
"Geamy apa kau mau di pijit?" tanya Rogard yang baru saja selesai membuatkan nya makanan.
"No..aku hanya ingin di peluk" kata Geamy mengutarakan keinginan nya.
Rogard tersenyum dan langsung mengangkat Geamy menggunakan jentikan jari nya dan mendudukkan kembali Geamy dalam pangkuan nya.
Hanya dalam sekejap sikap Geamy berubah total,dia seperti wanita hamil kebanyakan yang ingin di manja dan mood-nya pun bagaikan rollercoaster.. Rogard tak masalah,dia tidak keberatan karena dia selalu punya cara untuk membuat Geamy tersenyum.
"Jadi kau mau di manja hm..baik lah akan aku manjakan kau seperti kemauan mu..hey nak bolehkan Daddy memanjakan mommy mu?" kata Rogard mengusap pipi Geamy lalu bertanya pada anak nya.
"Boleh Daddy..berikan aku nutrisi yang banyak agar aku cepat besar..mommy juga menyukai nya" kata si janin yang masih dalam kandungan membuat pipi Geamy memerah bak jambu biji.
"Baik lah..Daddy akan bekerja keras untuk memberikan mu nutrisi yang banyak..dengarkan mommy sebaik nya kita bekerja keras agar anak kita mendapatkan banyak nutrisi" kata Rogard dengan tidak tau malu nya.
"Kenapa malah kalian membahas yang begitu sih..hey nak jangan dengarkan Daddy mu..dia memang nakal" kata Geamy yang tak lagi mampu berkata-kata.
"Tidak mommy,aku memilih agar butuh banyak nutrisi agar aku cepat besar,Daddy sanggup memberiku banyak nutrisi dan sebagian juga akan di olah menjadi energi untuk tubuh mommy" kata si janin benar-benar membuat Geamy semerah kepiting saat ini.
"Hahaha..sudah lah,kau jangan mengganggu kami nak karena kami akan memberikan banyak nutrisi untuk mu..ayo mommy kita mulai" ajak Rogard lalu dalam sekejap baju mereka entah kemana dan kini mereka dalam keadaan seperti bayi baru lahir.
Richard mulai membaringkan Geamy dan kini dia mulai melakukan aksi nya yaitu memberikan sentuhan-sentuhan lembut di setiap titik-titik yang memang masih sangat sensitif karena tidak pernah di jamah siapapun selain diri nya.
#
#
"Geamy,apa kau bisa merasakan aura dingin atau dada mu sesak di saat-saat tertentu?" tanya Rogard yang kini telah selesai memberikan nutrisi untuk janin dalam kandungan Geamy.
"Kadang memang aku merasakan sesak di dada ku,aku pikir mungkin aku kelelahan atau terlalu banyak mengeluarkan energi ku..memang kenapa?" kata Geamy jujur.
"Apolion semakin terdesak,dia semakin menghasut lebih banyak sekutu agar bisa menyerap energi mereka dan menjadikan nya kuat..aku percaya dengan ada nya anak kita nanti akan semakin membuat mu kuat" kata Rogard mengusap perut Geamy yang kini mulai tampak lebih jelas tonjolan di perut nya.
"Tenang saja,dia anak yang hebat karena di hasilkan dari dua manusia yang memiliki kemampuan hebat..anak kita akan menjadikan mu ratu kehancuran raja Apolion dan membinasakan mereka karena raja Apolion akan berakhir di tangan mu kelak jika waktu nya tiba,aku akan selalu berada di sisi mu dan membantu mu menghancurkan nya namun yang berperan penting dalam kehancuran nya adalah diri mu dan anak kita..jangan terkecoh dan tetap fokus pada kehancuran nya kelak karena anak kita akan menuntun mu dan memberikan arahan padamu apa yang harus kau lakukan nanti" kata Rogard menjelaskan tentang kehancuran Apolion yang memang ada dalam genggaman Geamy.
"Benarkah begitu nak?" tanya Geamy mengusap perut nya dan merasakan gerakan dari dalam mungkin sedang istirahat si janin.
"Dia sedang istirahat..butakan saja dia terlalu banyak mengkonsumsi nutrisi dari ku" kata Rogard mengusap perut Geamy dan membuat Geamy merasakan kehangatan dari tangan Rogard.
Geamy memejamkan mata nya dalam pelukan Rogard,dia nyaman di pelukan pria yang telah membuat nya benar-benar merasa di cintai..sekuat apapun dia menghindari yang nama nya cinta sekuat itu juga cinta selalu datang dan melekat di hati nya.
Geamy menikmati setia sentuhan yang Rogard berikan..dia tak lagi memikirkan hal lain selain dirinya dan anak nya serta Rogard..rasa nya dia tidak sabar untuk segera menjemput kebahagiaan nya sendiri hanya dengan dua orang yang selalu berada di sisi nya yaitu Rogard dan si janin.
Mengingat kebahagiaan,apa dia mampu menggendong anak nya dengan tangan nya sendiri,apa dia akan berkahir sama seperti kebanyakan orang yang bersentuhan dengan nya.. Rogard memang tidak apa-apa karena dia memiliki kemampuan seperti diri nya namun kemampuan nya bukan seperti milik Geamy.
Anak nya,apa dia bisa menyentuh anak nya nanti setelah si janin lahir..apa dia tidak akan menyakiti nya kelak..sungguh Geamy sangat takut akan hal itu,dia takut akan melihat apa yang sering dia lihat pada orang yang tak sengaja bersentuhan dengan nya.
"Kau kenapa hm?" tanya Rogard sepeti tau apa yang tengah Geamy pikirkan namun dia ingin Geamy sendiri yang jujur.
"Aku.. Aku hanya takut nasib nya akan berakhir sama seperti kebanyakan orang yang bersentuhan dengan ku..apa aku bisa menyentuh nya kelak?" kata Geamy jujur mengutarakan ketakutan nya.
"Hey,semua akan baik-baik saja..dia anak kita,anak istimewa yang akan membawa perubahan besar dalam hidup mu.. Aku sudah memikirkan matang-matang sebelum aku memberikan e,dia lah yang akan membuat tangan ini kembali seperti semula meski tidak lah mudah untuk itu karena kau harus menghancurkan raja Apolion lebih dulu..dia lah sumber kehancuran dalam hidup mu,dia yang membawa Kehancuran setiap orang bersentuhan dengan mu..percaya lah anak kita akan baik-baik saja kau tanyakan saja pada nya sendiri" kata Rogard menjelaskan sedikit tentang anak mereka yang memang anak istimewa yang akan membawa perubahan pada hidup mereka kelak.
"Benarkah..semoga ketakutan ku tak terjadi..dan semoga kelak kita bisa merasakan kebahagiaan karena aku sangat ingin merasakan nya" kata Geamy menghirup aroma tubuh Rogard yang masih belum mengenakan apapun.
"Aku jamin kebahagiaan akan datang pada hidup kita dan setelah semua ini selesai aku akan menikahi mu agar kita bisa hidup bersama selama nya" kata Rogard mengusap kepala Geamy yang sedang menyandar di dada nya,dia suka Geamy bermanja-manja dengan nya.
"Kapan kita akan dapat melihat anak kita dan menghancurkan Apolion?" tanya Geamy penasaran.
"Anak kita akan lahir dalam tiga bulan lagi dan dalam tiga bulan itu entah kapan, Apolion juga akan memunculkan diri,kini dia sedang merasa sesak karena energi yang kau miliki semakin besar dan dia bisa merasakan nya hingga dia tidak lagi bisa diam dan akhirnya pertempuran akan terjadi..kau siap kan jika itu terjadi?" jelas Rogard menatap Geamy.