Son Of The Demon King

Son Of The Demon King
10000 pedang hitam



di atas langit, yang membuat para prajurit dan gurdo semakin ketakutan adalah karena di langit muncul lebih banyak pedang. yang tadi nya hanya ada 20 , kini jumlahnya lebih dari ratusan. tapi tidak hanya sampai disitu, jumlah pedang nya masih terus bertambah.


semua orang yang menyaksikan nya gemetaran ketakutan. mereka tidak menyangka kalau ada seseorang yang bisa mengeluarkan perwujudan senjata yang sangat banyak. pada umumnya tidak mungkin bagi seorang mahluk hidup bisa mengeluarkan perwujudan senjata lebih dari 10 karena itu adalah hal mustahil. untuk mengeluarkan 1 perwujudan senjata saja membutuhkan mana yang sangat banyak. dan seseorang yang sedang mereka lawan, bisa mengeluarkan perwujudan senjata lebih dari ratusan! bahkan untuk seseorang se-level pahlawan atau raja iblis saja, mengeluarkan lebih dari 5 sangatlah sulit.


semua prajurit yang terkurung oleh pedang hitam, ketakutan. mereka mulai menjatuhkan senjata mereka, yang mana senjata adalah lambang bagi seorang ksatria.


" ada berapa pedang itu?.... 200? 400? " udo yang melihat ke arah langit dengan seluruh badannya gemetaran.


"tidak... jumlah pedang nya sudah melebihi 1000 dan itu masih terus bertambah!! " gurdo yang juga melihat ke langit.


"sial.. jadi aku akan mati hari ini kah.. " seorang prajurit yang mulai berlutut.


"seandainya aku tidak ikut pengajaran ini, mungkin saja sekarang aku sedang berkumpul bersama keluarga ku... " prajurit lainnya yang mulai putus asa.


" ketika aku terpilih menjadi seorang ksatria aku sangat bangga dan sangat senang,karena menjadi seorang ksatria adalah impianku. tapi untuk pertama kalinya, aku sangat menyesal menjadi seorang ksatria.. " seorang prajurit yang melihat ke langit dengan tatapan mata yang kosong.


setiap orang sangatlah mengagumi para ksatria. karena mereka selalu menyelamatkan dan membantu orang-orang dengan cuma-cuma. bahkan rakyat biasa, menganggap seorang ksatria adalah pahlawan kecil mereka. karena itulah menjadi seorang ksatria adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi mereka.


di langit jumlah pedang hitam yang besar masih terus bertambah banyak.


[ kekekeke lihatlah wajah ketakutan mereka! sungguh menyedihkan! inilah yang aku suka! ] kuro.


[ itu lah akibatnya kalau mereka melawan Master! mereka pantas di hukum! ] shiro.


[ tapi master mau seberapa banyak perwujudan senjata yang akan kau buat? yah kalau menurut ku sih buat lah lebih dari 5000! kau pasti bisa kan master!] kuro .


hm.. tentu saja aku bisa membuat se-benyak itu. tapi aku akan membuat nya lebih banyak, mungkin sekitar 10 ribuan?


[ yah untuk seseorang seperti master bisa saja membuat nya lebih banyak, karena master itu sangatlah hebat! itulah kenapa aku selalu mencintai master dengan sepenuh hatiku (。>‿‿<。 )] shiro dengan nada yang malu-malu.


.....


[.... ugh kau ini selalu tidak tau malu.. ] kuro.


[hmm! terserah aku lah! Ngomong-ngomong master... ] shiro.


ada apa? bicara lah.


[ apa ini tidak akan menimbulkan masalah? maksudku mungkin tindakan kita sekarang akan menyebabkan para dewa di masa ini mengetahuinya dan merasakan kekuatan mu. apa itu tidak apa-apa? ] shiro.


[master memang hebat! aku sempat khawatir karena kalau para dewa merasakan kekuatan mu, mungkin saja mereka akan melawan mu dan master sekarang hanyalah sebuah jiwa saja, aku khawatir nanti master tidak akan bisa menang] shiro berbicara dengan nada cemas.


kau tidak perlu khawatir, walaupun sekarang aku hanya sebuah jiwa saja tapi aku masih memiliki sisa sedikit dari kekuatan ku. yah walaupun kalau para dewa melawan ku sekarang, aku tidak akan bisa menang.


[ aku ingin melihat para manusia menyedihkan ini lebih lama, tapi master kita harus cepat, kalau terus begini jiwa mu akan semakin pudar. kita tidak bisa berada di masa ini lebih lama, jadi ayo selesai kan semuanya dengan cepat! ] kuro.


kau benar, sebaiknya kita menyelesaikan ini lebih cepat. setelah itu kita akan ke tempat 'aku' yang berada di masa ini dan dengan setelah itu kita akan kembali ke 'masa kita yang asli'.


setelah beberapa saat, jumlah pedang hitam di langit sudah mencapai 10 ribu. di atas langit pedang-pedang hitam itu membentang dari sisi samping sampai ke sisi lainnya. ribuan pedang itu terlihat seperti sebuah bencana yang bisa jatuh kapan saja. para prajurit yang melihat nya sudah pasrah bahkan ada yang sampai menjadi gila.


"tidak! tidak! tidak! aku tidak ingin mati! " udo yang mencoba untuk memanjat dinding dari pedang hitam. walaupun sebelumnya dia sudah pasrah, tapi tekad untuk terus hidup nya lebih besar. seluruh tubuhnya yang berada di dalam jirah, menjadi basah kuyup. tubuhnya basah bukan karena air hujan tapi karena keringat nya sendiri.


Orang-orang lainnya juga ikut mencoba untuk memanjat. tapi usah mereka nihil, dinding pedang itu tidak bisa dipanjat.


di puncak gunung ada seekor naga yang melihat apa yang terjadi. dia adalah si naga hitam yang bernama iris.


"sungguh luar biasa! jadi inikah kekuatan dari dewa terkuat!. aku tidak menyangka ada seseorang yang bisa mengeluarkan ribuan perwujudan senjata! ini pertama kalinya aku merasakan aura yang sangat mengerikan! untung saja sebelumnya dia tidak terlalu terprovokasi oleh ku...; ; ; "naga itu gemetaran.


"hah.. jadi begitu ya.. aku benar-benar akan mati disini ya.. hehehhahaha sialan! aku tidak ingin mati! bangs*t! ku peringatkan kau! kalau aku mati disini guru ku pasti akan membalaskan dendam ku! kau akan mati olehnya! karena guru ku seorang pahlawan! walaupun kau bersembunyi guru ku pasti akan menemukan mu! kau tidak akan bisa melarikan diri!" gurdo yang berteriak ke arah pria berjubah hitam.


pria berjubah hitam yang mendengar nya cuma terdiam. dia melihat pemandangan orang-orang yang mulai menjadi gila dan putus asa.


"sungguh pemandangan yang menyedihkan. dan aku tidak peduli dengan ancaman mu itu! lagi pula kalau pun ada sepuluh ribu dari guru mu itu, dia tidak akan bisa membuat goresan di tubuh ku! " pria berjubah hitam itu mulai menunjukkan jari nya ke atas langit.


"pasti sebelumnya kalian juga lah yang menyebabkan kematian nya. kalian tidak bisa di maafkan! ini adalah balasan dari apa yang pernah kalian lakukan terhadap nya! "


gurdo yang mendengar itu kebingungan.


sebelumnya? apa yang dia maksud? aku tidak pernah ingat kalau aku pernah memprovokasi orang kuat seperti dirinya!. jadi apa yang dia maksud?!


"dengan kematian kalian, mulai dari sekarang takdir dunia akan berubah!. sungguh mahluk yang menyedihkan! jadi... " tangannya mulai turun perlahan-lahan ke bawah.


"MATILAH! "


bersamaan dengan ucapannya serta telunjuknya yang mengarah ke bawah. pedang-pedang hitam di langit mulai berjatuhan satu persatu ke arah ratusan prajurit yang terkurung.


"ah sialan... " gurdo sekarang sudah menyerah sepenuhnya.