
Clos Maggiore,london
Salah satu restoran bintang lima yang masuk dalam daftar jajaran restoran terbaik yang terletak di covent garden london,restoran ini didesain ala film hollywood dengan konservatori yang dipenuhi bunga apel dan juga memiliki atap kaca.
Yang arrabella tahu harga yang harus dibayar hanya untuk sekali makan disini bisa mampu menghidupi satu rakyak miskin,Ck,membayangkan nya saja sudah membuat jiwa sok kaya arrabella meronta!Arrabella terpesona dengan setiap sudut tempat ini,Romantis kata itulah yang mampu mewakili suasana nya saat ini.Arrabella memang terlahir dari keluarga kaya tapi ia sama sekali tak pernah datang ketempat semewah ini.katakan dia norak karena itu memang kenyataan nya.
"Sampai kapan kita akan berdiri seperti ini"Suara Ariel membuyar lamunan arrabella seketika,gadis itu tersenyum canggung sebab ia sudah bersikap norak kali ini.
"Ma-af"
Ariel tak tahu entah hidup seperti apa yang arrabella jalani,tapi yang ia tahu jika Jonshon termasuk dalam jajaran orang paling kaya dunia.lalu kenapa arrabella seolah olah baru pertama kali datang ketempat seperti ini?Ah sudahlah ariel tak mau memikirkan nya,memang sejak kapan ia mau repot repot memikirkan kehidupan orang lain?apalagi itu seorang wanita.
"Ayo duduk"
Mereka duduk saling berhadapan persis seperti sepasang kekasih yang sedang kencan romantis,arrabella mengedarkan pandangan nya jika tadinya ia hanya bisa menikmati restoran ini dari kejauhan kini ia bisa duduk manis didalam nya berkat seorang pria.
Biasanya tempat ini sangat ramai pengunjung karena selain,makanan nya yang terkenal enak tempat ini pun sangat pas untuk pasangan yang ingin memadu kasih.Eh tunggu!Berbicara soal Ramai membuat arrabella menyadari jika saat ini hanya ada mereka berdua disini.lalu sekelebat adegan adegan drama korea muncul dikepalanya.ish bangun ara jangan bermimpi disiang bolong.
"Kenapa disini hanya ada kita berdua saja?"
Lantas ariel menutup buku menu ditangan nya ketika mendengar pertanyaan yang meluncur dari bibir arrabella,gadis ini belum mengerti juga ya"Kurasa mereka juga manusia"Ariel menunjuk beberapa pelayan yang berdiri tak jauh di belakang arrabella dengan ekor matanya,membuat arrabella sedikit menyesal karena telah bertanya.
"Maksudku kenapa tidak ada pengunjung lain selain kita berdua?"
"Karena aku tak ingin ada yang mengganggu kencan romantis ku"
Ara membeku bukankah kencan hanya dilakukan oleh sepasang kekasih yang saling mencintai?Lalu mereka apa?Bahkan mereka baru saling mengenal selama beberapa hari ini.apakah pria memang seperti itu cenderung bertindak seenaknya?.
Sedetik kemudian wajah putih itu dipenuhi oleh semburat merah yang menjalar diseluruh bagian wajahnya,memang wanita mana yang tidak akan tersipu mendapat perlakuan manis seperti itu"Ja-ngan bercanda!"Ucapnya terbata sembari menundukan kepalanya,yang membuat ariel merasa gemas pria tampan itu sangat menyukai arrabella yang malu malu seperti saat ini.
"Aku tid--"
Dan beruntung lah karena belasan pelayan datang membawa beberapa hidangan yang sangat menggugah selera,hingga tak ada celah untuk ariel menggodanya lebih jauh lagi.Ariel diam seketika tak melanjutkan kembali kalimatnya seperti orang kaya pada umumnya yang menjaga wibawa nya dihadapan orang lain.
Wangi Penne with meatballs Bolognese menari-nari diindra penciuman arrabella,shit makanan disini benar benar menggugah selera,Arrabella menatap makanan yang sudah berteriak meronta meminta diisi kedalam perutnya.sebanyak ini siapa yang akan memakan nya?dia bisa saja menghabiskan semuanya tapi bisa dipastikan jika dia akan pulang tanpa berjalan.
"Jangan banyak bertanya!"Ucap ariel dengan nada penuh peringatan,tolong cacing diperut nya sudah terus bernyanyi minta diisi jadi kumohon diam dan biarkan ariel makan"Makan lah!"
Arrabella mengangguk patuh mereka makan dalam diam tak ada obrolan sama sekali,sesekali arrabela melirik ariel yang sedari tadi diam menikmati makanan nya.dalam hati gadis cantik itu bertanya apakah ariel marah hanya karena dia berkata seperti itu?
"Kau sudah selesai?"Tanya ariel seraya mengusap bibir nya dengan tisu diatas meja,sepertinya pria tampan itu telah selesai dengan makan siang nya.
"Sudah"
"Baiklah ayo kita pulang"Ariel sudah berdiri dari duduk nya lalu mengulurkan tangan nya kehadapan arrabella,gadis itu tampak ragu ada hal lain yang ingin ia lakukan ditempat ini.Berfoto seperti kebanyakan orang pada umumnya,lalu mengunggah nya disosial media.
"Boleh aku meminta sesuatu"Arrabella ikut berdiri menerima uluran tangan ariel meskipun terlihat sedikit ragu.
"Ada apa?"Tanya ariel bingung"Kau menginginkan sesuatu?"Sambung nya lagi
Arrabella mengangguk beruntung karena ariel adalah pria peka yang tak banyak bertanya"Aku ingin berfoto dulu boleh"Ara menunjukan wajah memelas yang dibuat seimut mungkin berharap ariel akan memenuhi permintaan absurd nya itu,memang apa salah nya?dia juga ingin seperti kebanyakan manusia pada umumnya.
Ariel terkekeh geli tak menyangka bisa melihat sisi manis dari wanita cantik ini,ariel akui arrabella benar benar menggemaskan dengan seluruh tingkah polosnya.dan seperti biasa sangat sulit untuk nya mengatakan tidak"Mana ponsel mu!"
Arrabella tersenyum sumringah lalu mengambil tas selempang yang tergeletak diatas meja,demi arrabella ariel rela menjadi Potografer bohong bohongan setidak untuk hari ini saja.ia tak rela jika pria lain harus ikut menikmati wajah cantik arrabella.
"Ponsel nya mati"Pupus sudah keinginan nya,sangat disayangkan padahal arrabella tak tahu kapan lagi ia akan menginjakan kaki direstoran mewah seperti ini"Biarlah ayo kita pulang saja"Arrabella memaksakan senyum nya guna menutup kekecewaan.
Ariel terdiam tampak menikmati setiap perubahan raut wajah arrabella,ingin ia mengambil ponsel dan mengabadikan momen itu untuk ia nikmati nanti malam.astaga"Pakai saja ponsel ku"Ujar ariel sembari menggerakan ponsel yang sudah siap ditangan nya.
Membuat senyum diwajah cantik arrabella kembali mengembang sempurna,gadis itu berjalan menuju salah satu meja lalu mengambil pose dengan tangan yang menopang sebelah wajah nya disertai senyum manis yang mampu membuat ariel terpukau.
Ariel sedikit bersyukur karena potret itu diambil dari ponsel nya,ia tak berniat memberikan nya pada arrabella dengan alasan lupa.padahal itu hanya alibinya saja ia takut Ara mengumbar disosial media dan berakhir dengan dinikmati banyak pria.arrabella hanya miliknya dan tak akan pernah terbagi dengan orang lain.Never!
"Sudah"
"Mana kulihat!"
Bukannya memperlihatkan hasil potret nya yang sempurna,pria tampan itu malah menarik tangan arrabella seolah gadis itu terlihat sedang memeluknya.awalnya arrabella sempat meronta namun saat melihat kamera sudah siap didepan matanya gadis itu malah menyembunyikan wajahnya dibahu kekar ariel.Rambut nya saja tak masalah asalkan ada didalam frame yang sama pikir ariel.
"Sempurna"