THE LIGHT OF CIVILIZATION

THE LIGHT OF CIVILIZATION
32. Rencana Pengusiran Kelompok Rantai Berdarah



Minghao sedang berkeliling di lokasi pertanian bersama Wali Kota Huang.


hai... warga sekalian, coba berkumpul di sini, "Ucap Walikota


Para penduduk mulai berkumpul.


Selama ini kita mengahadapi kesulitan. Terkait kekeringan yang melanda daerah pertanian.


Untuk itu saya membawa seorang pelajar dari Kotaraja. Beliau akan memberikan arahan pada kita semua mengatasi permasalan yang selama ini kita hadapi.


"Identitas Minghao sengaja di tutupi oleh Walikota, sesuai permintaannya.


Suara riuh dari penduduk..huh, Aku tidak percaya denganya, bagaimana bisa menyelesaikan permasalahm air untuk lahan pertanian.


Kita saja selama ini yang bergelut dalam pertanian, belum dapat memecahkan masalah ini.


Silakan bicara langsung kepada penduduk "Ujar Walikota


"Maaf, Aku bukan bermaksud mengajari kalian, akan tetapi saya memiliki saran.


Menurut buku yang saya baca dan setelah mendengarkan penuturan Walikota. Kita bisa membuat Irigasi.


Apa itu Irigasi, "Celetuk seorang warga.


Maksudnya, Sebuah aliran Air. untuk melakukan hal itu, memang memerlukan pengorbanan.


Mungkin saja bisa memakan waktu berminggu-minggu.


Buatlah bendungan di aliran sungai dekat gunung Wutai.


Maka dengan itu kita bisa membuat parit yang memanjang sampai ke area pertanian.


Suara dari beberapa warga ada yang setuju, adapula yang menyepelekan perkataannya.


Kalian sudah mendengar saran pemuda ini," Ucap Walikota. Aku sangat setuju.


Apabila setuju, untuk meringankan pengerjaanya. Dilakukan dengan gotong Royong, "Minghao menyela.


Saya setuju dengan perkataan pemuda itu ! walaupun ini cukup sulit tapi akan bermanfaat dengan cukup lama kedepanya. Kita selaku Petani tidak perlu takut lagi Bila kemarau melanda, "Ucap Warga.


****


Kek,waktu saya dalam perjalanan. saya bertemu kelompok perusuh.


Menurut orang-orang, mereka dinamakan Rantai Berdarah.


Betul pangeran, selama ini saya sudah melakukan segala cara mengatasi hal itu.


Cukup sulit juga, Tambah lagi keberadaan markasnya belum di ketahui.


Kek sepertinya kita harus cepat mengatasinya, jangan sampai Kota Huang menjadi kacau. Akibat ulah mereka.


Aku berfikir Selama ini. Tindakan mereka, seperti sengaja.


Aku punya pirasaat buruk, mengenai ada kekuatan yang mendorong perbuatan yang di lakukanya.


Aku akan meminta bantuan Jenderal Yousen untuk mengirimkan prajuritnya .


Terimakasih...Pangeran.


****


Lapor Jenderal Qin, di luar ada seorang wanita ingin bertemu.


Perasaanku tidak memiliki janji dengan wanita.


Kalau begitu cepat suruh kemari.


halo...Jenderal sayang..sambil melambaikan tanganya ke tubuh Jenderal Qin


apa-apaan kau !


Jenderal mengerti bila sudah berduan dengan seorang wanita di kamar.


sungguh gila kau ini !


Lihatlah Jenderal, sambil melepaskan baju dari tubuhnya dan terlihat menggoda dengan dada yang menonjol.


Siapa yang telah menyuruhmu !


ah...Jenderal tidak perlu galak seperti itu.


Ayo mari kita puaskan !


Cih..sungguh menjijikan.


Wanita di hadapan Jenderal memaksanya menaiki ranjang.


Baju Jenderal Qin, mengalami kerobekan.


Wanita itu mengambil pisau yang sudah disembunyikan di bawah Ranjang.


Tubuhnya di lukai.


Tolong...Aku mau di perkosa.


Apa yang kau lakukan.


***


Mendengar teriakan dari dalam kamar Jenderal, Prajurit langsung masuk.


Terlihat jelas wanita sudah hampir telanjang dan mengeluarkan darah di tubuhnya.


Tolong aku, dia mau memperkosaku. (sambil berakting menangis)


Jangan percaya dia ! "Ucap Jenderal.


kalian tidak melihatku, dia sampai melukai tubuhku, karena aku berusaha melawanya.


Cepat tangkap Jenderal, bawa dia ke Penjera.


***


Informasi


Jenderal Qin, merupakan Jenderal yang tersisa belum bergabung dengan Pangeran atau Aliansi pemberontak.


Satu lagi Jenderal Zhu


****


Prajurit yang menangkap, bagian dari rencana Anchi.


Semua itu sudah diatur olehnya.


**Bagaimana Puasa para Reader, semoga berjalan lancar. Walaupun ditengah pandemi Covid 19.


Setelah usai membaca berikan dukunganya jangan lupa**.