
Pertarungan sudah usai, Para penduduk mulai memperbaikai Rumah-rumah mereka dan di bantu oleh Biksu.
****
Markas Perampok Rantai Berdarah
Ketua Markas Perampok Rantai Berdarah kesal mendengar dari anak buahnya, bahwa Bixuan gagal menjalankan penculikan Anak.
Bukan hanya saja kegagalan yang di dapatkan tapi sebagian besar kelompok yang pimpin Bixuan tertangkap.
Hua Ming Pemimpin Kelompok dari Rantai Berdarah, marah terhadap anak buahnya yang melaporkan perihal itu.
Siapa Dia yang telah berani menentangku dan berurusan dengan kelompok Rantai Berdarah. Sambil memandang Anak buahnya dengan menunjukan wajah marah
mereka hanya diam tertunduk sambil gemetaran ketakutan,
"maaf Ketua...yang jelas bicaranya (Bentak Hua Ming(
Mereka yang awalnya bicara terbata-bata kemudian menjelaskan, bahwa yang menggagalkan rencana.
Para Biksu dari Kuil Pilar Langit.
Apakah kalian tidak salah melihat,.
Tidak ketua, kami tidak salah melihatnya karena terlihat jelas ciri khas jubah yang dikenakan para Biksu itu.
Sepertinya mereka Turun gunung, ada hal penting.
Tidak sepertinya biasanya Biksu itu melakukan hal itu.
Aku mendengar sendiri bahwa Biksu itu sudah lama menyendiri di puncak Gunung Wutai.
Kenapa sekarang mereka ikut-ikut'an mencampuri urusan Rakyat.
Kau Sekarang pergi ke tempat kediaman Wali Kota Ghunan dan laporkan yang terjadi "Ujar Hua Ming memerintah,
Karena masalah ini akan menjadi kendala dari rencana kita.
Biksu itu akan menjadi sedikit ancaman, untuk sementara jangan berurusan dulu dengan Para Biksu itu.
Mungkin kita tidak tahu siapa yang berada di belakangnya.
Bila ada kekuatan besar yang mendukung, maka kita akan kerepotan menghadapinya.
Bukanya aku takut terhadap mereka, tetapi kita tidak boleh bertindak gegabah
Silakan pergi Sekarang....?
Baik Ketua, Kami akan berangkat sekarang.
******
Lapor yang Mulia, Hamba menyampaikan sesuatu ada orang yang ingin menemui yang Mulia.
Bawa mereka masuk keruanganku.
Terlihat ada empat orang yang mulai berjalan masuk kekediaman Walikota Ghunan.
Ada perlu apa kalian datang kesini..?
"Maaf yang Mulia Walikota hamba membawa pesan dari ketua kami.
Coba kamu jelaskan perihal apa yang kamu bawa.
Kemudian Kelompok Rantai Berdarah menjelaskan perihal kejadian di Desa Yan Bu dan Keterlibatan Biksu dalam penggagalan Rencana mereke.
Mendengar hal itu Walikota Jin Bei bisa memahami semua maksud yang di sampaikan kelompok Rantai Berdarah tersebut.
Karena Bila melihat kejadian itu, Kemungkinan Para Biksu akan ke Kota Ghunan.
Dengan demikian tidak menutup kemungkinan akan mengganggu Rencana Pertemuan Aliansi mereka Antara Seliri Bao Yu dengan sekutunya termasuk Negara Durron.
"Itu akan menjadi Ancaman, sebab pertemuan mereke bersifat rahasia.
Walikota Ghunan memutar otaknya, Jangan sampai rencana yang sudah di susun jauh-jauh hari ketahuan oleh Biksu itu.
Bila terjadi kegagalan bisa berakibat fatal dan menjadi penghalang untuk melakukan pemberontakan terhadap pewaris tahta yang sah Pangeran Minghao.
Kemudian Walikota Ghunan memanggil Pelayan di kediamanya.
Tolong ambilkan saya kertas dan alat tulis.
Perubahan rencana di lakukan dan ruangan pertemuan di alihakan ke Rumah Pelacuran.
Walikota menulis beberapa kata dalam suratnya.
Pertemuan di adakan di Rumah Mawar Ungu. Mengingat Para Biksu tidak mungkin singgah di tempat pelacuran.
Pertemuan di lakukan 7 Hari kemudian , Perihal hal itu untuk menutup kecurigaan hanya boleh yang hadir para ketua atau orang penting saja.
Tidak boleh bergerombol untuk datang kesana dan harus menyamar sebagai bangsawan pedagang biasa.
Surat yang di tulis Walikota sudah Cukup, kemudian menyerahkan kepada kelompok Rantai Berdarah.
Sisanya di sebar dengan memerintahkan orang-orang kepercayaan Jin Bei dan menyuruhnya mengirimkan surat tersebut kepada semua Aliansi.
***
Para Aliansi sudah menerima isi surat yang di kirim utusan Jin Bei dan tidak mengerti atas Walikota Ghunan mengalihkan Ruangan pertemuan.
Terutama Selir Bao yu yang kaget perihal itu, Namun karena penjelasan Utusan dari Walikota Jin Bei yang menyampaikan perihal ada Biksu dari Kuil pilar langit ikut campur dalam urusan kekacauan di Wilayah Ghunan.
Bao Yu mengerti, Karena bila bertindak gegabah dengan menyerang Biksu itu sama saja menambah kekacauan sebelum acara pertemuan.
Tambah lagi hubungan Sesepuh Law yi mempunyai kedekatan dengan Kuil Pilar Langit, Tidak menutup kemungkinan akan mencampuri urusan mereka dan membantu para Biksu.