
Semua orang dari jam 08.00.sudah bersiap-siap.acara resepsinya dilangsungkan ditempat gedung yang sama waktu akad nikah.sudah 1 hari acara mereka sudah disiapkan dan kini resepsi pernikahannya bertemakan biru.dekorasi dan pakaian para tamu yang datang harus mengenakan pakaian unsur warna biru.
Dan saat itu andini terlihat sangat sangat cantik dengan gaun biru dan rambutnya diurai modern.
Saat itu juga semua orang langsung berangkat.arya dan andini berada dalam satu mobil,setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang mereka telah sampai,selama masuk kedalam dan menyusuri altar pernikahan yang diberi red karpet arya memegang tangan dan menggandeng andini atas perintah ayahnya.
Setelah sampai di pelaminan susunan acara resepsi mereka dimulai dan sangat meriah.
Raut wajah andini sangat ceria ia tidak menyangka melihat pernikahannya sangat meriah seperti itu.
Tapi arya tak sama sekali pun tersenyum atau bahagia dia hanya diam,membuat andini pun kehilangan kebahagiaannya saat melihat arya murung.
"Kak Arya sepertinya tidak senang dengan acara semua ini.jadi aku juga tidak pantas mendapatkan kebahagiaan ini".
Acara berlangsung dengan sangat meriah,dan acara itu selesai pada pukul 17.00 membuat semua orang kelelahan dan mereka istirahat diluar,dan andini ditinggal sendiri oleh semuanya.mereka tidak menyadari kalau andini tidak ada.
~DI LUAR~
"Huh...hari ini sangat lelah.tapi acaranya sangat menyenangkan".kata pak herman
"Bagaimana tidak menyenangkan semuanya gratis dan kau tidak membantu dana resepsi pernikahan".gumam pak pratama
Diluar mereka asyik berbincang-bincang sambil melihat pemandangan.
~DI DALAM~
"Kepala aku tiba-tiba pusing yah".
ini ingin mengikuti keluarganya baru saja melangkah tiba-tiba andini pusing.
Semua orang sedang diluar mereka tidak menyadari jika andini tidak ada bersama mereka.
Andini yang tergeletak pingsan didalam telah dibawa oleh seseorang kedalam mobil dan dibawa pergi.
Orang tersebut membawa andini kerumahnya,Setelah sampai di rumahnya ia pun membaringkan andini di kasur kamarnya.
Diluar gedung resepsi pernikahan mereka masih sibuk mengobrol dan masih tidak ada yang menyadari.
15 menit andini yang tidak sadarkan diri akhirnya terbangun.saat terbangun ia keheranan.
"Dimana ini".ucap andini yang lemas dan berusaha untuk bangun
"Kau ada dikamarku".ucap ansel yang baru keluar dari kamar mandi dengan mengagetkan andini
"Ka-kak ansel,,,kau".kejut andini dengan ketakutan
"Iya,kenapa kau terkejut".
"Kenapa,aku bisa ada disini".
Ansel pun mendekati andini
"Jangan mendekat,seharusnya kau memiliki rasa malu pada wanita yang sudah memiliki suami".ucap andini dengan keras pada ansel
"Suami!!hahaha...Memangnya suamimu itu mencintaimu.bukankah pernikahan ini dilakukan dengan paksa".
"Itu bukan urusanmu,lebih baik aku menikah dengan orang yang tidak mencintaiku dari pada aku menikah dengan orang yang tidak bertanggung jawab sepertimu".ucap andini dengan nada tinggi dan keceplosan diakhir kalimat
"Bertanggung jawab?maksudmu?".tanya ansel dengan heran
"Apa yang barusan aku katakan".gumam andini
"Jawab?apa maksudmu,kau menganggap aku pria yang tidak bertanggung jawab heh".ansel dengan teriak
"A-aku harus melarikan diri dari sini".gumam andini
"Andini...kemana kau.jangan lari".ansel yang mengejar andini
Andini pun berlari dengan cepat.
Begitupun ansel terus mengejarnya.
"Dasar wanita tidak tau diri...seenaknya dia bisa pergi begitu saja".ucap ansel
"Bagaimana ini dia semakin dekat".
Ketika andini melihat sebuah kayu.andini mengambilnya dan bersembunyi dibalik pohon.pada saat ansel berhenti mengejar karena tidak melihat andini lagi.andini diam-diam mendekati ansel dan memukul ansel dengan kayu.membuat ansel tak berdaya dan pingsan.
Disaat itu juga andini langsung berlari kembali meninggalkan ansel yang tergeletak dijalan.
Arya yang tersadar tidak melihat andini ia kebingungan.
"Arya ada apa".tanya clarissa
"Dimana wanita itu".sambil melihat- lihat
"Wanita siapa?disini banyak wanita?"
"Andini bu...terpaksa aku menyebut namanya".
"Andini?iya dari tadi ibu baru sadar tidak melihatnya kemana dia
"Pak,andini hilang".lanjut clarissa
"Hilang...hilang bagaimana dari tadi dia bersama kita kan?".
"Bersama kita...tidak ada pak.ibu juga baru sadar"
"Kau benar kemana dia".
Semua orang pun sibuk mencari andini sampai mengelilingi gedung resepsi tapi tidak ada andini didalam atau dimanapun.membuat semua orang khawatir,terutama arya yg tidak biasanya memperdulikan orang lain.
"Bagaimana sudah ketemu".tanya pak pratama
"Aku sudah mencarinya didalam dan dimanapun tapi dia tidak ada ayah".jawab arya
"Hmm...mungkin dia ada dirumah sekarang pak".clarissa
Sesampai dirumah
"Andini,ternyata kau sudah pulang.kami sampai khawatir mencarimu".kata clarissa
"I-iya".jawab andini dengan menunduk dan gugup
"Kenapa kau pulang duluan".tanya ella
"Ta-tadi aku sangat lelah,jadi aku pulang duluan.maaf jika sudah membuat kalian khawatir aku tidak memberitahu kalian tadi".andini
"Owh...tidak apa-apa nak.yang terpenting sekarang kau baik-baik saja".jawab clarissa
"Sebaiknya kau istirahat saja bukankah kau sangat lelah".kata pak pratama
"I-iya".
"Arya bawa andini ke kamarmu".kata pratama
Tanpa menjawab arya langsung menyelonong pergi menaiki tangga pergi ke kamarnya sambil diikuti oleh andini.