THE PERFECT FAMILY

THE PERFECT FAMILY
WAWANCARA



...😁HAPPY READING ALL😁...


...jangan lupa like and comment kalo perlu follow sekalian...


Siangnya Nara dan Bora bersiap berangkat menuju Gariana Cafe. Mereka berangkat menggunakan mobil Nara. Mereka juga sudah membawa beberapa peralatan yang semalam mereka bicarakan.


" Kau sudah benar-benar menyiapkan pertanyaan untuk wawancara?" Tanya Nara.


" Sudah tapi sebagian aku ambil dari komentar fans Laura dan komentar netizen "


" Oh baguslah"


a


Lima belas menit kemudian mereka sampai di Gariana Cafe. Mereka memilih salah satu meja. Nara mengecek kembali teks wawancara sedangkan Bora sibuk memasang kamera tersembunyi pada pot bunga di samping meja sambil berbicara melalui earpiece dengan Dirga.


" Ini gimana? Sudah jelas atau mau dipindah lagi"


" Posisinya sudah pas kok"


Lalu Bora mematikan mematikan sambungan earpiece.


" Sudah selesai?" Tanya Nara.


" Sudah semua, tinggal pasang alat ini" Ucap Bora sambil menunjukan sebuah alat sadap.


" Kau akan pasangkan dimana?"


" Gimana kalau di kotak tisu?"


" Jangan, kalo ketahuan bahaya"


" Terus mau pasang dimana?" Tanya Bora.


" Di bawah meja" Jawab Nara.


" Hmm.. True" Ucap Bora menanggapi Nara


"Terus masangnya gimana?". Tanya Bora lagi.


" Pakai selotip lah"


"Emang ada?"


" Ada kok di mobil, ambil aja" Ucap Nara sambil menunjuk mobilnya.


Bora langsung pergi mengambil selotip. Setelah mengambilnya Bora langsung memasangkan alat sadap itu di bawah meja.


"Sudah?" Tanya Nara


" Sudah kok" Jawab Bora


Setelah itu hening tidak ada pembicaraan. Mereka sibuk dengan ponsel masing-masing.


*


*


*


Di depan gedung Suny Entertainment, dengan raut muka yang kesal Gavin sedang menunggu Laura. Sudah dua puluh menit dia menunggu Laura. Bagaimana tidak kesal tadi setelah sampai, dia langsung menghubungi Laura, Laura bilang lima menit lagi dia akan turun. Tapi sekarang apa?, sudah dua puluh menit dia masih belum turun juga. Siapa yang tidak kesal coba?. Sepuluh menit setelahnya Laura turun menghampiri Gavin.


" Maaf lama,tadi aku ada urusan sebentar dengan bosku"


" Lima menitnya kamu sama dengan setengah jamnya aku" Jawab Gavin ketus.


" Apaan,Setengah jam darimana orang cuma sepuluh menit kok"


" Terserah, cepet pakai sabuk pengamannya!"


Setelah itu Gavin langsung menjalankan mobilnya menuju Gariana Cafe dengan kecepatan di atas rata-rata. Sebenarnya dia sedikit khawatir dengan Nara karena mereka janjian pukul 13.30 dan sekarang pukul 14.00 ini sudah lewat setengah jam dari waktu yang dijanjikan.


*


*


*


Pukul 14.10 Gavin dan Laura sampai di Gariana Cafe. Mereka melihat sekeliling mencari Nara. Di pojok belakang ada seseorang yang melambai pada mereka. Gavin langsung membalas lambaiannya dan berjalan menuju meja itu.


"Maaf kami terlambat" Ucap Laura.


" Tidak apa-apa kami mengerti kok " Ucap Nara.


"Oh ya, dia Gavin Leon Anggara sepupuku" Ucap Laura memperkenalkan Gavin.


" Apa kau masih mengingatku?" Tanya Gavin pada Nara.


Nara tampak berpikir sejenak lalu " Aaa.. Kamu Leon temanku saat SMP ku dulu"


"Waah ternyata kamu masih mengingatku, How are you?"


"Oow I'm fine"


"Ternyata kalian saling mengenal" Sela Laura.


"Ya.. Dia temanku saat SMP dulu" Jawab Gavin.


"Perkenalkan dia Kim Bora rekan kerjaku"


" Halo" Sapa Bora.


" Halo " Sapa Laura dan Gavin.


" Apa kita langsung memulai wawancaranya?" Tanya Bora.


"Boleh" Jawab Laura.


"Baik kita mulai" Jawab Bora.


"Sebelumnya saya minta maaf, karena sebagian pertanyaan yang saya berikan diambil dari komentar fans dan beberapa komentar netizen." Ucap Nara.


"Oh.. Tidak apa-apa kok" Jawab Laura.


"Jika kamu tidak nyaman kamu bilang saja pada kami nanti kami ganti pertanyaan lain atau menyudahi wawancara" Ucap Nara.


"Baik" Jawab Laura.


" Selamat kamu telah mendapatkan kontrak dengan Star Group Company"


" Terimakasih "


"Bagaimana perasaanmu setelah memenangkan kontrak dengan Star Group Company sedangkan untuk seorang aktris perempuan sangat sulit untuk mendapatkan kontrak dengan perusahaan itu?" Tanya Nara.


"Oh.. Tentu saja sangat senang karena saya aktris perempuan pertama yang mendapat kontrak itu"


"Apakah itu sangat sulit?"


" Sulit tentu saja,Sebenarnya saya sudah mencoba mendapatkan kontrak selama tiga tahun dan tahun ini mungkin adalah tahun keberuntungan saya bisa mendapatkan kontrak"


"Selanjutnya pertanyaan dari fans, banyak yang bilang bahwa kamu memenangkan kontrak hanya dua hari satu malam?"


" Apakah rumor itu benar?"


"Tentu saja tidak" Jawab Laura sedikit gugup.


Nara yang menyadari kegugupan Laura tersenyum miring. Dalam hatinya, dia berkata 'Walaupun hanya sedikit aku bisa melihat kegugupanmu. Itu semakin membuatku curiga, kita lihat sampai mana kau akan berakting'


'Wah.. Dia sangat pandai berbohong ternyata, aku yakin Nara pasti melihatnya' batin Bora sambil tersenyum.


Lalu Bora dan Nara saling melirik dan tersenyum miring. Terus mereka fokus lagi ke wawancara.


" Berarti rumor itu salah?"


"Tentu saja salah " Jawab Laura masih gugup.


"Dari ketiga tahun itu persiapan apa yang biasa kamu lakukan?"


"Yang pertama adalah mental"


" Kenapa pertama harus mental?"


"Karena kita harus siap menerima penolakan dan juga komentar netizen"


"Yang kedua tentu saja kesehatan"


" Tentu saja kita harus sehat jika ingin melakukan aktivitas" Ucap Nara menanggapi.


" Benar sekali" Tambah Bora.


" Lalu yang ketiga adalah harus pandai merangkai kata-kata agar bisa meyakinkan pihak sana"


" Lalu apa yang kamu lakukan akhir-akhir ini? Apakah persiapan untuk kontrak?"


" Tentu saja saya melakukan persiapan akhir-akhir ini" Jawab Laura spontan.


"Tapi saya baca ada satu komentar, dikomentar itu tertulis dia sering melihatmu masuk ke dalam hutan. Apa yang kamu lakukan di sana?"


"Tentu saja aku-" Laura terkejut dengan apa yang akan dia katakan.


"Tentu saja apa?" Tanya Bora.


'Uh.. Hampir saja aku keceplosan.' Batin Laura.


'Wah hebat sekali kau hampir mengatakannya' batin Nara.


'Kenapa kau tidak mengatakannya kan kita sudah tau' batin Bora.


"A-aku kehutan hanya refreshing " Jawab Laura gugup.


"Kenapa di hutan,biasanya selebriti banyak yang refreshing di pantai?" Tanya Bora.


"Karena aku lebih menyukai udara hutan" Jawab Laura.


aaa


"Tapi, aku pernah baca satu artikel didalam artikel itu tertulis kamu sangat menyukai laut biru, jadi kamu lebih menyukai udara hutan atau laut biru?" Tanya Nara.


Laura terdiam sejenak tidak tau harus menjawab apa,otak nya berfikir apa yang harus ia jawab.


"Aku juga menyukai laut biru tapi aku lebih menyukai hutan hijau" Jawab Laura.


"Tapi aku membaca komentar netizen katanya kamu hanya pergi ke hutan yang sama, apa itu benar?" Tanya Nara.


"Mmm, tidak itu tidak benar mungkin mereka salah lihat" Jawab Laura berusaha tenang.


"Kamu sudah pergi kehutan mana saja?" Tanya Nara.


"Aku mmmm ada sekitar 6-7 hutan yang pernah aku datangi" Jawab Laura asal.


"Apa wawancara ini masih lama?" Tanya Laura, dia terlihat tidak nyaman.


"Mmm tidak kok" Jawab Bora sambil mengecek teks wawancara.


"Apa kamu tidak nyaman? Apa mau kami menyudahi wawancaranya? Jika iya makasih kami akan menyudahinya,karena kenyamananmu prioritas kami" Ucap Nara.


"Is it allowed?" Tanya Laura.


"Of course" Jawab Nara.


"Terima kasih, karena kamu bersedia kami wawancarai" Ucap Nara dan Bora bersamaan.


"Sama-sama" Ucap Laura sambil tersenyum.


"Maaf jika tadi membuatmu tidak nyaman" Ucap Nara pura-pura menyesal.


"It is okay" Jawab Laura.


"Setelah ini kalian mau kemana?" Tanya Gavin. Dari tadi dia hanya diam tidak mendengarkan sama sekali wawancaranya dia hanya fokus melihat Nara dia tidak peduli sekitar, sedangkan Nara sama sekali tidak tahu bahwa sedari tadi Gavin terus melihatnya Nara hanya fokus pada wawancaranya dia bahkan tidak ingat jika didepannya Gavin terus memperhatikannya.


"Kemana?" Tanya Nara ke Bora.


"Setelah ini kami sudah tidak ada kerjaan lagi ,mungkin menyusun wawancaranya , Why?" Ucap Bora.


"Tidak hanya tanya" Ucap Gavin .


"Karena setelah ini jadwalku kosong bisakah kita berbincang sebentar, aku ingin meminta bantuan kalian?" Ucap Laura .


"Boleh, mau minta bantuan apa?" Tanya Nara.


"Maukah kalian bekerjasama denganku?" Tanya Laura.


**********************************************


hohoho gimana ini Nara diajak kerjasama


Kira-kira apa ya?


kira-kira sama Nara diterima ga ya