
Seminggu setelah melahirkan, Geamy tampak sudah biasa saja bahkan dia tak seketika habis melahirkan.
Terlihat dari seluruh tubuh nya yang tak mengalami perubahan bahkan di area sensitif nya bisa kembali seperti semula tak mengalami yang namanya di jahit atau mengendur.
Tentu itu semua tak lepas dari perbuatan Rogard yang entah Geamy sendiri tidak tau di apakan oleh pria itu.
Reoxhane Zardkas anak Geamy dan Rogard saat ini seperti bayi berusia 1 tahun,dia sudah bisa berdiri sendiri bahkan giginya terlihat hampir lengkap.. Geamy di buat takjub bahkan tak percaya dengan pertumbuhan singkat sang anak.
Ingin dia menjalani kehidupan normal seperti ibu pada umum nya namun dia melahirkan anak Rogard sang pangeran yang akan membawa nya pada perubahan besar dalam hidup nya.
Dia harus bisa menyesuaikan diri dengan segala hal instan yang bisa terjadi entah apa pun itu Geamy harus siap.
"Sayang kau sedang apa,bukan nya Reo sudah tidur?" tanya Rogard yang menghampiri Geamy yang saat ini sedang duduk di bernada depan rumah Rogard.
"Aku hanya sedang memikirkan bagaimana cara nya terbiasa dengan hal-hal instan setelah bertemu dengan mu" kata Geamy menjawab pertanyaan Rogard.
Rogard terkekeh mendengar ucapan Geamy lalu mengangkat Geamy hingga Geamy saat ini sedang di pangkuan nya..dia usap surai kecoklatan Geamy lalu dia rengkuh tubuh mungil wanita yang telah memberikan penerus untuk nya.
"Hmm semoga aku tidak gila dengan keadaan ini..batu kemarin aku melahirkan nya tapi lihat lah dia bahkan seperti anak yang berusia 1 tahun, bagaimana nanti jika dia berusia 1 tahun yang sesungguh nya..oh ya ampun aku tidak bisa membayangkan nya" kata Geamy sambil mengusap rahang Rogard yang begitu tegas.
"Jalani saja dan mulailah terbiasa..kau juga harus mempersiapkan diri untuk melawan raja Apolion,tenang saja Reo akan menjadi tameng yang kuat untuk mu..dia mewarisi sebagian dari diri kita..dia akan menjadi sang penerus untuk kita" kata Rogard mengusap lembut lengan Geamy sambil mengecup kening nya penuh cinta.
Tanpa Geamy sadari di jari manis nya telah terpasang sebuah cincin bermata berlian dengan warna merona jika terkena sinar matahari..cincin itu begitu indah tentu bukan sekedar cincin,cincin itu memiliki kekuatan untuk melindungi Geamy dan anak nya.
"Rogard,apa ini..sejak kapan cincin ini ada di jari manis ku..jangan bilang?" kata Geamy lalu menatap intens Rogard yang hanya tersenyum manis melihat raut keterkejutan nya.
"Will you marry me Geamy Gearnetta?" ujar Rogard mengutarakan keinginan nya.
"Whattt..?" Geamy tentu saja terkejut dengan lamaran tiba-tiba nya Rogard.
"Hey apa kau mau menikah dengan ku dan menjalani kehidupan selayak nya pasangan normal setelah ini selesai?" tanya Rogard sekali lagi.
Geamy masih diam dan memperhatikan Rogard yang kini wajah nya semakin dekat dengan wajah nya..hembusan nafas kedua nya dapat mereka rasakan satu sama lain.