Yoi Ketsumatsu: REMAKE

Yoi Ketsumatsu: REMAKE
Serasi



[Sepertinya Hakuya juga Yamabuki dijebak oleh Takumichi, apakah ada hal menarik sebentar lagi.]


Yoi ketsumatsu no tame ni saisho ni modoru


Eps 10 Serasi


Author: Hayusya



doki... doki...


[Hati Hakuya berdebar sangat keras, perlahan ia mengeluarkan keringat dingin di wajahnya.]


Ap-apa yang harus kulakukan!


Berdua bersama Yamabuki di kendaraan miliknya, malam hari, sepi, pemarkiran yang sangat salah.


Situasi ini terlalu bagus! Ten-tenang Hakuya, kau harus menjaga keperjakaanmu untuk Hanabi, jika sudah saatnya tiba, Hanabi adalah orang pertama yang menghilangkan keperjakaanmu nantinya.


"Takuuuu buka pintunya woi!!"


Walau begitu, walau begitu, walau begitu!!!


keperjakaan ku hanya untuk Hanabi!


[Tekad yang kuat dari seorang Hakuya, apa benarkah begitu?]


"Takumprettt buka pintunya woii!"


"Berisik Hakuya, kau kira ini sudah jam berapa!"


[Sebagai calon istri dari sebuah ramalan, teguran ini sangat penting, untuk calon suami masa depan dari sebuah ramalan.]


"Aku tahu itu Yamabuki, tapi apa kau tahu. Kalau kita ketahuan, aku tidak mau membayangkan hal mengerikan nantinya,"


"Kau terlalu berpikiran negatif, itu tidak lah baik. Sesekali berpikiran lah positif dari segi manapun,"


"Diceramahin nih ceritanya,"


"Tentu saja, lagipula kita malahan lebih baik berdua disini, daripada harus diramal sama pasangan cupid kan,"


[Hakuya diam sejenak, ia mengumpulkan nafas keberaniannya.]


"Nee Yamabuki?"


"Ya?"


"Jika Taku tidak mengajak kita datang kemari, apa kau akan mengajakku ke pantai atau jembatan?"


[Sekejap saja angin berhembus memasuki ruangan, ibarat ada suatu pertanda yang datang. Yamabuki yang mendengar kata itu hanya melongo saja.]


"Darimana kau bisa menyimpulkan itu?"


"Ah hanya sekedar menebak saja,"


"Tentu saja itu semua salah, sudah kubilang kan berpikiran lah positif tidak negatif!"


"Ah iya,"


Jawaban yang sepertinya dipaksakan, aku dapat mengetahui itu. Apa Yamabuki mencoba berbohong kepadaku.


Yamabuki, jika saja Taku tidak mengajak kita datang kemari. Kau pasti mengajakku di pantai ataupun jembatan kan.


Karena itu sudahlah pasti, mungkin 80% itu adalah benar, berbohong untuk membohongi hatinya.


Yamabuki apa kau serius mencintaiku?


"Hakuya? hei-hei,"


[Yamabuki menyadarkan Hakuya yang sedang melamun itu.]


"Heiii!"


"Itaiii! lagi-lagi kau mencubitku!"


"Melamun di malam hari itu tidak baik, bisa saja kau malah kerasukan!"


"Apaan sih,"


"Eh itu Taku kesini,"


"Mana?"


[Taku datang membawa rombongan dari anggota Ochirin.]


Si kampret itu, ngapain bawa-bawa rombongan segalaaa!


"Jadi para Ochirin, didalam mobil itu ada seorang pengantin baru yang melakukan malam pertama disana,"


[Tentu saja Hakuya mendengar itu. Mulut Hakuya bergerak sendiri, diiringi kepala pecah serasa mau emosi.]


"Hah! Mulut comberan, Takumpret laknat! apa maksudmu woi!"


"Nah itu suaminya,"


[Takumichi menunjuk Hakuya seperti orang tak bersalah.]


"Dengerin orang ngomong!"


"Hakuya itu percuma saja, lebih baik kita lalui ini secara berdua,"


Ya-Yamabuki...


[Hakuya melongo mendengar Yamabuki mengatakan itu.]


"Suamimya dari nona Yamabuki, ganteng sekali ya,"


[Seorang anggota Ochirin memuji ketampanan Hakuya.]


Eh emang aku ini tampan, aku salah menilainya ternyata mereka orang baik-baik.


[Yamabuki yang melihat Hakuya tersenyum seperti orang gila, lalu menegurnya.]


"Gak usah kepedean!"


"Ah iya-iya,"


Anooo onaaaa! bikin kesel saja.


"Baiklah Tuan Hakuya dan juga Nona Yamabuki, hari ini kita bermalaman disini, tentu saja mereka menyiapkan kamar kalian,"


"A-ahoooo!!!" [Yamabuki | Hakuya]


[Lalu secara terpaksa, pasangan yang ditakdirkan keluar dari perlindunganya, Hakuya masih menahan malu, ia menutup wajahnya dengan tanganya. Begitu juga dengan Yamabuki sama-sama menutup wajahnya.]


"Serasi ya?"


"Iya ya serasi hihi, manisnyaa,"


[2 wanita dari anggota Ochirin menggoda mereka berdua. Hal ini membuat suasana menjadi semakin manis sekali, ya hanya saja menurut pandangan Taku dan anggota Ochirin.]


"Hakuya no bakaaa! sudah kubilang jangan ikuti gayaku!"


"Dimana-mana laki-laki itu selalu sama!"


"Maksudmu apa menyamakanku dengan laki gagal!"


"Benar-benar serasi,"


Mungkin Hakuya memang cocok dengan nona Yamabuki. [Takumichi]


"Baiklah anata tachi, kita masuk ke penginapannya,"


[Walaupun begitu situasi mereka berdua belum juga berubah.]


"Grrr!"


"Humphh!"


[Mereka berdua cemberut dan saling memalingkan pandanganya ke arah lain.]


Memangnya kalian ini pasangan anak SMP... [Takumichi]


"Benar-benar pasangan serasi,"


[Gumam 2 wanita anggota Ochirin.]


"Kami bukan pasangan!" [Yamabuki | Hakuya]


"Wuoww sungguh serasi sekali,"


"Kami tak serasi!" [Yamabuki | Hakuya]


"Hakuya kau harusnya biarkan aku ngomong duluan!"


"Enak saja, aku juga punya hak untuk membela harga diri kan!"


"Kau ini seenaknya saja!"


"Jangan cubit aku! walau kau cewek, aku tak kan segan-segan mengirismu tipis-tipis,"


"Hah! apa kau mau aku eksekusi di tempat ini!"


"Kau kira aku ini anak SD dan takut ancaman boongan kek gitu!"


"Oh kau tidak percaya ya, hihihi!"


"Apa kau benar-benar mau kupukul Yamabuki!"


Jika dilihat mereka mirip sekali dengan pasangan yang sama-sama bodoh. [Takumichi]


[Godaan tak henti-henti di tembakkan ke 2 pasangan takdir ini.]


"Serasi!"


"Serasi betul!"


"Kami tidak serasi!" [Yamabuki | Hakuya]


"Ahh sudahlah, aku mengalah-mengalah-mengalah!"


Mouuuuu iyooooooooo!!!


"Hah... hah... hah..."


Kenapa kami bisa saling bertengkar pada hal sepele. [Yamabuki | Hakuya]


[2 orang ini kelelahan dan melepaskan lelahnya dengan serasi.]


"Baiklah nak Hakuya dan nona, kamar anda ada disini,"


[Takumichi menunjukkan kamar dengan 1 kasur lantai.]


Busyettt, gak lucu woi! se-serius kami tidur se-sekamar.


"Aku lengket hari ini, aku mandi dulu saja,"


"Kalian berdua akan sama-sama mandi, kalian semua bau!"


[Ejek Takumichi ke Hakuya dan Yamabuki dengan akting profesionalnya.]


Hah! apa-apaan manusia kampret ini!


"Maksudmu gimana Taku?"


"Ah gak gimana-mana non, cuma maksudnya kalian berdua mandi, tapi tidak bareng kok. Kan bukan pemandian cam-"


[Pukulan melayang ke wajah Takumichi yang malang itu. Bletakk! tubuh Taku terpental seperti diseruduk oleh seekor banteng.]


"Apa salahku nona..."


[Rintih Taku kesakitan menutupi wajahnya.]


"Aku pergi dulu! dan untuk Hakuya no ecchi, jika kau mengintip saja, aku bunuh kamu,"


[Ancam Yamabuki dengan wajahnya yang Yandere langka ini.]


"Aku tidak bakalan mengintip, lagian kita beda ruangan,"


"Terserah lah! Tapi kalau kau mengintip sedikit saja pun, kupastikan kau hanya tinggal sebuah nama saja..."


[Ancamanya kini dibisikkan ke telinga Hakuya.]


Hieee, seremmm... ah pasti lelucon kan, lelucon kan, hahahaha. Tapi wajah ini, wajah yang pernah aku lihat.


Tatapan seakan-akan menargetkan domba yang akan ia mangsa, dia bagaikan serigala lapar saja.


[Yamabuki lalu mengambil baju gantinya, hah apa memang ada baju ganti, ehh sepertinya tidak ada kan.]


"Dim-dimana baju gantiku?"


"Anoo Yamabuki, bukankah kita tidak ke kolam musim panas dan juga pantai hari ini,"


[Balas Hakuya dengan nada super cepat.]


"Jang-jangan bilang, aku harus menggunakan baju ini lagi!"


"Aku juga berarti sama!"


"Taku apa maksudmu menyuruhku mandi!" [Yamabuki | Hakuya]


[Telinga yang kelihatanya ingin tahu itu terlihat samar-samar, oh ternyata 2 gadis ini lagi. Lagi-lagi mereka berdua.]


"Pasangan yang serasi,"


"Iya serasi, hihi."


[Akhirnya tidak ada skandal mengerikan yang akan menimpa Hakuya, tapi sepertinya akan ada hal romantis sebentar lagi. Kira-kira apa itu benar?]


[Jawabanya tentu saja di episode berikutnya.]


To Be Continue ~