
"Jadi kamu beneran suka sama Eireen Rey?" Tanya Ara sesaat setelah Reykii menjawab pertanyaan nya.
"iya, kenapa?" Ucap Reykii balik bertanya.
"Ya gak papa sih, tapi apa alesan kamu suka sama dia?" tanya Ara lagi.
"Ya aku suka, karena aku tau dia itu rumah aku. Tempat aku pulang itu Eireen" Jawab Reykii tanpa hambatan. membuat Sang kakak sepupu sedikit mengernyitkan alisnya.
"Tempat pulang itu rumah" ucap Ara lagi.
"Iya aku tau Kak, dan Eireen itu rumah buat aku" Jawab Reykii kemudian, tampaknya ia sudah mulai bosan diinterogasi oleh orang yang tak pandai bertanya.
"iya deh iya" ucap Ara kemudian, gadis itu tak tau harus bertanya tentang apalagi, karena Jawaban nya sudah bisa ditebak semua.
"sudahkan?? aku pergi ya kak" ucap Reykii yang hanya diikuti oleh anggukan kecil dari sang kakak sepupu.
"Aneh sekali anak itu, kalau orang lain aku selalu menyarkah jika ditanya tentang gadis yang ia sukai. Tapi lihatlah pria cecunguk itu. Tanpa rasa malu dia ungkapan kan semua tentang perasaan nya, memang masih polos sekali otak anak itu" Ucap Ara pelan sambil memandangi punggung Reykii yang semakin menjauh.
namun tiba-tiba ingatan nya kembali pada adegan di ruang kelas tadi, Ara pun menarik ucapan nya yang mengatakan bahwa otak Reykii masih polos adalah sebuah kebohongan besar.
...π»π»π»...
Reykii berjalan menyusuri lorong sekolah, Pria itu ingin segera tiba di perpustakaan. Karena tadi saat ia bertanya pada Eireen kemana gadis itu akan pergi, dia menjawab ingin ke perpustakaan.
sejujurnya Reykii kurang suka berada di perpustakaan, karena bau buku yang menyengat membuat nya tak tahan, apalagi di sana tidak boleh berisik, bagaimana caranya dia untuk bisa menggoda Eireen??
"Dimana sih papa narok perpustakaan nya, dari tadi nggak nemu-nemu perasaan" Ucap Reykii pelan sambil terus berjalan.
sudah sangat lama pria itu berputar-putar di sekitar sekolah, namun tak kunjung menemukan tempat yang ia cari. Pria itu ingin bertanya, namun malas lantaran nanti akan banyak sekali ***** bengek nya.
"Hei, mau kemana kamu Rey?" Sapa Ara, kakak sepupu Reykii yang kebetulan bertemu lagi di depan ruang kelas XII IPA 1.
Reykii pun menoleh melihat siapa lawan bicara nya, meski tanpa melihat pun ia sudah tau bahwa itu adalah kakak sepupu nya.
"aku mau ke perpustakaan kak, dimana sih papa narok ruangan itu??" Tanya Reykii dengan nada kesal sembari memperlihatkan wajah cemberut.
Sang kakak sepupu pun hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat betapa bodohnya pria satu ini.
"Itu tuh dibelakang kamu, lagian sih kalau nyari bukannya pake mata tapi pake mulut" ucap Ara sambil menunjuk ruang perpustakaan tersebut menggunakan bibir.
Reykii pun segera menoleh kebelakang, memastikan apa yang di katakan oleh Kak Ara adalah benar. Dan benar saja, di atas pintu ruangan tersebut tertulis merek yang sangat jelas dan besar. PERPUSTAKAAN/LIBRARY.
Lagi-lagi Reykii menggerutu tak jelas.
"Lah kok sekarang pindah disini perpustakaan nya? tadi nggak ada disini loh kak. Beneran!!" Ucap Reykii sambil memberi kode piss di kedua jari nya.
sementara Ara, gadis itu hanya menatap Reykii dengan tatapan malas. benar-benar pria sejati, tak bisa mencari sesuatu dengan mata, namun dengan mulut yang terus ndumel.
"Sejak kapan bangunan bisa berpindah??, hah??" Tanya Ara kepada sepupu nya suka sekali membuat kalimat-kalimat aneh.
"Entahlah, ku pikir sejak aku pindah ke sekolah ini" jawab Reykii sambil melihat-lihat kearah perpustakaan.
"sudah ya kak, aku mau masuk dulu" Pamit Reykii kepada Ara.
"Eireen ada didalam, aku ingin bertemu dengan nya" ucap Reykii lagi tanpa menunggu jawaban dari Ara.
"benar-benar gila efek dari jatuh cinta. lelaki baru seperti Reykii pun bisa melakukan hal yang tidak disukai nya demi orang yang ia cintai" Ucap Ara heran sambil berjalan menuju ke arah kelas nya.
...π»π»π»...
Ketika Reykii masuk ke dalam ruangan yang cukup besar itu semua mata teralih dari buku. Entah apa pesona pria itu sampai-sampai bisa mengalihkan semua fokus.
Mata elang Reykii terus mencari keberadaan sang pujaan hati.
"Hihi, itu dia" ucap Reykii sambil melangkah mendekati tempat Eireen duduk.
"Sayang" panggil nya, namun Eireen masih tetap membaca tampa menggubris ucapan dari Reykii sedikitpun.
"Sayang.. Eireen sayang.. Beb" panggil Reykii terus tanpa henti, membuat Eireen tak bisa fokus membaca.
"apa sih?" tanya Eireen kepada Reykii dengan tatapan tajam, namun dengan suara yang sangat kecil.
"kamu tuh yang kenapa, aku panggil dari tadi nggak nyaut-nyaut" jawab Reykii sambil duduk di bangku yang berada di hadapan Eireen.
"kamu nggk manggil nama aku, mana mau aku nyaut" ucap Eireen lagi sambil kembali menyambung membaca.
"tapi sayang itu nama kamu loh" ujar Reykii tak mau diabaikan.
"sejak kapan nama aku berubah? nama aku tuh Eireen, bukan sayang" jawab Eireen tanpa melihat wajah sang lawan bicara.
Reykii pun kembali bicara, tak hanya cukup sampai disitu saja.
"sejak tadi pagi nama kamu berubah, aku yang ubah jadi sayang" jelas Reykii lagi. kali ini Eireen hanya diam tak menjawab.
Reykii kembali berceloteh tak karuan, membuat telinga Eireen menjadi penat. gadis itu secara tiba-tiba langsung berdiri dan mengembalikan buku bacaan nya ke rak seperti semula.
Reykii pun bingung, namun ia tak bertanya melainkan hanya melihat saja. Dia pikir Eireen ingin mengganti buku bacaan nya mamun ternyata gadis itu malah pergi meninggalkan Reykii.
Pria nakal itupun dengan cepat melangkah pergi menyusul Eireen yang sudah berjalan agak jauh.
Reykii sadar bahwa Eireen seperti nya marah karena ia terus memanggilnya dengan sebutan sayang.
"Eireen tunggu, maaf" ucap Reykii saat tangannya telah berhasil mencengkeram lengan gadis itu. Eireen pun berhenti dan menoleh ke arah Reykii yang berdiri tepat di belakang nya.
"Jangan memanggil ku dengan sebutan itu, atau aku tidak akan mau berbicara dengan mu lagi" jelas Eireen yang hanya di jawab dengan anggukan pasrah oleh Reykii. tampak raut kecewa menghiasi wajah pria tampan itu, namun tentu saja semua itu bohong.
...π»π»π»...
"apakah Eireen tidak suka dengan caraku dalam mengekspresikan rasa ini?? gadis lain suka di goda seperti itu, namun Eireen seperti nya berbeda. Dia memang gadis yang tepat untuk ku"
^^^-Reykii^^^
mohon bantuan like, coment dan vote nya yaa
Minal Aidin Wal faidzin allβ€β€β€