Yoi Ketsumatsu: REMAKE

Yoi Ketsumatsu: REMAKE
Flashback Arc Yamabuki - Akhiri, dan satukan menjadi satu jiwa



[Sisi lain dari Shion Yamabuki adalah gadis dingin dengan tatapan kebencian!]


Masa lalu ada, dan setiap manusia pasti memikiki yang disebut sebagai masalah.


Masalah itu akan ada di setiap diri manusia, yang namanya manusia, pasti pernah berdosa.


Yoi ketsumatsu no tame ni saisho ni modoru


Eps 22 Flashback masa lalu: Arc Yamabuki - Akhiri, dan satukan menjadi satu jiwa


Author: Hayusya



Shion Yamabuki, ya itulah namanya. Gadis yang kelihatannya memiliki masalah yang tidak ingin, orang lain ikut campur.


Akhirnya sisi lain dari Shion-san... ah bukan. Shion Yamabuki terlihat juga, kepribadian dingin dengan tatapan kebencian, itu benar-benar mengerikan.


[Wajah yang seolah-olah menyimpan masalah, yang tidak ingin orang lain tahu. Apa itu?]


"Dengar Yamabuki, jiwa mu yang lain ternyata memiliki sisi kebencian?"


"Ah aku benar-benar tidak tahu.."


"Pergi lah, aku tidak ingin orang lain ikut campur!"


Nada suaranya serius mengatakan, kalau ia benci orang lain.


"Hakuya-kun, namaku Yamabuki kan?"


"Hah! kukira ingatan mu mulai kembali?!"


"Tidak akan kembali! sebelum kami benar-benar menyatu,"


Sisi lain dari Yamabuki ini, benar-benar menjengkelkan.


"Lebih baik aku pindah tempat, dan tolong kembalikan neko milikku!"


"Neko? maksudmu ini,"


[Hakuya mengambil neko yang dibopong oleh Shion Yamabuki yang memiliki sisi baik.]


"Eh kembalikan..."


"Pinjam sebentar!"


"Nyaoww..." [Suara neko putih]


[Hakuya mengenggam neko itu, lalu ia meluruskan kedua tangannya seakan memberikan neko itu ke Yamabuki sisi buruk.]


"Apa kau memiliki strategi licik, Hakuya!"


"Jangan sebut strategi licik, aku hanyalah pria yang ingin membuat mu kembali menjadi satu,"


"Oh ya?"


[Yamabuki sisi baik, yang daritadi diam, dan tidak mengerti maksud dari Hakuya, mulai berbicara.]


"Apa maksudmu Hakuya-kun? kembalikan nekonya!"


[Yamabuki sisi baik, hendak merebut neko yang dibawa Hakuya, tapi Hakuya menutupi wajah Yamabuki dengan tangan kirinya.]


"Dengar Yamabuki dua, lihatlah, Yamabuki yang asli adalah dia! dan bukanlah kamu!"


"Hah?!"


"Lepaskan tangan mesum mu ini, Hakuya!"


"Aku gak mesum!"


"Manusia memang lucu, mereka hanya suka mengikuti jejak orang lain, tanpa memiliki pendirian. Alhasil mereka tidak tahu, mana yang benar dan mana yang salah,"


Yamabuki satu ini, kelihatanya sulit diajak negosiasi?


"Dengar ya, aku benci orang yang ikut campur!"


Gadis ini ekspresinya tetap tidak berubah, walau dia marah, tapi raut wajahnya sama sekali tidak berubah. Matanya yang dipenuhi kebencian. Tidak merubah fakta yang ada.


Seakan-akan tatapan kebencian itu yang membuatnya menjadi dingin kepada orang lain.


"Aku memang tidak mengerti masalah mu Yamabuki dua, hanya saja kau itu sama seperti neko yang berada di dalam kotak!"


"Maksudmu?"


"Heh, apa kau pernah mengetahui paradox Schrödinger Cat?"


"Aku tidak mengerti maksudmu?"


Bagus saat mangsa ada di depan mata, berikutnya hanyalah menangkap dengan umpan bagus.


Terus terang, memecahkan sesuatu itu benar-benar menyenangkan.


"Heh, coba jawab ini Shion Yamabuki-san,"


"Maksudmu aku, Hakuya-kun?"


"Bukan, baka!"


"Eh..."


Apaan orang ini?


"Aku bicara kepadamu, Yamabuki dua, tebaklah paradox ini. Disini ada neko dengan kotak. Kotak untuk tempat neko itu diisi dengan sumber radioaktif dan juga sebotol racun-"


"Eh kasihan nekonya,"


Anoo onaaa! sama-sama menjengkelkan.


"Diam Yamabuki aku sedang serius ini!"


"Eh! tidak usah sampai marah begitu, hmphh..."


[Kali ini Hakuya benar-benar kesal.]


"Tck, sampai mana tadi?"


"Sampai kotak yang diisi sumber radioaktif dan sebotol racun, aku mendengarmu, tapi jangan salah paham ya... kau tetap tidak akan kumafkan, hmphh!"


Emang kau ini Tsundere?


[Respon Hakuya dengan wajah datar.]


[Yamabuki dua, membelakangi Hakuya lalu ia berjalan meninggalkan pria itu, tapi Hakuya menghentikannya dengan berteriak keras.]


"Matte! kau tidak bisa pergi, kau adalah sisi lain dari Yamabuki! jadi dihatimu pasti ingin bersatu kembali dengan Yamabuki kan!?"


"Oh jadi kau pintar juga ya, benar aku memang ingin menyatu kembali dengannya, hanya saja aku tidak ingin orang lain ikut campur-"


"Kau berkata terus seperti itu! kaulah yang tidak mengerti mana yang benar dan salah! sisi lainmu itu benar-benar menjengkelkan bodoh!"


[Yamabuki dua, mendengar Hakuya merendahkannya, ia berbalik ke arah Hakuya, dengan tatapan yang masih sama.]


"Kau pintar sekali berbicara, lalu teruskan saja cerita mu itu, aku akan mencoba menjawabnya,"


"O-k. Disini ada neko dengan kotak. Kotak untuk tempat neko itu diisi dengan sumber radioaktif dan juga sebotol racun, dan juga labu dan pendektesi seperti monitor internal? ah iya kayaknya begitu,"


"Kelihatannya menarik, baiklah akan aku jawab. Tapi dengan syarat, jangan ketahui dan membeberkan masalah orang lain,"


"Baik kalau itu maumu, dan pertanyaan adalah, saat sumber radioaktif itu memecahkan labu yang berisi racun dalam kotak tertutup, apakah neko tadi mati atau masih hidup?"


"Itu pertanyaan mudah kan. Jelas saja neko itu akan mati, dia dalam tempat tertutup ditambah lagi racun itu telah menyebar di seluruh tempat neko itu, jadi kemungkinannya akan mati!"


"Alasan yang bagus, tapi Interpretasi Kopenhagen tentang mekanika kuantum menyiratkan bahwa setelah beberapa saat, kucing itu berada dalam keadaan hidup dan mati secara serentak,"


"Maksudmu?"


"Ketika seseorang melihat ke dalam kotak, orang tersebut akan melihat kucing itu antara hidup atau mati bukan keduanya sekaligus, hidup dan mati. Hal ini menimbulkan pertanyaan kapan tepatnya superposisi kuantum berakhir dan realitas kolaps atau runtuh menjadi satu kemungkinan atau kemungkinan lainnya?"


"Aku benar-benar gak paham, kau membuat kepalaku menjadi pusing,"


"Kalau begitu aku menang, hahahahahaha..."


"Hah?! lalu apa hubunganya dengan neko putih yang kau bawa itu?"


"Ah hanya sekedar umpan,"


"Eh?!"


Sekilas ekpresi sisi lain Yamabuki berubah, nah kan kau itu sama dengan Yamabuki sisi baik.


Padahal aku tidak paham, aku hanya mengatakan di ingatan kuatku ini di YoiPedia yang aku baca dan hafalkan hingga ke otak. Gak nyangka umpan ku tentang paradox itu juga berhasil, xixixixi.


[Tentu saja Hakuya tidak bakalan mengerti dengan teori gila. Dia bukan Hakuya umur 17 tahun.]


"Lalu kenapa kau malah tertawa?"


"Ah enggak, gak papa- nah Yamabuki waktunya untuk menyatukanmu menjadi satu,"


"Chotto, jangan menarikku begitu mesum,"


"Aku ini gak mesum!"


[Hakuya memaksa kedua Yamabuki ini untuk berjabat tangan.]


"Dan inilah waktunya, untuk kalian menyatu. Se... nooo...."


"Wushhhhh..."


"Hakuya-kun apa yang kau lakukan?!"


"Janjimu adalah untuk tidak mengetahui masalah diriku, Hakuya!"


"Iya-iya, nah sekarang menyatulah!"


[Angin berhembus mengelilingi kedua Yamabuki, aura yang sangat hangat menyelimuti badan Hakuya.]


Orang lain tidak menyadari keberadaan Yamabuki, karena mereka tidak memiliki kaitan dengannya. Saat itu cuma aku saja, yang dapat melihat Yamabuki itu masih hidup.


Walau dia hanyalah jiwa yang terus bersamaku selama seminggu lebih ini, aku sudah senang. Orang yang tidak melihat kedalam kotak, dan tidak berkaitan dengan Yamabuki, tidak bakalan menyadari keberadaannya.


Manusia itu terdiri dari kumpulan atom, aku ternyata memang memiliki ikatan takdir dengan Yamabuki ini.


Jika kedua jiwa Yamabuki bertemu, itu adalah saat dimana aku dapat melihat wujudnya, seperti apa dia, lalu apakah ia cantik atau lainnya. Saat kedua Yamabuki ada, disitulah mereka dapat menyatu kembali, hanya dengan mengikat mereka menjadi satu. Karena itu aku memaksanya berjabat tangan satu sama lain.


Entah kenapa saat aku menyatukan Yamabuki dan keberadaannya akan disadari orang lain, aku merasa takut kehilangan dirinya, dan aku tidak ingin orang lain memilikinya.


Apakah ini yang disebut sebagai cinta pertama?


[Kedua Yamabuki menyatu lagi, dengan diiringi cahaya misterius yang sangat terang.]


"Bushhh..."


"Aku kembali..." [Shion Yamabuki]


"Ya, selamat datang di Hiroshima, Shion Yamabuki-san!"


"Hakuya-kun?"


"Ah, hm itu benar. Aku adalah Ketsu Hakuya!"


"Eh dimana aku?"


"Tenang kau ada di kuil, ceritanya panjang kau boleh percaya atau tidak,"


"Hmm aku tahu itu kok, kau yang menyelamatkanku kan, Hakuya-kun,"


"Yap itu benar,"


[Hakuya tersenyum kearah Yamabuki. Begitu dengan Yamabuki yang membalas senyuman Hakuya.]


[Shion Yamabuki akhirnya menyatu, selama seminggu ini, jiwa Yamabuki selalu bersama Hakuya. Akankah ada kedekatan diantara mereka berdua.]


"Sudah yuk mari kita pulang,"


"Pulang kemana?"


"Tentu saja kerumah-"


"Hmm..."


Lah, benar juga ya ini adalah Shion Yamabuki, dia itu orang! dan punya tempat tinggal.


"Aku tahu isi pikiranmu sekarang," [Shion Yamabuki]


"Eh?"


"Mau tahu?" [Shion Yamabuki.]


[Selanjutnya, akan ada hal menarik yang akan terjadi.]


To Be Continue ~