THE LIGHT OF CIVILIZATION

THE LIGHT OF CIVILIZATION
4. Flash back kehidupan Minghao



Minghao yang merupakan pangeran dari KeKaisaran chu pada abad 1312 SM merupakan putra pertama Kaisar Chu dari istri sahnya yang bernanama xin Sue.


Kaisar chu memimiliki selir diantaranya: Selir Bao yu dan Annchi.


Selir Bao you mempunyai anak:


Quon, laki-laki umurnya 14 tahun


Kaili, perempuan usia 12 Tahun


Selir Anchi : mempunyai anak


Li wei, perempuan usia 13 tahun.


Di kehidupan sebelumnya Minghao hanyalah seorang pangeran yang lemah, tidak memiliki keahlian beladiri, akibat kondisi tubuhnya memiliki penyakit aneh semenjak dari lahir, sehingga fisiknya sangat lemah.


Cacian dan hinaaan dari saudara-saudaranya bagaikan penghinaan yang tak pernah kunjung berhenti . Makanya Minghao kebanyakan hidup mengurung diri dan lebih banyak menghabiskan di perpustakaan. Tempat itulah yang mampu menjadi penghibur hatinya selama masa hidupnya.


Masa kecil yang di lalui terasa sepi dan hanya pelayan Mei lin yang biasa menghampirinya.


Di lingkungan istana. Kaisar dan Ibunya sangat menyayanginya, walaupun demikian Minghao kebanyakan menyendiri, Pangeran faham betul Ayahnya, beserta Ibunya tidak mungkin memperhatikanya setiap waktu. karena kesibukanya dalam urusan Negara.


Tragedia kematian Minghao dilakukan oleh Selir Bao yu, karena menginginkan kematianya. agar Anaknya bisa naik tahta menggantikan Kaisar sebagai penerus kerajaan Chu.


Suatu hari Bao you, melakukan pembunahan kepada Pangeran dengan cara menyuruh seseorang untuk memberikan racun yang di campurkan pada makananya.


Racun itu di namakan Racun pemusnah Neraka. yang ia dapatkan dari ahli racun dari lembah kematian. walaupun dia mendapatkan Racun itu dengan harga yang sangat mahal.


Namun karena mendengar cerita berkaitan dengan kehebatan racun itu dapat membunuh dengan secara cepat. Bao you tidak ragu mengeluarkan uang dengan banyak. karena mungkin sebanding dengan pengorbananya.


konon yang meminum racun tersebut pasti akan mengakibatkan kematian karna keganasan racun sangat mengerikan dan tidak akan ada obatya.


 


****


 


Chu


Han


Exspri


Durron


Muthol


Bukan hanya daratan selatan saja yang mempunyai beberapa Kekaisaran. Daratan utara, Tengah, Timur, di sana juga ada beberapa kerajaan di wilayahnya masing-masing.


Wilayah tengah merupakan kekaisaran paling kuat terutama ke Kaisaran Tao. sedangkan kekaisaran Chu hanyalah sebuah kerajaan menengah.


Peradaban masa ini merupakan era perang yang sudah lama berlangsung sekitar hampir 300 tahun tanpa henti. Baik itu kerajaan kecil, menengah dan Besar saling menyerang utuk saling menguasai.


Akibat dari persaingan yang saling mendominasi demi kekuatan dari suatu kerajaan . Terjadi banyak korban, bukan hanya kehilangan wilayah saja melainkan kematian manusia dan melahirkan kemiskinan bagi para rakyatnya.


Jatuhnya korban dan darah yang mengalir di daratan Ini sudah tidak terhitung.


Akan tetapi kerakusan manusia akan kekuasaan sudah seperti Iblis perusak Alam. karna dasarnya manusia bisa lebih kejam dari pada Iblis.


Kebudayaan pada abad ini sangat kacau. Sebuah Norma kehidupan bermasyarakat dan bernegara bukan pada letak sifat kebaikan, melainkan siapa dia yang kuat. Maka dialah yang berkuasa.


ketahanan Negara di ukur dari kekuatan militernya. Pada Era ini wajib militer kepada rakyat di berlakukan dan tidak boleh ada seseorang yang menolaknya, Bila ada pemuda yang sudah wajib militer maka harus ikut dan bila tidak mematuhi aturan itu ! Maka akan di hukum mati atas tuduhan berkhianat kepada Negara.


 


******


 


Inilah sekilas tentang Pangeran Minghao beserta kekaisaran Chu pada Abad 1312 SM