
3 Bulan kemudian kehidupan Geamy kembali seperti dulu..meski pun masih menyendiri dengan sang bibi tapi Geamy tak ambil pusing..dia tak lagi ingin memiliki teman atau orang terdekat lain nya.
Dia hanya tak mau kalau dia memiliki teman dia akan membuat teman nya dalam bahaya jika tak sengaja menyentuh tangan atau anggota lain tubuh teman nya.
Geamy tak mau lagi kehilangan untuk kesekian kali nya.. kehilangan terbesar nya adalah kedua orangtua nya yang tak sengaja bersentuhan tangan dengan nya saat umur nya baru 10 tahun dan berselang sehari setelah nya benar saja kedua orang tua nya meninggal.
Saat dia lahir sampai usia nya 9 tahun Geamy tak memiliki kemampuan itu namun suatu ketika saat dia dan kedua orangtua nya tengah berjalan-jalan di sebuah pasar malam,Geamy di ajak untuk ke pos ramalan.
Geamy dan kedua orangtua nya memasuki pos itu namun yang Geamy lihat adalah banyak nya sosok-sosok astral yang mengelilingi mereka..kedua orangtua nya tak melihat sosok-sosok itu sekali hanya dia dan peramal itu yang dapat melihat nya.
Kedua orangtua Geamy bagai di hipnotis dan tak tau apapun juga tak ingat apapun..sejak pulang dari pasar malam itu Geamy merasakan keanehan pada tubuh nya..tanpa sengaja dia menyentuh tangan penjual jajanan saat di sekolah dan Geamy seakan melihat sang penjual jajanan itu akan meninggal dalam sehari setelah dia melihat waktu kematian nya.
Awal nya Geamy menganggap ini hanya kebetulan atau halusinasi saja tapi setelah sehari dia berangkat lagi ke sekolah teman-teman nya mengatakan bahwa bapak penjual jajanan di kantin meninggal karena kecelakaan .. Geamy tertegun saat mendengar cerita teman nya dan dia yakin bahwa kematian sang penjual jajanan itu benar seperti yang dia lihat kemarin.
Bukan sekali dua kali kejadian itu berlangsung..banyak yang tak sengaja bersenggolan tangan dengan nya dan berakhir meninggal keesokan hari nya..sejak saat itu lah Geamy memakai sarung tangan agar tak bersentuhan secara langsung.
Dia juga mulai menjauhi teman-teman nya juga kedua orangtua nya..kemampuan yang Geamy miliki hampir sama dengan Clairvoyance yang juga kemampuan bisa melihat masa depan atau kejadian-kejadian yang tak terduga hanya saja jika Geamy dengan perantara bersentuhan langsung dengan si obyek,berbeda dengan Clairvoyance yang tanpa perantara atau hanya sekedar dalam mimpi juga hanya sekedar melihat objek nya saja.
#
#
"Iya Geamy tau..tapi Geamy lelah mom dad" kata nya lagi seperti sedang mengobrol dengan orangtua nya.
"Bantu Geamy mom,dad.. Geamy tidak tau apakah yang Geamy lakukan ini sudah benar atau salah.. Geamy juga berjanji akan membantu salah seorang sosok yang jiwa nya di kunci oleh orang lain yang mungkin tidak menyukai nya atau memiliki masalah dengan nya.. Geamy hanya tidak bisa melihat nya seperti ini selama nya sedang kan Geamy tau dan bisa membantu nya" lanjut nya menceritakan tentang sosok Ryuzki yang jiwa nya tengah di kunci.
"Iya Geamy tau itu sangat beresiko..tapi Geamy tidak bisa tutup mata menyaksikan dia penasaran entah kemana dan sampai kapan tak tau,sedangkan raga nya telah sembuh jauh sebelum bertemu dengan Geamy" kata Geamy lagi menjelaskan.
"Dia juga tidak tau kenapa jiwa nya di kunci oleh orang itu.. Geamy bingung mom,dad" kata mau lagi lalu memejamkan mata nya dan terlelap.
Dalam alam mimpi nya Geamy di pertemukan kembali dengan sosok peramal pembawa petaka yang dia alami saat ini.. Geamy menatap nyalang peramal itu dan hanya di balas tatapan tenang oleh peramal itu.
"Hay gadis kecil..kita bertemu lagi"