
Danau besar,padang rumput serta berbagai bunga hias yang indah memanjakan mata seorang arrabella jonshon.dimana mereka sekarang di hyde park salah satu taman yang terdapat restoran tepi pantai menyediakan berbagai macam makanan,sebab beberapa puluh menit yang lalu,perut Arabella berbunyi dengan tidak sopan mempermalukan tuan nya.
Matamu akan disuguhkan oleh 4000 lebih pohon yang tertata rapi,selain itu para pengunjung bisa berenang,bermain skate board dan bersepeda.meskipun hampir 21 tahun berada dilondon ini adalah kali pertama arrabella jonshon datang ke hyde park apalagi dengan seorang pria.mengingat hidupnya hanya seputar rumah dan bekerja bahkan gadis cantik itu berniat mengajak danes datang ketempat menakjubkan ini selain indah disini juga sangat terasa menenangkan.
Sedangkan ariel pria tampan itu tampak biasa saja dengan wajah datarnya semua tak sesuai dengan rencana nya,Bahkan dengan sengaja ariel sudah membooking sebuah restoran bintang lima akan tetapi bisa bisanya gadis bagai barbie berjalan ini memilih tempat yang tak sesuai dengan kastanya.dan hal sulit untuk ariel mengatakan tidak.
Pria dengan hodie kuning menopang pipi nya dengan tangan diatas meja memperhatikan arrabella yang tak henti henti nya menghirup udara segar dengan tubuh membelakangi nya"Jangan serakah orang lain pun butuh udara!"
Arrabella reflek berbalik mengulas satu senyum tipis kepada pria yang sudah mengganggu ketenangan nya,Hal yang menurut ariel aneh sebab gadis barbar ini tidak mengeluarkan taring nya padahal ia sudah mengganggunya dan malah memberikan senyum yang membuat pria tampan itu terpengarah"Ini sangat menenangkan"
"Menurutku ini biasa saja"Ucapnya seraya mengambil segelas tiramisu latte yang beberapa saat lalu diantar oleh seorang weters"aku lebih menyukai central park di manhattan ada 4 juta pohon dengan 1500 jenis yang berbeda"
Arrabella mengambil posisi duduk yang sedikit dekat dengan ariel,yang baru saja pria tampan itu ucapkan benar benar menarik perhatian nya"Kau pernah kemanhattan?"
"Tentu,karena itulah rumah ku"
Membuat arrabella menaikan satu alisnya menatap pria itu dengan bingung"Maksudmu kau--"
Ariel menyela cepat seolah sudah tahu apa yang akan wanita cantik itu ucapkan,sepertinya arrabella benar benar tidak tahu siapa dirinya terbukti dengan dia tidak tahu darimana ariel berasal"Ya aku berasal dari new york"kemana saja kau selama ini ara.
Arrabella mengangguk pelan tak berniat membuka suara lagi jika itu tak ada artinya,pandangan gadis itu beralih kepada sepiring beef stick sauce mushroom yang sedari tadi sudah berteriak minta dibasmi kedalam perutnya,Perpaduan antara sauce mushroom dan daging sapi lembut itu beradu ketika arrabella mulai memasukan potongan kecil kedalam mulut nya.ini benar benar enak gadis cantik itu makan dengan begitu anggun nya mengabaikan para cacing yang terus mendemonya karena bagaimana pun ia harus tetap menjaga image nya sebagai wanita.
"Kau benar benar tidak tahu siapa aku?"Tanya nya ketika mulai jengah karena mendapat respon biasa saja dari gadis cantik didepannya.
"Aku tahu"Ucapnya tanpa memandang ariel seraya memasukan potongan kecil daging itu kedalam mulutnya,yang membuat sudut bibir ariel tertarik lebar,akhirnya"Kau adalah ariel kau sudah mengatakan nya waktu itu bagaimana aku tidak tau"
"Whatever!"
Arrabella tetap melanjutkan makan nya tak menghiraukan ariel yang kini sedang menekuk wajah nya,baginya sepiring beef stick ini jauh lebih menarik dibanding yang lainnya"Kau tak makan?"Tanya nya ketika melihat sepiring spaghetti carbonara masih utuh bahkan belum tersentuh.
"Seperti yang kau lihat"Ucapnya dengan nada malas"Aku lebih berselera melihatmu makan,bagiku itu lebih mengenyangkan"
Membuat semburat merah menjalar diseluruh permukaan wajahnya,selain mahir membuatnya hipertensi ternyata Ariel juga bermulut manis.memang wanita mana yang tak akan tersipu mendapat perlakuan manis seperti itu?Oh gud arabella hanya wanita biasa.
"Ja-ngan becanda"Balas nya ragu membuat ariel terkekeh geli,arrabela dengan senang hati memotong kecil beef stick itu lalu menyodorkan nya dihadapan ariel"Coba lah ini enak"
Ariel membuka mulutnya menerima makanan itu dengan sukarela masuk kedalam mulutnya,Meskipun tak seenak masakan koki andalan dimansion nya sebab bahan yang digunakan adalah kualitas rendahan,ariel akui ini enak apalagi berasal dari tangan seorang arrabella membuat cita rasa beef stick itu semakin bertambah.
"Bagaimana?"
"Ini enak"
Membuat binar bahagia terpancar jelas dimata seorang arrabella,setidaknya ia tak menyesal karena telah menyuruh ariel mencobanya.
"Apa kau disini untuk liburan?"
"tidak"
"Lalu?"
"Aku disini untuk melakukan perjalanan bisnis"Ariel menggodok tangan nya bahkan bibir tipis itu terlihat bergetar karena london memang sedang memasuki musim dingin saat ini"Dan liburan juga termasuk didalamnya"
"Maksudmu?"
"Bukankah ini termasuk liburan?"Ariel terdiam sesaat"Owh..bukan ini adalah kencan"
Membuat arrabella hampir saja pingsan.