The Darkness Within Me And The God Who Hates Me

The Darkness Within Me And The God Who Hates Me
Episode 23 North Feltagon



Tafear adalah kota yang dihuni oleh sekelompok dari beberapa ras,


tafear merupakan wilayah feltagon bagian utara yang di sebut north feltagon, yang dimana di huni oleh beberapa kota di wilayah tersebut,


tafear, kota yang didirikan oleh derav bersama para roh yang menjadi kekuatan davos, tafear selalu di incar oleh para manusia di feltagon, karena adanya magic cube yang bisa membuat manusia mendapatkan kekuatan tanpa harus bersusah payah berlatih,


sementara itu magic cube adalah pecahan dari kekuatan derav, yang masih belum stabil, entah kenapa kekuatan derav terpecah, yang jelas saat ini derav berada dalam kondisi lemah dengan setengah kekuatan dalam dirinya,


Zeed terus menghasut manusia untuk memulai peperangan antar kota, termasuk seperti invasi yang di lakukan pahlawan kota mallage yang di pimpin oleh larks terhadap kota devillage, dan selanjutnya zeed merencanakan, menggunakan kekuatan penuh nya untuk menghancurkan kota tafear, dan menjarah seluruh isi kota yang menurutnya sangat bermanfaat bagi manusia,


Akan tetapi rencana zeed selalu gagal, namun kegagalannya adalah hal yang di inginkan zeed,


cristopher, gracia, nhorm, silvia di perintahkan oleh zeed untuk membumi hanguskan kota tafear di saat pagi tiba nanti, mereka semua (pahlawan di kota mallage) akan di teleportasi ke arah satu gerbang pintu masuk kota tafear, oleh keempat pahlawan yang memimpin penyerangan itu,


Pahlawan yang bisa melakukan teleportasi, merekalah yang berada di tingkat SS, hanya saja bisa di lakukan sehari satu kali, karena akan menghabiskan banyak mana,


Sementara itu, derav sudah berada di kota tafear, sedangkan davos dan yora berada di perjalanan untuk menemui derav, boy, vierra, hidan dan terra bersama keempat roh agung kekuatan davos berada di dimensi nairra untuk melakukan evolusi,


Di sungai kota tafear,


Terlihat derav sedang mandi di sungai dengan raut wajah cemberut, dan berbicara sendiri mengumandangkan kekesalannya,


"Dulu aku sudah mengalah kepada kalian, apa sekarang aku harus mengalah lagi, ini bukan salah mereka, hanya saja davos yang keterlaluan, dia memainkan semua perasaan para wanita itu" gumamnya derav mengungkap kekesalannya,


Sementara davos dan yora akan memasuki kota tafear, namun sayangnya davos tidak langsung menemui derav, tapi dia masuk melalui gerbang utara kota tafear, sehingga kedatangannya di sambut oleh penjaga di gerbang tersebut,


"Yang mulia telah tiba, yang mulia telah tiba" teriak penjaga 1 menyambut rajanya kembali,


"Tapi dengan siapa dia kembali" ujar bisik penjaga 2,


"Eeehhh, dia kembali tidak bersama nyonya derav"


"Terima kasih sambutannya, uuummm apa kalian sudah ngopi" tanya raja kepada para penjaga,


Namun tiba tiba, para pengawal raja datang tiba tiba berada di samping raja, dan langsung menundukkan kepala kepada raja,


"Saya mohon raja, jangan lakukan pembicaraan lagi kepada para penjaga, seorang raja tidak pantas berbicara kepada penjaga gerbang" ujar pengawal dengan tegas,


"Eealah, kamu jangan sekaku itu pengawal, sesungguhnya aku memang tidak pantas menerima gelar sebagai raja, tapi keseharianku walaupun sebentar dengan kalian, bagiku sangat menyenangkan" ucap raja kepada pengawal,


"Baiklah jika itu yang raja inginkan, silahkan lanjutkan pembicaraannya" ujar pengawal,


Raja pun berbincang bincang dengan pengawal dan penjaga, semua makhluk yang berada bersama raja bertanya tanya, siapa wanita yang berada bersama raja,


"Heeeee,,, aku lupa mengenalkannya kepada kalian" ucap davos,


"Dia adalah YORA"


"Heeeeeeeeeeeh" terkejut semua makhluk yang berada bersama raja


Di dimensi nairra


Melihat boy yang sedang tertidur di pangkuan vierra, nairra mendekatinya, dan membicarakan sesuatu kepada vierra, sementara itu, clarra, alsava, athifa mendekati hidan dan terra,


"Bagaimana keadaanya, sudah berapa lama dia tertidur" tanya nairra kepada vierra,


"Hihihi, di tidur sangat lama, sepertinya perjalanannya sangat melelahkan baginya" ujar vierra,


"Hhmm apa menurutmu dia sudah siap, taunku sudah melakukannya, namun aku tidak tahu kedepannya seperti apa" ungkap nairra tentang davos yang telah berhasil berevolusi,


"Entah lah, aku hanya takut dia akan melupakanku, dan tidak mengingatku lalu berbuah menjadi pribadi yang buruk" ujar vierra


"Ya karna status dia masih manusia, sementara tuan ku, awal datang ke kota tafear saja sudah berevolusi" ujar nairra


Menjelang pagi,


Kota Tafear


"Haaaaaah, kalau begitu kita cari lahan yang cocok untuk menanam tebu dan kopi" teriak davos bersemangat,


Davos yang asyik berkumpul di ruang gerbang berniat menunggu pagi datang, menemui semua makhluk di kota tafear, dan merencanakan untuk menanam semua tanaman yang ada di dunia manusia terutama tanaman yang bisa di konsumsi, lebih tepatnya berkebun ,


Sementara itu, derav menuju ke istana untuk beristirahat dan memutuskan, apa dia akan mengantar perjalanan davos, atau tetap tinggal di kota tafear, namun derav terkejut saat melihat bola kristal miliknya, dia melihat davos telah kembali hanya dengan yora seorang, semakin marah dan kesal derav melihat yora yang berada di samping davos, tanpa pikir panjang derav berteleportasi kearah gerbang utara untuk menghajar davos, sayang nya kehadiran derav di ketahui oleh davos,


"Pasti akan menyerangku lagi, *zona mana* anti sihir area" gumam davos mengucapkan mantra,


Namun sangat di sayangkan, sihirnya tidak mempan, karena derav selau memukul davos dengan serangan fisik,


Bruaaaaaaaaak


"**Zona mana* sihir penghilang nyeri**" ......????


"Kau selalu membuatku kesal davos brengsek,,," ungkap derav dengan kesal, melesat kemali untuk pukulan yang ke dua kalinya,


"Sihir penghenti jiwa" ......?


Semua makhluk berhenti dari gerakan yang terkena zona mana sihir dari yora, dia menggunakan sihir pengilang nyeri dan sihir penghenti waktu, sehingga membuat tubuh mereka tidak bisa di gerakkan termasuk derav,


"Aku mengetahui bahwa kekutanmu yang sesungguhnya belum lah sempurna, hanya saja memukul suamimu, adalah tindakkan yang tidak bisa ku biarkan kaka" ujar yora menghampiri derav,


"Apa yang sebenarnya kamu pikirkan kaka, davos menukaiku ?, Atau aku menyukai davos, kaka dengan davos adalah pasangan yang sangat bodoh, muaaaaaaaaccch, aku bukanlah clarra, nairra, athifa, dan alsava yang selalu nurut dengan perkataanmu ka" ujar yora yang berkali kali mencium tubuh derav,


Saat yora menceramahi derav yang sudah di anggap sebagai kakanya, tiba tiba ada sebuah tangan yang memegang pundak yora,


"Hentikan sihirmu yora" .....?


"Sial dia terlepas dari sihirku" gumam yora,


"Ya, sebenarnya anti sihir area yang ku tanamkan bukan untuk area luar, hehe, maka dari itu kamu bisa menggunakan sihirmu yora, aku memanamkannya di dalam tubuhku, agar aku mengerti isi hati derav melalui pukulannya" ungkap davos menjelaskannya kepada yora,


"Sudah berkembang pesat" gumam yora,


"Baiklah, *sihir pembatalan*" yora pun membatalkan semua sihirnya,


"Jangan berlaga sok keren yah" ujar derav,


"Hihihi dasar loli kawai ku, si pemarah"ujar davos


Di tengah keasyikan mereka hingga tibanya pagi di hari itu, yora menjelaskannya kepada derav, mereka bertiga meninggalkan gerbang utara dan kembali ke istana, davos pun membicarakan tentang rencananya yang akan membuat ladang kopi dan gula di tafear, yaaa,,, dia sempat terkejut, dengan perkataan penjaga dan pengawal yang berkata, tidak boleh ada yang menyentuh ataupun membuat kopi, karna kopi ini hanya untuk raja dan teman temannya,


Mendengar perkataan itu davos pun bertanya kepada sang penjaga dan pengawal, lantas darimana derav mendapatkan kopi dan gula tersebut jikalau di feltagon tidak ada kopi,


Derav pun menjawab pertanyaan davos, jawab derav membuat semua orang yang berada bersama davos sangat terkejut setelah menjawabnya,,,


"Aku mencurinya dari bumi" ujar derav


"Haaaaaaaaaaaaah, mencuriiiii" sorak terkejut yang berada di ruangan tersebut,


"Dewa mencuri kopi, sangat tidak wajar, padahal kan tinggal clinnng" ujar sinis davos,,,,


"Aku pun sudah melakukannya, tapi kau yang bilang kepadaku, jikalau aku harus melakukan semuanya dengan ketulusan, termasuk saat membuat kopi" ungkap teriak malu derav,


"Apa mencuri adalah suatu ketulusan soerang istri" ujar bisik davos dan yora yang melihat kelakuan kocak derav


Bersambung..........