THE LIGHT OF CIVILIZATION

THE LIGHT OF CIVILIZATION
8. Mencari Informasi



Setelah selesai Mandi dan mengganti pakaianya, pangeran Minghao bergegas pergi ke perpustakaan. Letak perpustakan tidak jauh dari Aula Istana menurut perkataan dari Mei Lin pelayan,nya.


Kemudian Minghao sudah berada di depan perpustakaan.oh, cukup bagus juga gedung perpustakan disini. "gerutu dalam hati. setelah melihat gedung tersebut. Kemudian masuk dan di perpustakan terlihat seorang penjaga. "Maaf pangeran, sudah lama hamba tidak melihat Pangeran datang kesini (ujar Pria sepuh yang bernama Law yi sebagai penjaga perpustakaan) apakah pangeran sudah sehat kembali? "Law Yi sambil menyapa. kelihatanya gimana menurut Kakek? "ucap Minghao. syukurlah bila Pangeran sudah sehat dan saya turut senang.


"Maaf pangeran. "ada yang bisa saya bantu! Tidak perlu "ujar Minghao. "Sambil berjalan masuk ke ruangan perpustakan. "oh, lumayan juga koleksi bukunya, ternyata perpustakan ini ada tiga tingkat bila melihat informasi yang tertulis di dinding.


"Tingkat pertama buku yang di jajarkan mengenai informasi umum, berkaitan dengan kehidupan masyarakat : seperti lokasi pertanian, jenis-jenis tanaman, adat, keberagaman suku. "Kedua, berkaitan, tentang kemiliteran, beladiri dan seni berperang. "Ketiga berkaitan dengan sistem pemerintahan, dari mulai hukum, administrasi kependudukan dan catatan nama-nama pejabat yang bertugas di pemerintahan kaisar Chu.


Tiga jam telah berlalu Minghao sibuk membaca beberapa buku yang di butuhkan sebagai bahan informasi. karena hal itu penting untuk membuat langkah rencanya. setelah cukup membaca berkaitan informasi yang di butuhkan, kemudian berjalan keluar menghampiri penjaga perpustakaan.


"Kemudian Law yi, menyapa pangeran. saya sangat senang dengan Pangeran yang mengunjungi perpustakaan ini? karena sangat jarang perpustakaan ini di datangi pengunjung untuk membaca. apalagi keluarga bangsawan, mereka hanya pandai bersenang-senang atas status kebangsawananya.


hmmm...seandainya pangeran lebih kuat dan bisa beladiri, pasti beliau akan lebih di hargai oleh semua orang. "gumam Law yi dalam hati. Mungkin beliau akan lebih hebat untuk Raja masa depan. "ah, mungkin itu hanya perkiraanku saja, karena pria sepuh ini jarang melihat anak muda yang mau membaca di perpustakaan.


Kenapa Kakek seperti melamun?"ucap Minghao sambil menatapnya, "Tidak pangeran, hanya saja mungkin orang tua ini sudah terlalu sepuh...hhhh..sambil tertawa....


ah Kakek ada-ada aja "ucap Minghao.


"Law Yi memang dulunya merupakan Jendral di kemiliteran yang cukup di segani sebelum Kaisr Chu menggantikan Ayahnya. karena Law Yi bukan hanya Jendral yang kuat bertempur dalam perang saja. tapi ke ahlianya juga cerdas dalam melakukan taktik perang dan banyak musuh yang tidak mau berurusan denganya. kemudian karena usia yang sudah mulai tua akhirnya pensiun pada usia 60 tahun, padahal kaisur Chu ketika di lantik jadi Raja menawarkan jabatan Menteri kepadanya, tetapi Law Yi menolaknya. karena alasan ingin hidup lebih tenang dan memutuskan meminta kepada Kaisar Chu menjadi penjaga perpustakaan.


Walaupun dengan berat hati memutuskan akan permintaan Law Yi, Kaisar pun tidak bisa menolak itu. Bila di ingat kembali betapa besar jasa yang sudah di berikan Law Yi kepada Negara ini. Namun karena kesungguhan permintaan Law Yi maka kaisar mengabulkan permintaany. walaupun sekarang satatusnya sebagai penjaga perpustakaan tapi Kaisar sangat menghormati Law Yi.


"Maaf, "Kakek saya harus kembali pulang karena sepertinya sebentar lagi mau gelap dan jagalah kondisi kesehatan Kakek.


 


Dukungan dari para pembaca sangat bermanfaat bagi Author.


 


AYO BERIKAN LIKE DAN VOTE,NYA**