The Story Of Self Harm.

The Story Of Self Harm.
MAAF



Setelah nona Laura tenang dan puas memeluk dokter Leo, dokter Leo Segera keluar dari ruangan nona Laura


Dokter Leo duduk di taman di dalam Rumah Sakit tersebut, perlahan dokter Leo mulai termenung dengan setiap ucapan nona Laura tadi.


Dokter Leo sangat merasakan iba kepada nona Laura,namun dia tidak dapat berbuat apa - apa.


Bukan menjadi hal yang baik jika saat ini dokter Leo memberikan perhatian yang lebih kepada nona Laura meskipun perhatian tersebut hanya sebagai seorang sahabat.


Karena kondisi nona Laura yang masih belum stabil akan membuat dia semakin menderita ketika mengetahui dokter Leo hanya memperhatikan dirinya sebagai sahabat.


Dorrr terdengar suara dokter Lusi sengaja membuat kaget dokter Leo


"Hei pak dokter kenapa kau melamun sendirian di taman Rumah sakit ini? apa pak dokter yang satu ini terlalu kepikiran karena sebentar lagi akan berganti status hahaha"


Lusi duduk di samping dokter Leo, karena hari ini jadwal praktek Lusi sudah kosong namun saat Lusi akan beranjak pulang dia melihat dokter Leo sedang melamun sendirian di taman.


"Hahahaha Lusi, Lusi gadis cantik yang sudah aku anggap adik sendiri kakak mu ini sedang merenungkan betapa Tuhan itu begitu spesial menciptakan seorang wanita


Hah tumben pak dokter ada apakah gerangan kenapa tiba - tiba punya pikiran seperti itu?


Kau tau sesaat yang lalu aku habis melukai perasaan seorang wanita karena aku menolak cintanya ada rasa iba, kasian terhadap wanita tersebut,namun aku tidak dapat membohongi diriku jika memang aku tidak tertarik padanya dan hanya Kartika Wulandari saja yang berhasil masuk ke dalam hatiku


Hmmm sepertinya aku tau wanita yang dokter maksudkan,nona Laura yah wanita itu, wanita yang sudah dokter tolak tadi?


Hei sejak kapan kau bisa meramalkan dokter Lusi haha apa memang semua wanita ketika jatuh cinta akan bercerita kepada teman - temannya? tapi iya benar wanita tersebut adalah nona Laura, aku masih kasian terhadap nya namun aku tidak bisa berbuat apapun


Hmm sikap dokter Leo sudah benar dihadapannya. Dokter akan memberikan pengharapan yang palsu dan bagi seorang wanita itu akan sangat menyakitkan


Tapi dokter apakah dokter tidak pernah sadaf bahwa beberapa gadis ada yang terluka karena pernah mencintai dokter namun cinta nya tak terbalaskan?


Hah maksudnya bukan hanya nona Laura saja yang pernah mencintai ku? katakan siapa lagi gadis yang mencintaiku saat ini sehingga aku bisa lebih menjaga sikap ku padanya


Pria yang saat ini sangat mencintai gadis tersebut meskipun pria itu tau kalau gadis itu pernah mencintai dokter di masa yang lalu, dan gadis yang dulu pernah mencintai dokter, terluka karena cintanya namun pada akhirnya menemukan cinta sejatinya saat ini gadis tersebut berada disamping dokter Leo"


Dokter Leo yang mendengarkan ucapan dokter Lusi menatap dokter Lusi dengan sangat tajam.


"Hei kau pernah mencintai ku dalam diam juga? astaga Lusi maafkan aku yang baru menyadari nya sejak kapan itu terjadi Lusi?


Hmm sudah sejak sangat lama dokter, sejak dokter bekerja sebagai pengawal dari papa sejak aku pertama kali bertemu dengan dokter aku lansung jatuh cinta


Namun saat itu aku melihat dokter begitu dingin terhadap setiap wanita yang berdiri dihadapan dokter


Namun sejak aku ingin diperlakukan sebagai seorang adik baru dokter mau dekat denganku.


Namun sekarang dokter tidak perlu khawatir aku sudah menemukan cinta sejati ku


Ku bersyukur pernah mencintai dokter Leo dalam diam, jika itu tidak terjadi mungkin saat ini aku tidak akan bertemu cinta sejati ku yaitu dokter Rian


Hahahaha Lusi, Lusi dari dulu kamu memang memiliki pemikiran yang dewasa


Coba ceritakan padaku bagaimana cara mu mencintai ku dalam diam"


Dan pada akhirnya dokter Lusi menceritakan segalanya kepada dokter Leo termasuk saat Lusi mabuk karena patah hati dan pada akhirnya mengalami cinta satu malam dengan dokter Rian atau saat Lusi menangis meninggalkan pesta dansa karena melihat dokter Leo berciuman didalam taman.


"Dokter anda tidak perlu khawatir akan perasaan nona Laura saat ini, sedih itu sudah sangat pasti apalagi dia tau laki-laki yang dicintainya sebentar lagi akan menikah, namun perasaan itu lama-lama akan hilang dengan sendirinya waktu yang akan menyembuhkan perasaan nona Laura


Nona Laura adalah gadis yang baik percayalah suatu saat akan ada cinta sejati yang menghampiri nya sama seperti kisah ku yang sudah aku ceritakan kepada dokter"


Dokter Leo memandangi Lusi.