The Darkness Within Me And The God Who Hates Me

The Darkness Within Me And The God Who Hates Me
Chapter 1 Perpisahan Dan Pertemuan Episode 1 bora sang guru spiritual



"tolong jangan tinggalkan kami tuan,


kami mohon dengan sangat kembalilah dan berbahagialah dengan kami semua, karena kami yakin semua ini akan berakhir" ....


"uuugghh siapa mereka, dan tubuh ini, apa mereka berbicara kepadaku" ujar davos "mataku,mataku, mataku menangis" , "selamat jalan" .


"uwaaaaaaaaa aku jatuh


bruaaaaaakkkk


ternyata hanya mimpi"


davos terbangun dari tidurnya dan selalu terpikir akan mimpinya itu,


"siapa mereka, dan mengapa mereka menangis melihatku" dan akhirnya davos menghiraukan mimpi itu,


"saatnya mencari inspirasi" davos mengambil handphone lalu membuka akun facebook dan meratapi tubuh para wanita yang muncul di beranda akun davos.


hingga davos tertidur dengan handphone di tangannya.


esok harinya


"uuummm siapa mereka berempat sosoknya sudah pasti bukan manusia, hmm sudahlah lupakan, itu kan hanya mimpi, lebih baik aku menghiraukannya, lebih baik aku pergi ke warung kopi dan mencoba rencana baru untuk hari ini"


rencananya davos bukanlah patut untuk di contoh ,davos adalah manusia yang tingkah nya labil parah,sehingga rencananya hanya kerusuhan di sosmed/dunia maya sambil menikmati kopi dan rokok di setiap hisapannya,


"sluuurrp"


uuummpp nikmatnya",


tiba tiba


"hoy lagi apa kamu disini" tanya boy kepada davos,


boy adalah kawan setia davos penikmat kopi, hanya saja boy tidak seperti davos yg selalu tidur dan pemalas.


"si kampret kamu disini pasti sedang melihat oppai yang melewati beranda akun kamu wkwkwkwkwk" tanya boy sambil menertawakan davos,


"diam kamu boy jangan mengganggu konsentrasi aku".


"oh iya vos, kemarin malam aku bertemu suami yevi teman ku, dan setelah aku teliti ternyata dia ahli dalam bidang spiritual dan makhluk yang tidak kasat mata",


mendengar boy berbicara hal itu davos pun menaruh handphonenya dan mendekati boy, "benarkah itu boy"


(dia pasti bisa membongkar sesuatu yang yang membuatku bingung),


"ayok boy antar aku untuk mengenalnya sekarang juga".


dengan gesitnya davos menarik tangan boy dan mengajaknya berlari.


"ini adalah kabar baik boy, aku akan bertanya tentang elf yang mempunyai telinga indah dan sucubus yg berpantat megah, beserta makhluk lainnya yang belum pernah aku lihat, aku akan bertanya kepadanya, apa aku bisa menikmati tubuh mereka selayaknya tubuh manusia"


boy pun terkejut dan membanting tubuh davos ke tanah, "uugghhhkkk" tersentak tubuh davos saat di banting ke tanah


'betapa bodohnya temanku ini",


boy mendekati davos dan memegang kelapa davos dengan tangannya , "sekarang berdiri dan ikutlah dengan ku, semua yang kau tanyakan itu tak ada hubungannya dengan apa yang aku bicarakan dengannya/bora'' ,


"gleek" , begitulah keputusasaan davos setelah mendengar jawaban boy tentang pertanyaannya tersebut.


di perjalanan menuju rumah yang dituju boy dan davos, mereka berdua di hadang oleh hidan,


hidan adalah teman davos dan bayu yang sangat blak blakan dalam berbicara.


"woi apa yang kalian berdua bicarakan, sepertinya sangat seru", tanya hidan kepada davos dan boy.


"wkwkwkwk rasanya bertambah manusia jahil yang muncul kepermukaan", ujar boy


"hahahahahahaha davos dan boy menertawakan hidan", dengan kemarahan hidan mengejar mereka berdua


sesampainya di tempat tujuan mereka,


"hey boy ,siapa yang kamu bawa", tanya bora'


"dia adalah teman temanku, hmm lebih tepatnya teman teman bodohku" "huaahahahahaha" boy dan bora' menertawakan davos dan hidan


"oh iya boy, apa kamu sudah menyiapkan diri untuk malam ini",


"aku sudah siap suhu, dan tolong ajari mereka berdua juga, agar dia tidak menjadi pria yg bodoh jawab boy".


davos boy bora' dan hidan memulai percakapan mereka, sudah pasti tidak akan lupa tentang sebuah rokok dan kopi.


"dengarkan saya , ujar bora' "


dengan wajah seriusnya,


"saat malam tiba kita akan memulainya, dimana latihan ini adalah dasar agar kalian bertiga bisa terhubung dengan makhluk dari dunia lain , yang sudah di pastikan kalian akan mendekati dua dunia dalam tubuh kalian bertiga".


boy berkata "kami akan berusaha sekuat tenaga",


"hah, kami !!!


kalian berdua saja, aku tidak akan ikut, karena aku sangat takut akan hal itu".


"kalian berdua saja yang belajar, aku lebih menikmati hidup aku dengan segelas kopi di setiap waktunya dan hisapan rokok di setiap batangnya" ujar davos dengan lantang dan gagah berani


bora terkejut dengan apa yg di katakan davos, "kamu hanya belum siap dan penuh ketakutan dalam hal ini vos",


"hehehe pecundang seperti dia mana mau mengikuti pelatihan ini wkwkwkwkwk" hidan mengejek davos agar dia mengikuti pelatihan ini


aku tidak akan takut dengan dunia spiritual dan makhluknya"


"satu bungkus rokok dan kopi akan aku beri padamu vos,


asalkan kamu ikut dengan kami" ujar boy


dengan pandangan tajam mata davos tertuju pada mulut boy,


"ini baru sebuah tantangan yang sangat menarik boy,


malam ini aku akan ikut", dengan wajah yang imutnya davos memuji boy.


dan mereka pulang ke rumah mereka masing masing


di malam harinya mereka berempat berkumpul di sebuah lapangan yang luas dan gelap,


"aku ingin kalian bertiga berlatih memfokuskan diri selama lima menit saja, silahkan duduk dan kosongkan pikiran kalian", bora' memberi arahan


"apa yang akan dia lakukan kami", pikir davos.


tiba tiba, "plaaaaaak" sebuah tangan memukul punggung davos, "hey kosongkan pikiranmu" ujar bora' , "baiklah"


davos berbisik 'uugghh rasanya ingin memukul balik dia' "yosh lima menit sudah terlewati", boy kemari lah, bora' menyuruh boy mendekatinya,


"hhmm baiklah" boy pun mendekati bora'


"fokuskan pikiranmu dan duduklah di depanku" begitulah perintah dan arahan bora",


"siap" boy mengikuti arahan dari sang guru"


"ssshhkkk" bora' mengarahkan kedua tangannya ke langit,


"uuumm sepertinya dia mencoba menangkap sesuatu" pikir davos.


"hei vos. sepertinya kamu mulai ketakutan vos", tanya hidan kepada davos ?


"ya begitulah" jawab davos


"sssrrhhkk"


bora' mengarahkan tangannya ke tubuh boy dan "huuussss" meniupkan nya ke tubuh boy dan


"gggrrrrrr rrrrkkk rrrhhhh" suara boy berubah seperti makhluk buas


kyaaaaaaa apa apaan ini davos berlari ketakutan.


bora' dan boy pun saling tanya jawab, davos sangat kebingungan melihat hal ini, boy yang seperti di rasuki, tapi bisa setenang itu di depannya


dan akhirnya selesailah pembicaraan bora' dan boy yang dirasuki.


"giliran mu hidan" bora' menunjuk hidan


"baiklah", hidan mendekati bora'


"siapkan dan fokuskan"


bora' memulai gerakan yang sama dan memasukan sesuatu ke tubuh hidan "eeerrgghh" hidan tersentak ke tanah dan merangkak di tanah


hidan mengamuk dan berlari memutari bora'.


"bora' berhasil menjinakkan makhluk yang merasuki hidan"


"sekarang giliranmu davos, kemarilah"


"baiklah", sambil berkeringat dingin davos menghampiri bora',


"bersiap dan fokuskan pikiranmu,sshhkkk" hal yang dilakukan masih sama dan disaat bora' akan meniupnya kepada tubuh davos... angin berhembus kencang dan membuat davos pingsan.


bora' mendapatkan perlawanan dari spirit dan banyak makhluk ghaib yang menyerang bora' .


bora' memberi perintah kepada boy dan hidan untuk membawa davos ke rumah bora',


"bawa segera davos ke rumah aku ,biarkan aku yang menyelesaikan ini"


"baiklah" ujar hidan dan boy secara bersamaan..


disaat yang bersamaan, "dimana aku , uugghh gelapnya, gleek apa aku mati, huaaaaaggghhh ya TUHAN Selamatkan Lah AKU ,AKU BERJANJI GAK AKAN BANYAK MEMPERHATIKAN OPPAI YANG SERING LEWAT DI BERANDA AKUNKU, SELAMATKAN LAH AKU" ...


"sssrriiinng" munculah sebuah cahaya kecil yg semakin membesar di hadapan davos ,


"sinar apa itu" tanya davos kebingungan ,


sinar itupun semakin membesar dan membentuk tubuh, dan davos memberanikan dirinya untuk melihat wujud yg ada di depannya


"KAKI YANG INDAH INI


PAHA YANG MULUS INI


DAN OPPAI YANG SANGAT MONTOK INI",


disaat davos melihat wajahnya, dia pun mengucapkan sesuatu kepada davos,


"hey darling" !!!


Bersambung............