
"Tidak?"
Mata biru itu menatap alex dengan tatapan penuh tanya,Kata bosan sangat tak masuk akal untuk dijadikan alasan.sudah bisa arrabella bayangkan seperti apa wajah seana ketika sedang kesal.mengingat gadis itu termasuk salah satu gadis dengan tempramen tinggi sama seperti kakanya william.
"Ya"Balas alex sekenanya pria tampan itu melirik arrabella sekilas,sebelum kembali menenggelamkan diri kedalam game virtual itu.
"Tapi kenapa?"
"Aku sangat malas berurusan dengan nenek sihir itu"Ucap alex tanpa mengalihkan pandangan nya dari ponsel,mengundang gelak tawa arrabella dan danes memang julukan itu pantas disandang oleh seorang seana,namun siapa sangka jika julukan itu akan keluar dari bibir seorang alex.
Alex tak menghiraukan gelak tawa kedua gadis cantik disamping nya itu,sebab pikiran dan dunia nya sepenuh nya sudah diambil alih oleh game virtual bernama mobil legend.sejenis permainan peranti bergerak berjenis Moba yang dikembangkan dan diterbitkan oleh moonton.
"Jika saja dia mendengarnya sudah dipastikan jika kak Alex pasti tinggal nama saat ini"Ucap Danes disela tawa nya gadis cantik itu menyeka ujung mata yang terlihat berair dengan tangan nya,dan lagi lagi membuat arrabela kembali tergelak.
Tawa keduanya benar benar seperti terasa nikmat,pernah mendengar jika tertawa itu seperti virus yang menular?satu orang yang tertawa maka yang lain pun ikut tertawa.dan kali ini Alex yang mengalami nya pria tampan itu ikut melihat kedua gadis cantik itu seperti sangat menikmati ucapanya tadi.padahal menurutnya itu amat sangat tidak lucu
Pandangan mata Alex beralih pada danes,gadis itu terlihat benar benar cantik dan kecantikan nya semakin bertambah ketika sedang tertawa"Cantik"Satu kata itu berhasil lolos begitu saja dari bibirnya dibawah kesadarannya.
Arrabella menghentikan tawa nya ketika mendengar gumaman Alex,meskipun samar samar mendengarnya"Hah apa?"
Alex gelagapan persis seperti maling yang ketahuan mencuri"Tidak ada!"Perhatian pria tampan itu kembali pada benda pipih itu guna mengalihkan pertanyaan arrabella selanjutnya.
Dan beruntung karena arrabella tak bertanya lebih jauh gadis cantik itu hanya membulatkan bibir nya membentuk hurup O,Danes dan Ara kembali berbincang membicarakan obrolan receh namun mengasikan menurut mereka berdua.
"Damn it!"
Perhatian arrabella dan danes terenggut ketika mendengar umpatan yang keluar dari bibir sensual Alex,Arrabella dan danes mengernyit bingung.tentu saja mereka bingung beberapa saat yang lalu pria tampan itu tampak sibuk dengan game virtual itu,dan tak lama kemudian kalimat neraka kitu keluar begitu saja dari bibirnya.
"Ada apa?"
"Lihat ini"Alex mendengus seraya memperlihatkan ponsel yang mana disana tertera nama Seana!sudah jelas kan apa yang membuat johny sekesal itu?.
Arrabella tersenyum tipis ia sudah menduga ini akan terjadi,tak mudah mengingkari janji apalagi dengan seorang seana.gadis keras kepala yang harus selalu mendapat apapun yang inginkan,termasuk saat ini gadis cantik itu menginginkan Alex menemaninya pemotretan sore ini.dan alex tak mau sebab ia sudah tau jika itu akan memakan waktu yang cukup memuakan.
"Pergilah kak"Pinta arrabella seolah mengingatkan jika seana tak sebaik itu,gadis cantik itu tak akan membiarkan alex merasa tenang jika keinginan nya tak terpenuhi.
"Terpaksa!"Alex berdiri lalu beranjak pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun,pria tampan itu melangkah kan kakinya dengan langkah malas.
"Kemana kak alex akan pergi?"
Arrabella reflek berbalik kesamping"Menemani seana pemotretan"ucapnya singkat.
"Kau taukan jika dunia entertaiment tak sebaik itu?"
"Maksudmu?"
"Membuat scandal baru untuk menutupi scandal"Ara terdiam seraya berfirik"Mungkin saja seana sedang memanpaatkan kak alex"
Bukan hal tabu lagi jika hal itu terjadi didunia entertaiment,mungkin saja sekarang seana sedang memanpaatkan alex untuk menutupi scandal yang kemarin sempat mengguncangkan namanya.yang disebut sebut jika Putri keluarga jonshon itu tidur dengan seoranh petinggi perusahaan untuk mendapat posisi tinggi didunia permodelan.dan alex dijadikan sebagai tumbal dari masalahnya.
"Aku tidak mengerti maksud mu Ara"Yang danes tahu tentang dunia entertaiment hanya lah seputar menyanyi,berakting dan berpose untuk masalah lainnya ia tak tahu dan tak mau tahu.
"Ahh sudahlah dijelaskan pun kau--"
"Ara!"
Suara yang tak asing ditelinga arrabella mengudara bahkan dengan tak sopan menyela kalimat bahkan sebelum ia selesai berbicara,reflek membuat arrabella dan danes berbalik serempak melihat siapa yang sudah berani mengganggunya.dan yang jelas ini bukanlah suara milik johny kakak sepupunya.
"Ariel"satu kata itu berhasil meluncur ketika netra mata biru itu berhasil menangkap sosok pria tak asing yang berdiri dibelakang nya dengan senyum lebar,selebar wajahnya.
Danes terlihat bingung,bahkan gadis cantik itu menyikut pelan perut datar milik arrabella seolah bertanya siapa tanpa suara.
"Sedang apakau kemari?"
Oh ya,arrabella ingat jelas jika pria tampan didepannya ini adalah seorang pengusaha,jadi tak mungkin jika dia seorang mahasiswa.tapi yang menjadi pertanyaan nya kenapa sepertinya ia selalu terlihat berkeliling bebas didalam universitasnya?
"Apakau sudah makan siang ara?Meskipun sebenarnya ini sudah hampir malam"Ariel berniat mencairkan suasana ketika matanya tak sengaja melihat danes menatap nya dengan tatapan tak suka.
Danes terdiam seraya berfikir,Ah ya ariel yang sempat ara tadi sebutkan tadi ya!Jika dilihat lihat dia tampan juga dan sepertinya bukan orang biasa.terlihat dari jam tangan dengan merk jacob & co billionaire watch jam tangan yang dirancang khusus untuk para jutawan.bagaimana tidak?kita harus membayar sebesar Rp239,4 milliar untuk memiliki jam tangan mewah dengan 260 karat berlian jambrud.
Ck,memikirkan nya saja sudah membuat jiwa miskin kita meronta.
Arrabella tampak berfikir memang ia belum makan,tapi bagaimana dengan danes?"sebenarnya aku belum makan"Ara terdiam sejenak lalu menatap danes yang mulai tampak gusar"Tapi--"
"Pergilah ara"Ucap danes seolah mengerti apa yang arrabella khawatirkan"Kebetulan aku juga sudah ada janji dengan mommy"Danes berdiri mengambil tas selempang yang tergeletak diatas bangku taman dan bersiap untuk pergi.
"Tapi danes ak--"
"Aku pergi dulu ara"Danes berjalan seraya melambaikan tangan nya"Ceritakan padaku nanti"Mengedipkan sebelah matanya berusaha menggoda.
"Kauu!!"
"Ayo!"