
Leo terus membaca setiap berkas yang di berikan oleh tuan Bratayudha, sesekali tangannya mengepal dan raut wajah nya terus berubah.
Tuan Bratayudha yang tau betul siapa anaknya dan saat ini posisi tuan Bratayudha sedang berada di depan Leo, tuan Bratayudha hanya sesekali tersenyum memperhatikan anaknya tersebut
"Brakkk! kurang ajar, tidak akan kumaafkan pelaku pemerkosa ini"
Leo memukul meja kerja tuan Bratayudha wajahnya merah menahan kemarahan.
"Putra ku kumohon tenang lah, jika kau benar - benar mencintai nona Kartika musuh yang kau hadapi saat ini bukanlah musuh yang sembarangan.
Aku mengenal baik siapa itu Dirga dan tujuan dia melakukan ini semuanya, aku juga mengenal baik Yudha Prasetya ayah dari nona Kartika.
Saat ini nama Yudha Prasetya masih di cari oleh jaringan mafia internasional karena mereka menganggap Yudha bisa membahayakan organisasi,namun tidak seorang pun dapat menemukan Yudha, sehingga pada ahkirnya beberapa mafia menggabungkan diri di dalam pimpinan Dirga dan bekerja sama untuk mencari kelemahan Yudha dan mereka berhasil menemukan putri kesayangan Yudha yaitu Kartika.
Mereka menyuruh anak buah mereka untuk memperkosa nona Kartika dan diakhir pemerkosaan tersebut mereka memasangkan alat pelacak ke dalam tubuh nona Kartika, besar kemungkinan alat pelacak itu di pasangankan saat mereka membuat nona Kartika tidak sadarkan diri.
Dan alat pelacak tersebut dulu sangat terkenal di kalangan para mafia Yudha Prasetya lah yang menciptakan alat pelacak tersebut untuk membantu tugas penyelundupan narkoba internasional, namun saat Yudha sudah pensiun dan berbalik membantu para aparat kepolisian untuk memerangi dunia hitam, sebagian alat pelacak tersebut sampai saat ini masih belum ditemukan kembali keberadaannya
Jadi Papa mencurigai bahwa Kartika saat ini sedang di pasang alat pelacak yang sama?
Iya Putra ku,dan yang bisa melumpuhkan alat pelacak tersebut hanyalah Yudha Prasetya sang pembuat utama
Itu sebabnya papa meminta Kartika pergi ke negara L untuk sementara waktu sampai Jessica dan Ronald yang saat ini keberadaan nya di Las Vegas bisa menemukan keberadaan Yudha Prasetya.
Karena setiap kegiatan apapun atau setiap percakapan apapun akan bisa dilihat oleh musuh karena alat itu masih terpasang di tubuh Kartika.
Nah anak ku sekarang kau pasti sudah bisa mengerti semua rencana papa, gunakan kekuatan dari keluarga Bratayudha untuk bisa melawan para mafia tersebut karena hanya dengan kekuatan yang seimbang mereka bisa di lawan.
Untuk sementara biarkan nona Kartika berada di negara L, papa sudah menempatkan banyak pengawal untuknya.
Tunggu sampai situasi aman baru kita bawa masuk lagi Nona Kartika.
Dan karena saat ini kau sudah kembali maka papa akan menyerahkan segala bisnis papa di kota S ini ke dalam tanganmu.
Esok papa akan kembali ke negara H karena masih banyak perusahaan yang harus papa urus.
Ini papa berikan kamu segala fasilitas sebagai tuan muda Bratayudha, dan Leo kuharap engkau tidak menolaknya, lakukan semua ini dengan orang kau cintai.
Papa sudah menyelidiki segala sesuatunya tentang nona Kartika, dia tidak memiliki kelainan seksual, namun itu semua terjadi akibat trauma pemerkosaan yang dilakukan oleh anak buah Dirga.
Leo sangat terharu mendengarkan setiap kata - kata tuan Bratayudha dia bangkit dari kursi dan memeluk tuan Bratayudha.
"Terima kasih papa, Leo berjanji tidak akan mengecewakan papa
Haha sudahlah Leo watak mu itu adalah duplikat nya papa, jadi papa sangat tau apa yang kau rasakan mulai besok kembalilah praktek di rumah sakit Negara S ini, jadilah CEO di sana dan urus lah Rumah Sakit itu dengan benar"
Malam hari itu Leo mulai memikirkan rencana apa saja yang akan di lakukan setelah mengetahui semuanya.
RUMAH SAKIT NEGARA S
Keesokan harinya Leo datang ke Rumah Sakit dengan di dampingin oleh banyak pengawal dan semua orang yang bekerja di sana melihat ke datangan Leo.
"Selamat pagi dokter Leo, saya Laura sekretaris tuan Bratayudha yang di tempat kan di Rumah Sakit ini, mari saya antarkan ke ruang direksi untuk memperkenalkan diri lebih lagi"
Leo mengangguk dan mengikuti nona Laura menuju ruang direksi tersebut.
Rumah Sakit Negara S adalah Rumah Sakit yang paling terkenal kualitas pengobatan nya selain itu Rumah Sakit Negara S juga banyak memberikan keringanan terhadap para pasien yang tidak mampu, selama ini dokter Leo praktek sebagai dokter Psikiater di Rumah Sakit tersebut, namun tidak ada yang pernah tau bahwa dokter Leo adalah putra dari tuan Bratayudha pemilik Rumah Sakit Negara S.
"Selamat pagi semuanya saya Laura sekretaris dari tuan Bratayudha ingin memperkenalkan Presiden Direktur kita yang baru dokter Leo Chandra putra dari tuan Bratayudha"
Mata semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut lansung tertuju pada dokter Leo, selama ini mereka mengenal dokter Leo hanya lah sebagai salah satu dokter yang bekerja di dalam Rumah Sakit tersebut, namun saat ini dokter Leo berdiri di hadapan mereka sebagai pimpinan mereka yang baru dan semua orang di sana juga baru mengetahui bahwa dokter Leo adalah putra dari tuan Bratayudha.
Semua orang bertepuk tangan dengan perkenalkan tersebut dan mendengarkan setiap presentasi dari dokter Leo
"Baiklah untuk rapat hari ini cukup sampai di sini silahkan kembali bekerja pada tempatnya masing - masing, terima kasih karena kalian tetap setia bekerja pada Rumah Sakit ini baik sebagai tenaga medis ataupun pekerjaan yang lainnya, saya pun akan kembali ke ruang praktek saya dan tetap akan menjadi dokter Psikiater dan melayani masyarakat "
Semua orang meninggalkan ruang rapat tersebut dokter Leo segera bergegas menemui dokter Sinta, dokter yang di tunjuk untuk menangani trauma pemerkosaan Kartika.
"Dokter Sinta maaf mengganggu, aku ingin menanyakan laporan kesehatan terahkir nona Kartika
Sama sekali tidak mengganggu dokter Leo, untuk kesehatan nona Kartika sudah sangat lebih baik sebelum nona Kartika pergi, tuan Bratayudha meminta kami untuk memeriksa kesehatan psikis nona Kartika dan hasilnya sudah mendekati normal, nona Kartika bukanlah gadis yang memiliki kelainan seksual, namun nona Kartika mengalami trauma berat akibat pemerkosaan tersebut terhadap dirinya, saat ini tuan Bratayudha sudah menugaskan dokter Anita untuk menemani nona Kartika dan menjadi dokter pribadinya,segala laporan kesehatan nona Kartika akan tetap dikirimkan ke Rumah Sakit ini
Baik dokter Sinta terima kasih untuk segala sesuatunya
Tidak perlu dokter Leo, berterima Kasih lah kepada tuan Bratayudha karena beliaulah yang mengatur ini semuanya, tuan Bratayudha juga seorang dokter yang hebat sama seperti anda jadi sudah pasti beliau akan sangat berhati - hati terhadap pemeriksaan kesehatan seorang pasien"
Leo meninggalkan ruangan dokter Sinta dengan hati yang sangat tenang, setidaknya meskipun saat ini dia belum bisa bertemu dengan Kartika, namun Leo tau bahwa Kartika berada di tempat yang aman.