The Story Of Self Harm.

The Story Of Self Harm.
KITA MENIKAH



Setelah dokter Leo menghubungi Laura entah kenapa dia ingin sekali berdiskusi masalah ini kepada sang ayah tuan Bratayudha, perlahan dokter Leo mengetuk ruang kerja tuan Bratayudha.


Tok, tok, tok "pa boleh Leo masuk ke dalam?"


Tuan Bratayudha yang melihat ke datangan anaknya segera menghentikan semua pekerjaan yang sedang di lakukan nya.


"Leo anak ku masuk lah nak, apa ada yang ingin kau bicarakan pada papa?


Pa besok Leo akan berangkat ke negara L untuk bertemu dengan Kartika, beberapa saat yang lalu tuan Yudha sudah memberitahukan tentang alat pelacak yang berada di dalam tubuh Kartika


Lalu apa masalah mu Leo? bukankah ini hal yang bagus dengan Yudha memberitahukan lebih lagi tentang alat pelacak tersebut membuat kita semakin mudah untuk bisa menolong Kartika


Iya pa namun ada sedikit masalah dalam bagaimana cara mengambil alat pelacak tersebut "


Dan pada akhirnya dokter Leo perlahan - lahan mulai menerangkan kepada tuan Bratayudha hal apa saja yang sampai saat ini masih membuatnya menjadi bimbang untuk melakukan itu,sesekali tuan Bratayudha menganggukan kepalanya tanda beliau mengerti apa yang menjadi dilema anak nya saat ini, namun sesekali tuan Bratayudha juga tersenyum dengan anak nya.


"Leo anak ku papa mengerti dilema yang menjelajahi hati mu, sebagai sesama pria tentu merupakan hal yang sedikit agak sulit, namun ada satu cara untuk kau bisa tetap melakukan nya tanpa memiliki perasaan bersalah kepada Kartika


Bagaimana caranya pa?


Cara nya nikahi dia nak, datanglah pada nya bukan sebagai seorang dokter Leo atau sebagai kekasihnya, namun datanglah kepada nya sebagai seorang suami yang hendak menyelamatkan istri yang dicintai nya"


Mendengar ucapan ayahnya tuan Bratayudha, dokter Leo tersentak kaget, dia sama sekali tidak memikirkan cara itu entah karena masalah yang datang bertubi - tubi sehingga dia lupa dengan kata pernikahan, atau dia terlalu takut jikalau Kartika tidak mau untuk menerima dirinya.


"Tapi pa apakah Kartika menerima? lalu apakah ini tidak terlalu memiliki resiko? jika ada nya pernikahan maka akan memunculkan pihak publik lebih banyak


Leo papa mengerti kekhawatiran mu, namun harua kau ingat dengan adanya pernikahan dan kita berani mengumumkan di depan publik serta memberikan informasi jika tuan Yudha Prasetya masih hidup maka kita akan memancing kelompok Dirga untuk muncul dan dengan begitu kita bisa mulai menyerang mereka, untuk masalah pengamanan serahkan pada papa mu ini, tugas mu yang paling utama saat ini adalah melindungi Kartika calon menantu papa"


Leo hanya bisa memeluk tuan Bratayudha dan mengucapkan terima kasih untuk setiap saran yang sudah di berikan, karena saran tersebut benar - benar masuk akal dan dokter Leo akan mengikuti semua saran itu


Saat itu juga dokter Leo kembali menghubungi Laura untuk menunda penerbangan besok, karena dokter Leo akan menyiapkan pernikahan nya yang sangat sederhana.


Tak lupa dokter Leo menghadap kembali kepada tuan Yudha Prasetya dan meminta sarannya dan tuan Yudha sama sekali tak keberatan jika Leo lansung menikahi Kartika.


Dan ketika mereka sampai di rumah utama, Dion yang melihat tuan Yudha Prasetya segera berlari dan memeluk nya, karena sudah sangat lama Dion tidak berjumpa dengan ayahnya tersebut.


Ketika mereka sudah menyelesaikan saling melepaskan rindu dokter Leo mengajak semua sahabat nya untuk masuk ke ruang kerjanya dan menceritakan segala keinginannya untuk menikahi Kartika.


"Hei kau Leo ternyata dirimu yang akan menikahi adik ku Kartika dengan senang hati aku sangat merestui nya"


Dion memukul bahu dokter Leo tanda bahwa dia setuju dengan rencana pernikahan dokter Leo


"Benar Leo kami sangat setuju dengan rencana mu sebagai sesama wanita kita pasti tau perasaan Kartika, setiap wanita akan lebih nyaman melakukan sentuhan ketika mereka sudah memiliki ikatan dengan pria yang dicintainya"


Ucapan yang Lusi keluarkan membuat Dion dan dokter Rian agak sedikit tertunduk dan merasa bersalah bagaimana pun mereka berdua pernah mencoba memaksa wanita untuk melakukan hubungan badan sebelum ada nya sebuah ikatan.


"Aku setuju dengan Dion,Leo jangan khawatir dengan masalah keamanan kalian percaya kepada kami para aparat kepolisian, yang perlu engkau lakukan sekarang adalah bagaimana caranya memberitahukan rencana ini kepada Kartika tanpa pihak musuh mengetahui nya, jadi kau bisa melangsungkan pernikahan mu dengan lancar


Betul kata Rian,Leo pihak musuh pasti akan mencari cara untuk kau tidak melepaskan alat itu"


Setiap orang yang berada di dalam ruangan itu hampir memberikan masukan yang sama dan mereka semua mendukung keputusan dokter Leo


"Baiklah terima kasih kalian masih tetap mendukung setiap keputusan ku, aku akan memberitahukan rencana ku ini kepada Kartika melalui perantara dokter pribadinya disana yaitu dokter Anita


Aku akan menitipkan sebuah surat kepada dokter anita dan disitu akan aku tuliskan dengan judul resep yang spesial"


Dan pada akhirnya semua orang yang berada di ruangan tersebut setuju, mereka bergegas pulang dari kediaman tuan Bratayudha untuk melanjutkan kegiatan nya masing - masing


Sementara dokter Leo lansung mengambil pena dan secarik kertas menuliskan tentang betapa dia merindukan Kartika dan tentang rencana nya untuk menikah dengan Kartika, kedatangan nya ke Negara L nanti sekaligus untuk acara pernikahan mereka.


Didalam surat tersebut Leo juga menceritakan bahwa dirinya sudah bertemu dengan ayah yang sangat di cintai nya, dan saat ini tuan Yudha Prasetya sudah aman bersamanya serta tidak lupa Leo menjelaskan tentang alat pelacak yang berada di dalam tubuh Kartika.


Setelah surat itu selesai, Leo meminta Laura datang ke rumah mengambil surat tersebut dan segera mengirimkan nya ke dokter Anita.