
[Hakuya dan Shion-san berhasil menemukan cara terbaik untuk dapat saling berbicara.]
[Kuncinya hanya satu yaitu tenang.]
Yoi ketsumatsu no tame ni saisho ni modoru
Eps 17 Flashback masa lalu\= Arc Yamabuki - Biarkan aku berada di tubuhmu
Author: Hayusya
Akhirnya kami saling mengerti, untuk saling berbicara, cukup buat hati ini tenang saja.
Hanya saja ini benar-benar cara yang lumayan cepat, untuk dilakukan.
[Hakuya dan Shion-san berdua di UKS sekolah sepertinya ada maksud yang ingin diberikan Shion-san.]
"Ne Hakuya-kun, apa kah aku boleh menjagamu ?"
"Eh?"
[Obrolan tiba-tiba jelas saja membuat Hakuya kebingungan.]
"Aku tidak dapat menampakkan wujudku, namun aku dapat melihatmu kok,"
"Kalau itu aku sudah tahu kan,"
"Hehe bukan begitu, ano aku ingin masuk ke dalam dirimu,"
"Hmm-hmm boleh, chotto matte!"
"Ehhhh!"
[Karena Hakuya kaget, ketenangan hatinya menghilang, maka dari itu ia mengulang dari awal untuk berbicara lagi dengan Shion-san.]
"Maksudmu kita kan bercin-"
"Mesum!"
"Itai, Shion-san,"
"Pikiran darimana itu!"
"A-auuu udah dong nyubitnya!"
"Habisnya fikiranmu itu sudah kotor, kau harus belajar berpikir positif!"
"Iya-iya lepasin dulu jari nakal mu itu, sakit banget anjer!"
[Shion-san melepas cubitannya, sepertinya Hakuya memasang wajah kesal disini.]
"Eh, gomen-gomen aku tidak menyangka kau bisa sekesal itu karenaku,"
"Kau kira mencubit itu tidak sakit, aku memiliki adik yang kejam mirip dengan sifatmu, tapi ia tidak suka bermain tangan sepertimu!"
"Ah itu karena aku sudah biasa membela diri,"
"Kau kira aku akan dengan mudah memaafkanmu, jawabanya adalah tidak! Hukuman kau harus membayar dengan tubuhmu, atau aku tidak akan membantumu!"
"K- kau serius..."
[Jawab Shion-san dengan gugup.]
"Tentu saja iya, kau telah membuatku semakin penasaran dengan wajah cantikmu itu,"
[Jiwa Shion-san mendekati telinga Hakuya, dan membisikkan sesuatu.]
"Baiklah, kalau aku sudah dewasa nanti kau baru boleh melakukannya denganku. Aku akan terus menunggumu,"
[Sekejap saja tubuh Hakuya seperti tersetrum sesuatu, wajar saja ia kaget mendengar kata yang di keluarkan oleh Shion-san sendiri.]
"Aku cuma bercanda, kenapa kau menganggap serius seperti itu Hakuya-kun, hihi wajahmu lucu,"
"Hah! kalau begitu tunggu pembalasanku, akan ku buat kau terdiam nantinya, dan aku akan menikmati tubuhmu itu, gyahahaha!"
[Berlagak seperti tokoh antagonis, Hakuya menggerakan kedua tangannya dengan pose khusus karakter jahat, yang sedang merencanakan sesuatu.]
"Hakuya-kun, kita ini masih SMP. Aku gak menyangka kalau kau sudah mengerti tentang hal-hal dewasa, jangan-jangan kamu..."
"Gyahaha, tentu saja karena aku sering-"
"Sering?"
Ma-mati aku!
Aku lupa kalau selama ini aku diam-diam membaca majalah dewasa, ini karena Namuro dan Kuuga yang mengajariku, kenikmatan masa dewasa.
Jangan sampai aku ketahuan menyukai hal seperti itu, kalau aku ketahuan. Reputasiku akan benar-benar hancur.
[Pria ini diam-diam menyembunyikan majalah Ero di bawah kasurnya, saat situasi aman, pria ini seperti tidak berdosa, melihat-lihat kenikmatan dari majalah Ero. Sungguh tidak layak untuk ditiru.]
Waktu itu juga Namuro dan Kuuga yang menyuruhku untuk membeli majalah Ero spesial khusus bulan Juli!
[Baiklah, ini adalah penggambaran waktu Hakuya membeli majalah... ERO!!! di toko buku biasanya.]
"Oi Namuro! aku menemukan yang kamu sukai nih,"
"Benarkah mana-mana,"
"Nih!"
"Muehehehehe," [ Namuro | Kuuga]
Mereka ini waras tidak sih.
"Lihat bagian ini, ufffhhh yabaiii!"
"Oh mantap!"
[2 pria penuh dosa itu membalikkan halaman dengan mata yang tetap fokus dan tanpa kedip sama sekali.]
"Yang ini juga mantap,"
"Huhuhu, uffhhhhh yang ini lebih mantap!"
[Hakuya yang memandang 2 kawan bodohnya itu lalu menghampiri nya.]
"Oii kalian sedang apa sih?"
[Hakuya yang menatap tingkah aneh temannya hanya bisa tersenyum kecil.]
"Dengar Hakuya, kita ini dalam masa-masa muda. Apa kau tahu kenikmatan masa muda itu dari mana?"
[Bisik Kuuga seperti agen rahasia saja.]
"Ya darimana?"
"Dari keindahan, tubuh... wanita,"
"Hah?"
"Dengarkan aku Hakuya, masa muda itu adalah masa-masa terindah, luangkan waktumu dengan melihat keindahan dari tubuh seorang gadis, apalagi gadis cantik, dengan big opp**,"
[Namuro mulai membisikkan sebuah bisikan iblis.]
"Terus?"
"Kau masih polos Hakuya, lihat ini, edisi terbatas bulan Juni. Penuh dengan artis favorit kalangan-kalangan penikmat opp**,"
"Hakuya lihat ini, ufhh lingerie yang sangat indah bukan,"
[Bisikan iblis masuk ke telinga Hakuya, sepertinya Hakuya mendengarkan bisikan iblis ini.]
Benar juga ya, glekk... ternyata seperti itu bagian dari pesona wani-
Matte!
Se-sesattt njerrrrr!
"Hehehe," [ Kuuga]
"Muehehehe," [Namuro]
"Hehehe," [Kuuga]
"Muehehehe," [Namuro]
Kata-kata penggoda apa lagi ini, Kami-Samaaaa!!!
[Catatan\= Kami-sama memiliki arti dewa.]
[Karena suara-suara iblis ini telah mempengaruhi Hakuya, sudah dapat ditebak apa yang akan terjadi.]
"Beli ini Hakuya, kau tak kan lagi menyesal,"
"Bener itu bro, dijamin hidupmu lebih maju,"
Sejak kapan membeli majalah Ero, hidup lebih maju yang ada gue bisa jadi laki bejad, anjerr!
"Lihat Hakuya mumpung lagi diskon,"
"Kita ini kan teman, mari sama-sama membeli ini!"
[Dan yang terjadi adalah...]
"Anoo bisa aku membeli majalah ini,"
"Haik-haik 10 Yen!"
"Ini!"
"Arigato, datang lagi ya,"
"Mission succes!" [Namuro | Kuuga]
Sumimasen Kami-Sama!
Diri ini benar-benar telah membelok ke jalan setan.
[Sepertinya inilah yang mengakibatkan Hakuya menjadi pria cenderung agak mesum, beda dengan dirinya yang sekarang.]
[Kembali lagi ke UKS, dimana Shion-san dan Hakuya berada.]
"Melamun itu tidaklah baik, pria mesum!"
"Aku gak mesum!"
"Iya-iya, oh iya sesuai yang kukatakan tadi, apa aku boleh memasuki tubuhmu, hanya sementara saja,"
"Terserah kau saja, tapi apa kita bisa saling berbicara tanpa harus tenangkan hati dulu,"
"Kelihatannya sih itu benar, sebab aku akan masuk ke tubuhmu, kemungkinan kau tidak perlu menenangkan hati, karena kita sudah saling menyatu,"
"Ah ya, cuma ungkapan saling menyatu agak aneh kurasa.."
[Shion-san memasuki tubuh Hakuya, jiwa yang penuh akan misteri itu akhirnya memasuki raga Hakuya.]
"Bushh..."
"Kau mendengarku Hakuya,"
"Bi-bisa njerrr!"
"Ahaha nggak usah lebay deh,"
"Ok-ok, oh ya Shion-san, kira-kira apa kau dapat kembali menyatu dengan dirimu yang lain?"
"Jika aku sendiri itu tidak mungkin, namun jika dengan bantuan dirimu itu pasti mungkin,"
"Ka- kau pintar sekali berbicara,"
"Hehe,"
Gadis ini akan segera cepat ku bantu, aku tidak bakalan tega melihat seorang gadis yang seharusnya menjadi populer, kehilangan jalan karena sebuah bencana.
Sindrom 2 jiwa, aku tidak mengerti dengan sindrom ini, hanya saja jika melihat dari namanya saja, berarti memang berkaitan dengan jiwa seseorang.
[Seseorang hanyalah memiliki 1 jiwa di setiap raga, namun sindrom aneh ini akan menjadikan misteri terbesar. Jiwa yang berpisah dan menjadi 2. dimanakah tubuh asli Shion-san.]
[Untuk itu diperlukan yang namanya, sebuah perkembangan.]
[Hari dimana Hakuya diselamatkan gadis itu akan tiba!]
To Be Continue ~