar seperti jalanan yang baru diaspal hanya saja warna nya putih.Ara yakini jika ariel tak pernah menonton drama korea hingga tak tahu bagaimana cara romantis melamar wanita.menyebalkan


"Apa itu berarti kau sudah menerimaku baby"