
^^^Ini yang terakhir untuk minggu ini ^^^
...Kemarin BTS abis ngeluarin lagu baru ...
...Jangan lupa streaming ya...
...Jangan lupa vote and coment...
...Happy Reading All...
...*...
...*...
...*...
“bi-bisakah kalian berhenti menatapku seperti itu “ ucap arga gugup
“kalian menatapku seolah serigala yang siap menyantap hasil buruannya “ tambah arga lagi.
“makanya tunjukan sekarang”desak arleta.
“tapi janji jangan ketawa “ ucap arga nyerah.
“iya ,iya janji”ucap mereka bertiga.
“janji lo jangan bohong” ucap arga memastikan.
“iya!!!!” ucap mereka bertiga jengkel.
Lalu arga berjalan menuju tempat dia menyembunyikan suratnya , surat itu ia simpan ditempat tersembunyi yang memiliki keamanan yang hanya bisa dibuka dengana iris mata pemiliknya. Mereka bertiga terkejut karena ada tempat tersembunyi di ruangan tersembunyi itu . dirga biasa saja tidak terlalu terkejut karena dia tau pasti ada tempat yang lebih tersembunyi dari ini, arleta dan david lebih terkejut karena mereka benar-benar baru megetahuinya , disini david paling terkejut bayangkan saja selama dia bekerja disini dia ngga tau ada tempat itu , sekarang dia merasa dikhianati.
“yak bos! Sekarang aku merasa dikhianati ! kenapa aku tidak tau kalo ada tempat itu !” ucap david kesal sungguh dia yang paling setia tapi dia ga pernah diberitahu ada tempat itu.
Arga menoleh dan memandang david dengan tatapan heran dan bertanya .” ada apa ?kenapa kau merasa dikhianati? Perasaan aku tidak melakukan hal-hal yang membuatmu merasa terkhianati ?” arga berucap tanpa dosa.
“huh” david membuang nafas kesal. Arga menoleh pada anak-anaknya seolah bertanya aku ada salah dan dijawab anak-anaknya dengan mengangkat bahu seolah menjawab aku gak tau.
Dirga mengulurkan tangannya meminta kertas yang dipegang arga “ ayah sini aku mau lihat” ucap dirga.
“aku yang baca “ pinta arleta , dirga menyerahka suratnya pada arleta .
“baca yang keras agar aku bisa dengar” pinta david.
“jangan baca keras baca sendiri-sendiri” perintah arga tegas tapi tidak didengarkan oleh mereka bertiga itu membuat arga jengkel.
“baiklah sekarang saya arleta adiwijaya akan membacakan surat yang diberikan ibu nara winata kepada arga adiwijaya mari dengarkan” ucap arleta mengoda ayahnya.
“ Dear laki-laki berengsek bajingan keparat sialan tak tahu malu”
“ppffttt hahahahha.....”mereka tertawa puas openingnya aja udah mengerikan.
“sudah kubilang jangan ketawa” ucap arga kesal.
“Dasar bajingan kau sudah mengambil keperawananku aku bukan jalangmu aku bukan seperti wanita diluar sana aku tidak menginginkan uangmu maaf aku bukan pemuas nafsu “
“wah sakit nggak tuh” ledek david yang semakin membuat arga kesal.
“Aku kasih kamu uang sebagai tanda terimakasih ku karena telah menemaniku semalam dan tutup mulutmu. Anggap aja semalam kita tidak melakukan apa-apa lupakan semalam kita sampai sini anggap saja sudah berakhir jangan mencariku”
“harga dirinya jatuhnya kerasa sampai sini” tambah dirga .
“nak, mulutmu pedas juga sampai membuat ayah ingin menenggelamkan diri dipalung mariana” ucap arga kesal ditingkat tertinggi.
“Dasar cowok bajingan
Dari gadis yang sudah hilang keperawanannya karena dirimu “
“ uh skat mat ngak tuh” tambah aleta diakhir.
“(Nr_Wnt) ingat jangan mencariku” tutup arleta.
“ayah Nr-Wnt siapa? Ibukah?” tanya arleta.
Arga yang tadinya ke sal langsung berubah jadi serius “menurutku sih iya “ ucap arga
“udah gitu ceritanya ?” tanya dirga.
“ setelahnya aku nyari tapi gak ketemu kamera cctv udah dirusak dan diganti kamera palsu “jawab arga.
“terus sekarang apa yang harus diselesaikan” tanya david.
“baik kita selesaikan masalahnya nara dulu , jadi sampai mana ibumu dapat informasi dan kapan artikelnya akan diterbitkan”
“ibu sudah menemukan penyebab laura bisa mudah mendapatka kontrak sebenarnya sudah semua tapi tinggal diberikan kepada pimpinan redaksi dan diterbitkan tapi masalahnya nanti star grup akan mendapat masalah, nah makanya ibu belum menerbitkan atikelnya karena takut nanti akan banyak masalah , jadi ayah bisa membantu ibu agar ibu nggak dapat masalah ? dan juga perusahaan ayah tidak terkena skandal?” jelas Dirga.
“ tenang saja tinggal terbitkan jangan cemaskan masalah perusahaan” jawab arga tanpa berpikir.
“hei!!kau seenaknya ngomong gitu, aku yang repot kau mah tinggal perintah” protes david .
“jadi gimana ?” tanya dirga.
“ayah kenapa gak adain konferansi pers?” arleta memberikan saran.
“apa yang harus kukatakan nanti”
Hening mereka sibuk memikirkan cara gimana caranya kedua belah pihak agar tidak terlibat dalam masalah. Arga berpikir jika dia bisa membantu nara agar tidak terlibat masalah maka nara akan mau bersamanya ,hanya itu yang dia pikirkan. david berpikir keras apa yang harus dia lakukan untuk membantu bosnya dan perusahaan .arleta masih berpikir tenang konferansi pers.sementara dirga dia mencoba mengingat sesuatu , dia merasa aneh ada yang harus dikatakan tapi belum dia katakan .
Setelah berupaya mengingat akhirnya dia mengingat sesuatu. Dirga melihat tiga manusia yang ada didepannya yang terlihat sedang berpikir keras, tanpa hati nurani dia menggebrak meja .
BRAK!!!
“oh may god!!!!aaaku masih hidup” teriak david
“shit!! Oh dear!!!wanna die”umpat arga.
“aigo kamchagiya “ arleta reflek ngomong bahasa korea. “aishhhh yak ka kaget tau” teriak arleta lagi membentak dirga .
Sementara pelakunya bingung apa yang salah dengannya perasaan dia hanya menggebrak meja tidak keras kok . ya menurutmu tidak keras tapikan bagi mereka itu sangat mengagetkan dasar sifatmu turunan dari arga.
“aku hanya memukul meja denga pelan kenapa reaksi kalian berlebihan seperti itu” tanggap diga heran.
“yak ka pelan darimana keras gitu dibilang pelan ,gimana tadi kalo jantungan”protes arleta.
“are you crazy? Mana ada kaya gitu bisa jantungan, apa kau sudah tua?” jawab dirga datar.
“yak aku masih muda , where is your brain? Bagaimana bisa aku yang masih sangat imut ini kau sebut tua “ arleta kesal, arga dan david masih menenangkan diri tidak memedulikan pertengkaran dua kakak beradik itu.
“aku tidak menyebutmu tua“diraga datar.
“yak tadi kakak bilang ‘apa kau sudah tua’ ke aku tadi kakak bilang begitu” bentak arleta.
“aku hanya bertanya kenapa kau malah bereaksi begitu” dirga sudah mulai kesal.
“yak itu sama saja” arleta masih berbicara dengan berteriak .
“berhentilah berteriak , telingaku sakit” dirga berucap dengan nada yang sangat dingin dan mengintmidasi yang membuat arleta jadi kikuk. Sementara arga dan david sudah tersadar karena teriakan arleta.
“hei!hei!hei! ada apa ini ,nona muda kenapa kau berteriak kesal” ucap david.
“kakak bilang aku sudah tua” adu arleta.
“jangan menuduh tadi aku hanya bertanya “ jawab dirga.
‘lagian siapa suruh kau mengartikan seperti itu’ gumam dirga yang masih didengar arga.
“sudah!sudah kenapa bertengkar karena masalah kaya gini “ lerai arga .
“kenapa?” tanya arga mengabaikan arleta yang akan protes .
************************************************
Jangan lupa vote and coment
Terimakasih
Arga
Nara
Dirga
Arleta