THE LIGHT OF CIVILIZATION

THE LIGHT OF CIVILIZATION
15. Turun Gunung



Biksu Zhu De, Jiang Kun setelah mendapat perintah dari kepala Kuil Pilar Langit keesokan harinya berangkat ke dataran selatan wilayah kekaisaran Chu.


Mereka berangkat mengajak 6 murid dan hanya membawa perbekalan kecil, terutama makanan untuk perjalananya.


Karena lokasi Kuil pilar Langit jauh dari pemukiman penduduk dan untuk menempuh ke Lokasi Desa pertama memakan waktu sekitar 2 hari.


Ketua Zhu kita baru saja turun dari puncak Gunang Wutai "ucap Jiang kun


"ya! sudah berapa tahun kita tidak pernah turun dari gunung ini dan sangat melelahkan. turun saja sudah sehari...apalagi kalau naik pasti nanti pulangnya tambah cape..haaa...sambil tertawa


Sebelum melanjutkan, karena kondisi kita sudah lelah mari kita istirahat dulu "ucap Zhu de


Sepertinya tempat ini aman dari binatang buas. Tambah lagi di depan sana kita akan melewati lembah hutan keramat sebelum masuk desa xianfu.


Murid-murid cepat buat api unggun untuk kita bermalam disini.


Baik guru "ucap mereka


Malampun Tiba mereka mengeluarkan perbekalan makanan. Bakpao yang di bawanya sudah cukup mengisi perut.


walaupun tempat ini aman tapi tetap saja harus bergantian berjaga, karena kita tidak tahu. bahaya bisa saja datang dalam keadaan lengah.


"Ucap Jiang Kun


Biarlah kami para murid yang bergantian jaga sebelum fajar muncul.


Bagus kalau begitu "ujarnya


Baikalah ayo kita tidur dulu


Ketenangan malam di kaki gunung wutai dan Orang-orang sedang tertidur di keheningan malam dengan angin yang berhembus dan api unggu yang menyala menghangatkan badan mereka dalam tidurnya tidak ada gangguan sedikitpun.


Fajarpun sudah mulai terlihat dan mulai meninggi Naik kelangit dan mereka bergegas kembali melanjutkan perjalanan ke Desa Xianfu.


Perjalanan di lembah hutan keramat berjalan dengan lancar dan hanya sedikit rintangan dari binatang biasa serta makhluk roh sesat.


Mungkin bagi orang biasa atau tingkat ruhani seseorang yang memiliki rasa dendam,kebencian dan haus akan duniawi akan terpengaruh.


Karena mahluk roh sesat bisa membuat orang yang di ganggunya kebingungan dan tersesat di dalam lembah hutan keramat dan menjadi makanan binatang buas.


Dua hari berlalu dan masuklah ke pintu gerbang desa Xianfu, Desa Xianfu merupakan desa pinggiran wilayah Kota Ghunan dan masih dalam kawasan kekaisaran Chu.


Terlihat Rumah-Rumah Penduduk yang sederhana dengan atap ilalang.


Para rombongan Biksu berjalan, dan terlihat seseorang yang menghampirinya.


"Maaf kenapa Desa ini kok terlihat sepi sekali dan kemana penduduknya


"Ucap Zhu De kepada orang yang menghampirinya


"Maaf Biksu Suci perkenalkan saya Kepala Desa Wilayah ini dan tidak menghormati kedatangan rombongan Biksu


Kepala Desa mengetahui bahwa rombongan Biksu yang datang merupakan para Biksu dari Kuil Pilar Langit yang sudah tersohor. Tambah lagi mereka menggunakan Jubah khas dari Kuil Suci itu.


Begini Biksu Suci bukanya tidak ada, penduduk ada di rumah mereka masing-masing dan mereka hanya keluar untuk mencari makanan saja.


Disini sedang terjadi musibah, sudah hampir sebulan ini kami di sini mengurung diri karena penyakit cacar.


katanya penyakit ini bisa menyebar dan belum bisa ada yang mengobati di tambah lagi disini Desa terpencil.


Tidak ada tabib, kami hanya mengobati dengan sepengetahuan kami saja. mengambil beberapa tanaman yang bisa di jadikan obat.


Kalau kita harus ke Kota Ghunan memanggil tabib dari sana belum tentu dia berkenan datang kesini.


 


**To** **Be Continue**.