
EPISODE SEBELUMNYA
sudahlah kalau begitu, pasti Orang tua kamu sangat butuh obat yang kamu bawa. "ucap minghao..Terimakasih kakak
Terus anak kecil itu pergi meninggalkan Minghao, pas sudah pergi sekitar jarak 100 meter Minghao menyadari bahwa uang dalam saku bajunya hilang. hmmm ..sepertinya aku ketipu sama Anak kecil tadi.
****
Fan Lian ayo kita mengikuti Anak kecil tersebut. "ujar Minghao. "baiklah Tuan muda. "sepertinya pangeran tertarik dengan kisah Anak kecil tadi Ucap Fan lian kepada temanya Wan bo sambil berbisik di belakang Minghao. "padahal mereka tidak tahu kenapa minghao berkata seperti itu. Anak kecil itu pencopet dan kemungkinan Anak kecil itu hanya suruhan saja. "menurut perkiraan minghao. Minghao tidak ingin memberitahu pada Fan Lian dan temanya bahwa uang yang ada di sakunya hilang ulah Anak kecil tadi.
Setelah mereka mengikuti Anak kecil tersebut dan terlihat Anak kecil itu masuk ke suatu bangunan dekat pinggiran sungai dan bangunan rumah itu terlihat usang.
Ayo kita kesana. "ucap Minghao sambil menunjuk ke arah rumah ya dimasuki Anak kecil tadi. sstt.....,memberi kode ..kita diam-diam kesana,nya, mereka sudah berada di dekat rumah tersebut dan mengintip kedalam rumah.
Suara tawaan beberapa orang di dalam terdengar oleh Minghao dari luar. hahaaaa....sambil tertawa, mereka merupakan kelompok Bandit Kalajengking yang mengintimidasi beberapa Anak kecil yang sudah yatim untuk melakukan pencurian dan pencopetan di pasar.
hmmmm...ternyata masalah seperti ini bukan hanya ada di abad 21 saja."gumam Minghao. karena inget waktu kehidupan Jin feng di abad itu.
brak....Suara tendangan Pintu dari luar membuat kaget para Bandit dan Anak-anak. tendangan itu tak lain di lakukan oleh Minghao dan prajuritnya.
Qibo dan liangyi mereke kelompok Bandit kalajengking.Hai berani-beraninya kau masuk kesini "ucap mereka. geram, sambil menunjukan wajah menindas pada Minghao..
haaa...suara tawaan meledek dari Minghao, "ekspresi yang di tunjukan Bandit itu tidak membuat rasa takut Minghao.
"Seharusnya dirimu malu melakukan hal itu, menyuruh Anak kecil untuk mencopet atas kepentinganmu. lihat dirimu itu seperti sampah dan tidak pantas melakukan seperti itu !
"Maaf, Tuan muda biarkan kami yang mengurus mereka, ucap Prajurit di sampingnya. Tidak perlu."ujar Minghao . biarkan saya sendiri yang akan memberi pelajaran buat mereka.
Tapi..Ucap prajurit. Prajurit itu meragukan atas tindakan yang mau dilakukan oleh Minghao, karena isu yang sudah terdengar Minghao tidak menguasai beladiri. "kau, diam saja dan lindungi saja Anak-anak itu! sambil menunjukan tanganya. "ujar minghao
"Baiklah Tuan Muda,.hamba mengerti.
Kesini kau? sambil menunjuk tanganya kepada Bandit. aku akan memberi pelajaran kepada kalian dan mungkin ini hari kesialan kalian karena sudah berurusan denganku.
haaa..seharusnya kau anak muda tidak berlaku sombong seperti itu, karena kau yang sial sudah mau berurusan dengan kami.
biarkan saya yang maju "ucap Qibo pada Liangyi, kemudian Qibo mulai menyerang Minghao,"pukulan tangan serta tendangan tidak tanggung-tanggung terus-terusan di lancarkan dan Minghao dengan mudah menghindarinya. sial! kenapa seranganku tidak ada yang kena. "gerutu Qibo..
"hhaa...sepertinya kau sudah mulai prustasi tidak bisa menyentuh tubuhku.
MOHON DUKUNGANYA DARI READER
VOTE DAN LIKE DI TUNGGU