
momen Ketika pedang Ariel dan tinju raja orc beradu.
Boommm
"Keras! Kulit nya sangat keras! Aku tidak bisa membelah nya! " Ariel masih terus mencoba mendorong pedangnya untuk membelah lengan kanan raja orc.
"Graaaaa!! "
Raja orc itu terus menambah kekuatan tinjunya untuk mendorong Ariel ke tanah.
Krek
Ariel terkejut dengan suara itu, itu adalah suara dari pedang nya! Pedang nya mulai retak karena tidak bisa menahan kekuatan yang disebabkan oleh benturan yang terjadi.
"Sial! kalau begini terus pedang nya akan hancur! Aku harus segera membelah lengannya dan membunuh nya! "
"Graaaaa"
Raja goblin itu terus menambah kekuatan nya hingga membuat Ariel terdorong ke tanah, ada sebuah darah muncul disisi mulut Ariel.
"Aku tidak akan menyerah! Haaaaaa! " Ariel ikut menambah kan kekuatan nya!.
Krek
Suara pedang yang retak berbunyi kembali.
Sret
Ariel senang mendengar suara itu tapi raja orc kaget dengan yang terjadi, itu karena Ariel berhasil menembus kulit dari kepalan lengan raja orc itu!.
"Haaaaaaaa!! "
Srettttt
Pedang Ariel berhasil membelah lengan kanan raja orc! Kini tangan kanan raja orc terbagi menjadi dua bagian!.
Ariel tak mau menyia-nyiakan kesempatan nya. ketika pedang nya berada di atas, Ariel melanjutkan tehnik dari pedang nya.
"Ini dia kesempatan ku! Akan ku belah kau menjadi dua bagian! "
Haa!
Ariel mengayunkan pedang nya dari atas ke bawah dan pedang nya tepat mengarah di tengah-tengah kepala dari raja orc itu.
Raja orc yang sadar apa yang ingin di lakukan Ariel, dia langsung menahan pedang Ariel dengan lengan kirinya.
Ctankk
Itu membuat Ariel terkejut, Ariel tidak percaya kalau raja orc masih miliki kekuatan yang tersisa setelah lengan kanan nya di belah!.
"Cihh kau memang seorang monster! Tapi sayang sekali ini lah akhir dari hidupmu! Mati lah dengan menyedihkan! "
Bussss
Ariel menambah kekuatan nya, holy mana dan dark mana yang menyelimuti pedang nya semakin besar dan kuat!.
Krek
Srett
Srettttt
Brusssss
Ariel berhasil membelah raja orc menjadi dua bagian! Raja orc itu terbelah menjadi dua dan darahnya langsung keluar dari tubuh yang terbelah itu! Tapi di saat bersamaan ketika Ariel berhasil membelah raja orc, pedang nya hancur karena tidak bisa terus menerus menahan kekuatan yang di kerahkan Ariel.
Ariel terjatuh dan berlutut, Ariel batuk beberapa kali dan mengeluarkan darah dari mulut nya.
"Haa...fuuu....haa...fuu...
Sial ini terlalu melelahkan! mana ku tinggal sedikit lagi dan juga pedang ku hancur! Aku cuma membawa satu pedang dan aku tidak mempunyai senjata apapun lagi sekarang!".
Ariel tidak sepenuhnya senang karena menang melawan lebih dari 500 goblin ditambah para orc dan juga raja orc.
Ariel menyadari karena seseorang yang memerintah mereka masih baik-baik saja.
Ariel melirik ke arah pria misterius itu, Ariel melihat kalau pria misterius itu memiliki wajah yang kaget.
"..?? "
Ariel bingung kenapa pria misterius itu memiliki ekspresi seperti itu.
Pria misterius itu kembali menyadarkan dirinya. ketika pria misterius itu sudah tenang kembali, dia langsung memiliki ekspresi tajam dan melihat ke arah Ariel.
Clap clap clap
Pria misterius itu mulai berjalan ke arah Ariel sambil bertepuk tangan.
"Luar biasa sungguh luar biasa, aku bener-bener terlalu meremehkan mu bocah, siapa sangka kau akan menang melawan para goblin yang sangat banyak ini terlebih kau menang melawan raja orc yang sudah ku berikan banyak sihir pendukung, kau memang pantas berada di puncak level 5 tinggal beberapa langkah lagi kau akan mencapai level 6, bener-bener bakat yang langka dan luar biasa. tapi sayang sekali kau akan mati hari ini di tangan ku"
Pria misterius itu terus berjalan mendekati Ariel.
"Sialan aku masih sangat lelah tapi aku tidak boleh berdiam diri, aku masih harus bertarung dengan pria misterius itu! Aku tidak boleh mati disini! "
"Sia-sia saja mencoba untuk berdiri setelah mengerahkan kekuatan besar seperti tadi dan pertarungan yang kau lakukan".
"kau telah menghancurkan rencana yang sudah di persiapkan paus untuk ku, kalau aku balik sekarang mungkin aku cuma akan mendapatkan hukuman yang sangat serius. kau telah menghancurkan rencananya, kematian saja tidak akan cukup untuk menebusnya jadi akan ku siksa kau terlebih dahulu hingga membuat mu meminta untuk memilih untuk mati saja!".
Jarak Pria misterius itu dengan Ariel semakin dekat.
Ariel masih memegang pedang yang sudah hancur itu, pedangnya masih memiliki sedikit bilah yang tersisa.
Ariel mengalirkan mana yang tersisa ke dalam pedangnya. Ariel sedang menunggu momentum ketika pria itu mendekati nya, Ariel akan langsung melancarkan serangan kejutannya!.
langkah nya semakin dekat.
belum!
pria itu semakin dekat.
masih belum!
kini pria itu sampai di depan Ariel! jarak nya sangat dekat dengan Ariel, pria itu berdiri dan melihat Ariel.
"hmm sungguh menyed... "
ini dia!
sringgg
Ariel melemparkan pedangnya ke arah kepala pria itu.
srett
pria itu terkejut dengan serangan tiba-tiba itu, tetapi dia bisa menghindari nya.
"cih.. "
pedang yang Ariel lemparkan cuman mengenai pipi dan telinga dari pria itu!.
" sialan kau bocah brengs*k! " pria itu memiliki ekspresi marah di wajahnya.
pria langsung menendang Ariel yang sedang berlutut di tanah.
Ariel terlempar beberapa meter dan tubuhnya berguling-guling di tanah.
"ugh sialan... "
"kau bener-bener berbahaya, bahkan dalam kondisi seperti ini kau hampir membunuh ku! sebaiknya ku apakan dulu kau?!".
pria itu mendekati Ariel yang sedang tersungkur di tanah. dia kemudian menendang Ariel lagi, tendangan nya mendarat tepat di wajah Ariel.
" ugh.. " Ariel kesakitan dan terlihat ada beberapa luka di wajahnya.
Ariel terkapar dengan wajahnya menghadap tanah, Ariel sudah tidak memiliki stamina lagi untuk berdiri.
pria itu kemudian mengangkat Ariel ke udara dengan mencekik leher milik Ariel.
punch
punch
punch
pukulan terus dilancarkan ke arah muka dan perut Ariel.
"bajingan kau, karena kau aku akan mendapatkan hukum dan bahkan aku mungkin akan di keluarkan dari gereja! ".
pria itu terus mengoceh dengan kata kata kasar yang dilontarkan kepada Ariel.
Ariel terus menerus disiksa oleh nya, itu berlangsung cukup lama.
sial.... ini menyakitkan.... kalau begini terus aku bisa mati..... aku harus melakukan sesuatu... tapi.. bagaimana cara ku melakukannya..? aku sudah tidak memiliki kekuatan yang tersisa karena menggunakan tehnik tehnik tadi... apa aku akan mati di sini?....
ada sedikit air mata di mata Ariel.
sial.... kesadaran ku mulai hilang.... aku tidak bisa melihat dengan jelas lagi....
"cih cih sepertinya kau sebentar lagi akan mati ya? kau cukup kuat karena tidak meminta untuk dibunuh saja. baiklah aku akan membunuh mu,aku tidak mau menyiksa mu lebih lama lagi, aku ini sangat baik bukan? tentu saja karena aku ini penyembah dari sang agung 'cahaya pertama' hehe".
"lihat lah dirimu sekarang sungguh menyedihkan, tenang saja sebentar lagi aku akan membebaskan mu dengan membakar mu hidup-hidup! hahahaha "
pria itu langsung melemparkan Ariel, jaraknya cuma beberapa meter darinya.
"mati lah oh orang tersesat... "
" FLAME "
boommm
pilar api langsung menyelimuti Ariel yang sedang berbaring.
"bener-bener orang sesat yang menyedihkan.. "