
Keesokan hari tepatnya pada jam istirahat lagi dan lagi Rania serta teman-temannya ke kantin
untuk membeli makanan setelah itu mereka langsung kembali ke kelas, saking pengen banget lihat kak David nya Rania dan Melmel makan dengan sangat terburu-buru. Setelah makan selesai Raisa,Tuti,Ekaau mengajak Rania,Afe dan Melmel untuk traveling, tetapi mereka bertiga menolaknya karena Rania dan Melmel biasa lihat kak David dari depan kelas VII.4. “Ya udah kalau gak mau ikut.” Ujar mereka bertiga, keluar meninggalkan kelas.
“Mel ayook cepet, kita ke VII.4, Ayook Fee ikuut.” Ajak Rania.
“Ayok.”
“Gak ah, Ran aku mau di kelas aja.” Jawab Afe.
“Yakin gak mau ikut?.”
“Gak ah mager.”
Afe salah satu sahabat mereka yang sangat amat mageran.
“Ya udah deh aku sama Melmel keluar yaa, bye Afe.”
Setelah Rania dan Melmel didepan kelas VII.4, mereka berdua hanya fokus untuk melihat kelas kak David yang di lantai 4. Disitu mereka berdua heboh sekali karena menunggu kak David yang akan keluar dari kelas. Seketika ada Raisa,Tuti,Ekaau yang menghampiri Rania dan Melmel untuk mengajak traveling.
“Ayok lah ikut kita.” Ajak Raisa.
“Gak ah males...capek tau.” Jawab Rania dan Melmel.
“Yakin gak mau ikut?, bosen tau nungguin kak David disini, mending kita keliling aja, kali
aja ketemu.” Tanya Tuti sambil tertawa.
Dan akhirnya mereka berdua menyetujui ajakan mereka bertiga.
“Yah gimana nih Mel, ikut gak?.” Tanya Rania.
“Ya udah lah Ran ayok sekali-sekali.”
Semenjak dari situlah Rania dan Melmel, memiliki hobby baru yaitu traveling alias keliling sekolah, karena memang menyenangkan, mereka bisa melihat banyaknya cowok ganteng yang berada di
sekolah. Dan akhirnya mereka berlima dijuluki sebagai Pemburu cogan, tetapi mereka hanya fokus ke cogan yang satu itu yaitu kak David. Mereka selalu merencanakan bagaimana caranya agar bisa foto bareng dengan kak David. Pada Selasa,6 Maret 2018, cuaca sedang mendung dan turun hujan gerimis, mereka berfikiran. “Lah kalau hujan kayak gini berarti kak David pulangnya nanti dong tunggu hujan nya berhenti.”
“Lah berarti bagus dong, kita bisa ajak foto bareng dulu.” Ujar Raisa.
Ketika bell pulang sekolah berbunyi mereka segera keluar kelas dan melihat ke arah kelas kak David, untuk memastikan kak David sudah pulang atau belumnya. Ketika mereka melihat ke arah kelas kak
David, ada kak David di depan kelas nya yang sedang menunggu hujan berhenti. “Ehh itu kak David!!.” Jerit Rania.
“Foto Ran!, itu dia lagi ganteng banget.” Ucap Raisa dan Melmel.
Setelah Rania foto kak David dari lantai 2 dia turun dari lantai 4 ke bawah, sesampainya dibawah dia serta teman-temannya masih menunggu hujan yang belum berhenti di depan kelas VII.5. Dan anehnya Rania,Raisa
serta Melmel berpencar.
karena malu...Melmel berdiri di depan kelas VII.4, Sedangkan Rania dan Raisa di depan kelas VIII.1 Berhubung kelas VII.5 dan kelas VIII.1 yang bersampingan, itulah kesempatan mereka berdua untuk mengajak kak David foto.
“Ayok Ran, ajak kak David foto.” Ajak Raisa.
“Lah ayok, siapa takut.” Jawab Rania.
Dengan sangat percaya dirinya dia pun menghampiri kak David.
“Iyaaa.” Jawab kak David dengan tersenyum.
Dan mereka berdua terkejut karena baru pertama kali mereka panggil kak David dan di jawab “iya” karena sebelumnya kak David kalau mereka panggil hanya terdiam senyum atau menolehkan kepala saja.
“Kak David...aku boleh minta foto bareng gak?.” Ujar Rania Sambil menggenggam erat
tangan Raisa karena dia malu dengan teman-temannya kak David yang sedang
meledek mereka berdua, karena ingin minta foto dengan kak David.
“Aku gak suka foto de.” Jawab kak David.
“kak please! kak! Sekali ajaa, pake handphone aku nih kak.” Ucap Rania sambil memohon kepada kak David dan melepas tangan Raisa.
“Beneran deh de...aku gak suka foto.” Jawab kak David.
“Yeh David diajakin foto juga tuh.” Cibir teman kak David.
“Gue gak suka foto.”
“Ya udah deh kak, gpp.”
Dan setelah itu Rania langsung lari ke kelas sambil berjerit menyebut nama Afe. “AFEEE!!.” Dengan meninggalkan Melmel dan Raisa.
“Gaeess! Tadi gue ngobrol sama kak David di depan kelas VII.5, Ih demi apapun gue seneng
banget sii.” Jerit Rania.
“idih bohong banget, gak percaya gue mah.” Ujar Devita dan Agy.
Lalu Raisa dan Melmel datang ke kelas. “Lu mah kok ninggalin si?.“ Tanya Raisa.
“Tau dih si Rania yaa.” Jawab Melmel.
“Lahh gue dah keburu salting yaa tadi, maka dari itu gue kabur, lah kalian katanya mau
ikutan ngomong...tapi kok malah berpencar, lu juga saa katanya lu mau ikutan ngomong.” Ketus Rania.
“Gue malu Ran beneran dah, banyak temen-temennya kak David ya disitu udah gitu kita
diledekin lagi.” Jawab Raisa.
“Ya ampun saa selow aja kali kita kan Cuma minta foto doang gak yang lain.”
“Ran!! Itu lihaat kak David baru mau turun dari tangga.” Ujar Raisa.
“Mana-mana? Kejar saa!!.”
“Ran, tunggu...ayok minta foto sama kak David diparkiran.” Ujar Agy.
“Emangnya berani?.”
“Iyaa nanti aku yang minta deh.”