The Darkness Within Me And The God Who Hates Me

The Darkness Within Me And The God Who Hates Me
Episode 7 Kota Tafear Di Dunia lain



Setelah pertarungan di lapangan yang penuh kesalahpahaman, davos yang menyimpan dendam kepada bora boy dan hidan, sehingga davos menatap kepada mereka terus menerus seakan ingin membunuh mereka dengan segala tenaga yang tersisa, akan tetapi derav menyadari hal itu, lantas dia menggunakan sihir nya untuk membuat davos tertidur,


"lebih baik kamu dan kedua temanmu tidur, setelah itu aku akan menceritakan semuanya kepadamu" ujar derav


"triiing, maafkan aku" lalu derav membawa semua orang yang berada di tempat itu ke dunianya, dimana sihir dan kekuatan akan berguna


"buka portal, FELTAGON" nama dunia tempat berkumpulnya semua ras, dunia yang di buat dewa yang bernama CLEORIUS


feltagon, dimana spirit alam dan roh agung hidup layaknya manusia di bumi, tanpa perlu di panggil dengan mantra, derav membawa mereka ke sebuah hutan di kota TAFEAR yang di pimpin oleh derav, mereka bertiga di bawa ke sebuah rumah megah di tengah hutan, dimana rumah megah itu adalah rumah derav,


bora, boy dan hidan di bawa ke kamar kosong di rumah derav, sementara davos di bawa ke kamarnya, derav membangunkan davos dengan sihirnya "bangunlah", davos langsung terbangun, saat terbangun dia mengingat perbuatan teman temannya, dia langsung berdiri dari kasur yang megah itu untuk mencari mereka, namun dengan sigap derav menghentikan pergerakan davos,


"mau pergi kemana kamu, balas dendam kah" tanya derav


"ya, walaupun aku tidak punya kekuatan, aku akan berusaha untuk membunuh mereka semua" jawab davos kepada dera,


"jikalau begitu, lebih baik kamu aku ikat di kasur dan tunggu mereka bertiga sadar" ujar derav yang langsung mengikat davos di kasurnya, lantas derav memanggil penjaga untuk menjaganya,


"hei bocah, apa yang akan kamu lakukan terhadapku" tanya davos sambil terikat di atas kasur,


"nee, diam dan tunggulah" derav menjawab agar davos bisa menahan sedikit emosinya sementara itu bora yang kelelahan dan kedua muridnya di beri ramuan yang langsung memulihkan energi, stamina, serta luka apapun itu akan langsung sembuh jikalau di beri satu botol ramuan tersebut dan meminumnya,


mereka bertiga telah sadar, derav langsung menyambutnya, "selamat datang kembali kawan" , bora terkejut melihat senjata itu yang di pegang anak kecil, dan bertanya, "apa itu kamu derav"


"ya, sejak kejadian itu, aku berikan semua energi ku kepada DIA" yang di maksud derav adalah fear,


"sekarang bawalah kedua murid kamu untuk menyantap makanan yang telah aku siapkan, pengawal, bawa mereka berdua ke meja perjamuan" ujar derav


"ikutlah denganku bora" derav menyuruh bora untuk mengikutinya,


bora di bawa ke kamarnya untuk menjelaskan apa yang terjadi kepada davos, saat derav dan bora masuk, davos melihat bora, tanpa banyak alasan davos berusaha melepas ikatan, sambil mengamuk, di feltagon davos mempunyai kekuatan alami yang dapat merubah dirinya menjadi iblis yang menakutkan, dua tanduk di kepalanya, sayap burung gagak muncul dari punggungnya, senjata yang sama dengan derav, hanya saja perubahan davos saat melihat bora, masih setengah dari kesempurnaan perubahan bentuknya, saat davos merangkak mengamuk membabi buta , derav langsung menggunakan sihir pertahanan untuk mengunci davos


"penekanan tubuh, ON" sebuah lingkaran bulat menyelimuti tubuh davos yang setengah iblis tersebut, lalu derav mengeluarkan semua roh yang ada di dalam tubuh davos,


"sihir pemanggilan, athifa, nairra, clarra, alsava, keluarlah" derav menarik mereka berempat dari tubuh davos,


"fear, sudah di pastikan davos adalah kamu" gumam bora sambil terkesan melihat temannya yang dulu hilang,


"sayangnya dia bukan fear, jiwa fear sudah tidak ada dalam dirinya, hanya saja ,fear mewariskannya saat dia menetap dalam tubuhnya" ujar derav mengutarakan apa yang terjadi kepada fear,


"oh iya, apa maksudmu keluar dan menganggu latihan kami saat pertama kali" tanya bora,


"aku tau, saat aku menyerang mu, kamu sadar kehadiran fear dari tubuh kloningan ku saat itu" jawab derav,


"ya aku merasakannya, maka dari itu, aku memberanikan diri untuk membuat davos terluka parah, agar fear bangkit dalam dirinya, namun ternyata fear sudah tiada yah" ungkap bora,


athifa, nairra, clarra, dan alsava keluar dari tubuh davos yang sedang mengamuk,


"terima kasih ratu" mereka berempat berterima kasih kepada sang ratu, derav adaah ratu di kota tafear pemimpin kota,


penguncian tubuh davos dengan sihir tekanan tubuh telah selesai, mereka berempat pun sudah keluar dari tubuh davos, derav langsung mendekati davos,


"hei bocah bawel, sekarang kamu sadarlah, apa yang di lakukan teman temanmu itu semuanya demi kamu, agar kekuatanmu bangkit, dan sesungguhnya mereka bertiga tahu, bahwa kau takkan mati hanya dengan tusukan pedang roh agung, keempat wanita tersebut adalah saksinya" derav berteriak kepada davos, menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di dunia manusia,


"ya tuan, kami bisa terbebas saat roh cahaya menusuk pedang kepada tuan" mereka berempat mencoba meyakinkan maksud ratunya,


"kami ingin tuan menahan emosi tuan, dan berbicaralah dengan ratu, agar tidak ada kesalahpahaman, antara kalian" keempat roh memohon kepada davos


emosi davos mereda serta tubuh setengah iblis nya berubah menjadi manusia kembali,


"apa semua yang mereka katakan itu benar wahai tua bangka" sambil menahan emosi davos mencoba berbicara dengan bora,


"jikalau kau tak percaya, katakanlah yora, maka kamu akan tahu sesuatu tentang perbuatan ten temanmu itu" ujar derav memberitahu davos,


"baiklah, Yora" davos sangat terkejut, ketika dia menyebutkan yora , tiba tiba davos memegang senjata yang sama dengan derav,


"a apa ini, kyaaaaaaa aku tahu, pasti ini ulah sihirmu kan bocah kecil" davos menuduh bahwa kejadian tadi adalah ulah derav,


"bruaaaaaaaak" tanpa banyak kata, derav langsung memukul tubuh davos hingga terpental dan menghancurkan dinding kamar bahkan senjata davos pun hilang kembali pulang saat terkena pukulan derav,


"dasar pria idiot" ujar derav dengan kekesalannya, pukulan derav yang telak membuat davos pingsan kembali, lalu derav mengajak bora berbicara tentang masa lalu mereka berdua,


di sisi lain, boy dan hidan bisa mengobrol setiap waktu dengan spirit alamnya yang bernama vierra dan terra, sambil menyantap hidangan yang di sajikan derav, tanpa peduli dunia manusia hidan sangat menikmati perjamuan tersebut, berbeda dengan boy yang selalu memikirkan davos,


"semoga, si bodoh itu baik baik saja" gumam boy yang khawatir dengan davos


di tempat lain, di mana davos terpental jauh oleh pukulan derav, mereka berempat pun bergegas mendekati tuannya,


"apa tuan baik baik saja, apa perlu aku obati, atau aku cium" ujar athifa ,


"lebih baik kita bawa tuan ke kamar ratu" nairra mengusulkan kepada yang lainnya, yaitu, athifa, clarra, dan alsava


"kedengarannya, itu yang terbaik" tanpa berpikir panjang, mereka berempat memegang tubuh davos dan melemparnya ke kamar ratunya, lewat sebuah lubang akibat pukulan derav, bukan menyembuhkannya, malah membuatnya semakin sakit,


feltagon memiliki puluhan kota yang di mana setiap kota memiliki pemimpin yang kuat akan sihir dan kekuatannya,




Tafear : kota


pemimpin. : derav




Emerald. : kota


pemimpin. : .......




shafir. : kota


pemimpin. : ......




dan masih banyak kota yang lainnya dengan pemimpin yang sangat kuat,


"apa yang di maksud wanita kecil itu membawa kami kemari, dan dunia macam apa ini" boy telah memikirkannya jikalau mereka berempat sedang dalam masalah yang amat besar


bersambung..........