THE STORY OF MIRUGAN

THE STORY OF MIRUGAN
#3.Chatting Dengan Temannya.



Keesokan harinya pada pukul 06.15 Pagi, Devita mengajak Rania ke kantin, awalnya memang Rania


menolak ajakan Devita, tetapi setelah dipikir-pikir dari pada Rania sendirian di kelas, karena belum pada datang. Lebih baik Rania mengikuti ajakan Devita ke kantin. Setelah sesampai di kantin...


“Ran! Itu ada kak David.” Ujar Devita.


“Manaa? Mana?!.” Jawab Rania, tengok-tengok.


    Rania menolehkan kepalanya ke arah kanan, dan kak David lewat persis disamping Rania dengan


membawa nasi bungkus yang dia beli di kantin.


“Ituu! Kak David.” Ujar Rania sambil mendorong-dorong Devita.


“Ihh Rania, apasii lebay banget.” Ujar Devita menertawakan Rania karena melihat tingkah


laku temannya itu.


“Plis lah Dev! Itu ganteng banget gak bohong.”


“Iya deh terserah lu.”


  Setelah selesai membeli jajanan kami pun ke kelas, sesampai di kelas  Rania langsung


teriak karena melihat Afe dan Raisa yang sudah datang.


“Feee! Saaa! Tadi aku ketemu kak David di Kantin, ganteng banget beneran dah.”


“Lagi ngapain dia?.” Tanya Afe.


“Itu fee, dia lagi beli nasi bungkus.” Jawab Rania.


“Iya apa? Gak ngajak lu yeh.” Ucap Raisa.


“Lu aja lama datengnya.”


  Setelah jam ke empat pelajaran selesai Kring!! (bell istirahat pun berbunyi) lalu Rania serta temannya ke kantin untuk membeli makanan dan disana mereka langsung mencari-cari kak David. “ehh kak David mana ya?.” Tanya Rania dan Raisa.


  Dan mereka berfikir kak David, tidak ke kantin...mungkin karena tadi pagi sudah membeli nasi bungkus. Hari terus berganti dan Rania serta teman-temannya semakin-makin gemar dengan si kak David, karena menurut  mereka, kak David itu semakin lama semakin ganteng dan bukan hanya mereka yang mengakui kalau kak David ganteng...tetapi 85% cewek di sekolah Rania mereka mengakui bahwa kak David itu memang tampan. Setelah


dua Bulan kemudian pada awal bulan Maret  mereka selalu merencanakan untuk foto bareng dengan kak David, tetapi mereka masih bingung bagaimana cara mengajaknya. Dan Akhirnya mereka meminta tolong dengan teman mereka yaitu Fida, dan kebetulan sedang jam kosong.


“Fidaaa, punya nomernya kak Farel gak?.” Tanya Rania.


“Punya kenapa emang Ran?.” Jawab Fida.


 Dan  mereka pun langsung minta nomer kak Farel ke Fida, dan fida pun bertanya kepada mereka. “Emang mau ngapain Ran, minta nomer kak Farel.”


“Itu fid...kita mau minta Vidio call an sama kak David hehe, mau gak?.” Jawab Rania.


“Lahh, serius? Kak David yang ganteng banget itu kan?.” Tanya Fida terkejut.


“Iyaaa fiid.”


“Ya udah cepetan! Aku mauu.” Jawab fida, bersemangat.


 Setelah mereka mendapatkan nomer kak Farel, mereka langsung mengirim pesan lewat  ‘WhatsApp’


dengan kata-kata...


“Kak Farel.”


 Dan tidak lama kemudian dia membalas pesan yang dikirimkan mereka.


“Kenapa?, maaf ini siapa ya?.”  Balas kak Farel.


   Setelah pesan itu di balas...


“Fidaaa, di balas fid.” Ujar Rania dan Raisa heboh.


“Hah?! Serius? Balas apa dia?.”


“Dia nanya ini siapa, terus kita balas apa lagi?.”


“Udah balas aja pakai nama aku.” Ujar Fida.


“Ini aku kak, Fida anak SMP kelas 83.”


“Ohh, Fida.”


“Kak...boleh minta Vidio call an gak sama kak David gak? hehe.”   Tanya mereka.


“Nanti ya gue tanya dulu sama David nya.”  Balas kak Farel.


Akhirnya kak Farel memberikan handphone nya ke kak David dan yang membalas pesan dari mereka


yaitu kak david.


“Mau ngapain Vidio call an wkwk–David.”   Balas kak David.


  Mereka bertiga (Rania,Raisa,Fida) yang mengetahui kalau ternyata yang membalas pesan tersebut


yaitu kak David, mereka langsung berjingkrakan dan teriak-teriak gak jelas.


“AFEE!! Dibalas kak David fee!!.” Jerit Rania heboh karena pesannya di balas kak David.


“Lah? Emang kamu punya nomernya?.” Tanya Afe.


“Ngga, aku chat pakai nomer kak Farel.”


“Ohh.”


“Udah Ran cepet balas lagi.” Ucap Raisa.


  Rania pun langsung membalas pesan dari kak David.


“Aku mau lihat kak David aja hehe.”  Balas Rania.


“Belajar dulu sana wkwk, gue juga lagi belajar –David.”   Balas kak David.


 ketika dia membalas seperti itu mereka bertiga langsung berjerit gak jelas, karena kak David membalas pesan seperti itu.


“Yaah, ayok kak sekali ajaa plis.”   Balas Raisa.


“Kapan-kapan yaa wkwk –David.”


“Iya kak gpp, kak David punya WhatsApp gak?.”   Tanya Fida.


“Gak punya.”  Balas kak David.


“Yah, Kak David boleh minta foto bareng gak?.”   Balas mereka.


    Dan setelah mereka mengirim pesan tersebut dia langsung off.


“Ihh, kok off si.” Ujar Rania kesal.


“Lah iyayaa, mungkin dia lagi belajar Ran, kan udah mau pulang juga.” Jawab Raisa.


 Kring!!(bell pulang sekolah SMP berbunyi) dan kami pun keluar kelas dan tiba-tiba! Ada balasan pesan dari kak David.


“Foto bareng buat apa? wkwk.”   Tanya kak David.


   Dan setelah dia membalas mereka bertiga berjingkrakan kegirangan.


“Buat di simpen aja kak, kita ngefans banget sama kakak hehe.”


 Setelah itu dia kembali off, dan setelah Rania sampai di rumah dia membalas lagi.


“Ohh.”


“Iyaa haha, ini kak David?.”   Tanya Rania heboh.


“Ini Farel, David nya udah pulang tadi.”


Dan yang membalas pesan tersebut adalah kak Farel karena kak David sudah pulang ke rumah.


“Ohh. Bay the way makasih ya kak udah mau pinjamin handphone nya ke kak David hehe.


“Iya sama-sama de.”