The Story Of Self Harm.

The Story Of Self Harm.
MENYELAMATKANMU



Keesokan harinya Dokter Leo segera memanggil beberapa pengawal bayangan yang sudah terlatih, dokter Leo meminta mereka untuk masuk ke ruang bawah tanah dan membicarakan strategi mereka untuk menyelamatkan Kartika.


"Baiklah apa kalian sudah mengerti? ketika Ronald sudah berhasil ditukar dengan nona Kartika segera kalian masuk dan hajar mereka satu per satu"


"Baik tuan muda kami mengerti "


Setelah mereka mendengar semua perintah dokter Leo para pengawal bayangan tersebut keluar satu per satu dari dalam ruang bawah tanah dan bersiap melakukan penyamaran dan menuju ke lokasi yang sudah di berikan Ronald.


"Ron mari kita merias wajahmu"


Jessica mengambil salah satu kotak peralatan Make up dan beberapa pakaian yang biasa digunakan oleh tuan Yudha Prasetya


"Jessica darimana kau mendapatkan semua pakaian tuan Yudha?


"Hahaha dokter Leo yang tampan, bukan Jessica namanya jika tidak bisa mendapatkan apa yang Jessica mau"


"Sudah Jessica cepat kau rias wajahku awas jangan sampai wajahku jadi alergi karena Make up yang kau bawa"


"Tenanglah yang penting kau harus tetap diam dan jangan bergerak saat aku merias wajahmu"


"Hah apa hubungannya dengan hal itu? Hus diam"


Sesekali dokter Leo tertawa melihat tingkah Jessica dan Ronald, dalam hati dia bersyukur memiliki sahabat yang begitu baik seperti mereka.


Perlahan dokter Leo memillih untuk menepi dan mengeluarkan foto Kartika dari balik dompet nya, rasa rindu yang memuncak menyergap hadir saat dokter Leo memandang wajah Kartika di dalam foto tersebut


Maafkan aku yang tidak bisa melindungi mu, aku harap kau bisa tenang saat kau sadar nanti dan kau harus sejenak berhadapan dengan mereka, tenang lah mereka tidak akan berani menyentuh mu, karena yang mereka incar sebenarnya bukanlah dirimu.


Dokter Leo mengucapkan hal itu seakan - akan memberikan kekuatan kepada Kartika karena ketika dia sadar dari obat bius tersebut, saat dirinya membuka mata sosok para penjahat itulah yang akan dilihatnya pertama kali.


Tunggu aku sayang sebentar lagi aku akan menyelamatkan dirimu.


Dokter Leo memejamkan matanya dia berharap bahwa rencana yang sudah mereka susun berhasil dengan sempurna tanpa ada satu orangpun yang terluka.


Dokter Leo meminta sang Ayah tuan Bratayudha untuk mengirimkan helikopter jika terjadi sesuatu hal darurat yang membuat mereka tidak bisa melakukan penyelamatan melalui jalan darat


Tuan Bratayudha juga sudah menyiapkan pasukan khusus yang ditugaskan mengintai mereka lewat udara.


"Leo coba kau lihat kami"


Dokter Leo membuka mata dan dia melihat Ronald yang sudah berubah mirip sekali dengan tuan Yudha Prasetya


"Perfect Jessica kau sungguh sangat berbakat dalam penyamaran, jika aku sebelumnya tidak mengetahui bahwa ini adalah Ronald, maka aku akan mengira bahwa ini betul - betul tuan Yudha Prasetya "


" Hahaha terima kasih untuk pujian nya dokter Leo Chandra mari kita susun langkah selanjutnya"


"Ayo segera kita lakukan"


"Ron apakah kau nyaman dengan penyamaran ini"


"Tenanglah Leo aku bukan sekali melakukan hal ini jadi tidak ada sesuatu hal yang berarti benar - benar menggangguku "


" Terima kasih Ron"


Sementara itu di tempat para penculik, nampak Kartika sudah mulai membuka ke dua matanya dan Kartika begitu kaget ketika dia sadar sudah dalam keadaan terikat dan berada dalam satu ruangan asing yang tak dikenalinya


"Dimana ini, apa yang terjadi, kenapa aku terikat seperti ini? tolong, tolong, tolong, tolong"


Kartika berusaha berteriak meminta tolong kepada siapapun yang berada didekatnya saat itu, namun sepertinya percuma karena tidak ada sama sekali orang yang menolong dirinya.


Suara Kartika mulai habis karena dia terus berteriak - teriak perlahan rasa takut mulai menghampiri dirinya Kartika mulai menangis tanpa suara.


"Tolong aku, tolong aku siapapun yang ada tolong lepaskan aku hiks,hiks, hiks"


Tidak ada yang mendengarkan suara Kartika hanya tembok dan ruangan yang menjadi saksi bisu ketika dia mulai berteriak dan menangis


Tak lama kemudian muncullah orang - orang bertopeng dan mulai mendekati dirinya


Kartika terkejut dengan kehadiran orang-orang tersebut dia mulai sangat ketakutan karena dia kembali melihat orang - orang bertopeng yang pernah memperkosa dirinya.


"Kalian mau apa, lepaskan aku, jangan dekati aku, lepaskan hiks, hiks, hiks, hiks, hiks "


Isak tangis Kartika perlahan mulai berubah menjadi tangisan histeris dan tangisan ketakutan karena ulah mereka, dan mereka yang mendengar kan akan hal itu merasa bahagia karena berhasil menyakiti seorang gadis yang menjadi kesayangan dokter Leo dan tuan Yudha Prasetya


Salah satu orang bertopeng tersebut mendekati Kartika dan membelai rambutnya, sambil tertawa dengan suara yang sangat keras


"Nona apakah kau mengingat kami semua? kami adalah para pria yang pernah menikmati indahnya tubuhmu waktu itu, kau masih cantik seperti dulu, bagaimana jika permainan yang dulu kita ulang kembali hahahaha"


Sambil berkata demikian salah satu orang bertopeng tersebut kembali menyentuh wajah Kartika


"Tuan tolong lepaskan aku, tolong lepaskan aku tolong jangan sakiti aku hiks, hiks, hiks


"Hahaha kami bisa melakukan apapun dan hal itu tergantung dari kekasihmu sendiri dia menginginkan seperti apa akhirnya cerita ini"


"Leo dimana dia tuan hiks, hiks"


Tiba-tiba salah satu dari mereka memberikan ponsel nya dan berkata kepada Kartika


"Kau ingin mendengar kan suara kekasih mu? baiklah akan aku sambungkan kepada nya"


Setelah itu salah satu pria bertopeng melakukan video call kembali kepada dokter Leo


Dan dokter Leo yang mengetahui bahwa dirinya kembali di hubungi oleh para penculik segera mengangkat telepon nya, begitu dia menerima panggilan video call tersebut dia melihat Kartika yang sudah mulai sadar dan sedang menangis ketakutan, hatinya hancur saat melihat orang yang begitu dia cintai seperti itu


"Tika, ini aku Tenanglah kami akan pergi menyelamatkan mu malam hari ini


"Leo hiks, hiks, hiks aku takut aku takut sekali"


"Dokter Leo bagaimana apakah kau sudah melihat wajah gadis yang kau cintai? saat ini keputusan ada di tanganmu sendiri gadis ini akan kembali menjadi milikmu atau kau berikan dirinya untuk kita bisa nikmati tubuhnya


"Kalian tidak boleh menyentuh dia sama sekali jika kalian menyentuh dirinya kalian akan mati, malam ini akan aku bawa tuan Yudha Prasetya untuk bertemu kalian"


"Seperti janji kalian, lepaskan Kartika dan biarkan aku membawa nya pulang"


"Baiklah itu tidak ada masalah, kau harus datang hanya berdua dengan tuan Yudha Prasetya jika kau tidak menepati janji maka gadis mu akan menjadi milik kita selamanya dan menjadi budak **** kita haha, kami akan dengan senang hati menikmati setiap bagian tubuh nya dan setelah kami bosan kami akan membuang dirinya.