Son Of The Demon King

Son Of The Demon King
jentikan jari



"eh...? " alice menginjak tanah yang berada di ujung jurang. tanah itu rapuh sehingga membuat nya terjatuh.


sial.... padahal aku masih belum membunuh satupun dari mereka... maafkan aku ayah karena tidak bisa membalas kan dendam mu... aku akan sangat senang kalau aku bisa bertemu dengan Ariel untuk terakhir kalinya.. maafkan aku Ariel. alice memejamkan matanya, dari kedua matanya keluar air mata.


Udo yang berdiri dibelakang melihat apa yang terjadi, dia panik dan langsung memberikan perintahnya.


"tangkap gadis itu! jangan biarkan dia mati karena masuk jurang!" Udo panik. dia panik karena kalau gadis yang di kejarnya mati masuk jurang, dia tidak akan bisa membawa mayatnya untuk di berikan ke Kerajaan.


sial! aku terlalu ceroboh! kalau dia masuk jurang, aku tidak akan bisa menggambil mayatnya sebagai barang bukti kalau pasukan kami berhasil membunuh iblis kelas atas lainnya! aku mungkin akan kena hukuman oleh Komandan gurdo!


10 prajurit yang melawan alice. kini mereka dengan cepat mencoba menarik alice. mereka membuang senjata yang dipegang nya dan langsung melompat sambil mengulurkan tangannya untuk menarik tubuh alice.


salah satu dari prajurit yang mencoba untuk menarik tubuh alice, prajurit itu tersenyum karena tangannya sedikit lagi sampai di lengan kanan alice.


"??? "


prajurit itu hampir menyentuh tangan alice, tapi tiba-tiba gerakannya berhenti. prajurit itu kebingungan dengan apa yang terjadi, karena dia merasakan sensasi panas di perutnya. mulut nya mulai mengeluarkan darah. dia masih kebingungan dengan apa yang terjadi, lalu prajurit itu mulai melihat ke arah bagian perutnya.


"?!!! "


prajurit itu terkejut dengan apa yang dia lihat. dia melihat kalau di perutnya sudah ada sebuah pedang hitam yang menusuk perutnya. pedang hitam yang menusuk nya memliki warna hitam pekat dengan aura kegelapan menyelimuti pedang tersebut.


bukan hanya prajurit itu saja yang tertusuk, tapi sepuluh prajurit yang mencoba untuk menarik alice juga, di perut mereka juga ada sebuah pedang hitam yang menusuk nya.


"s-sejak kapan?! " salah satu prajurit yang tertusuk.


semua prajurit yang ada di sana termasuk Udo, terkejut dengan apa yang terjadi. mereka semua juga tidak menyadari, kalau sudah ada pedang yang menusuk sepuluh prajurit itu.


"sialan apa-apaan ini?! aku dari tadi tidak melihat adanya pedang itu diperut mereka! " salah satu prajurit berteriak.


"dari tadi aku melihat mereka, tapi sejak kapan mereka tertusuk oleh pedang itu?! " prajurit lainnya.


Udo juga sangat terkejut dengan apa yang terjadi. dia juga dari tadi memperhatikan mereka, tapi dia tidak menyadari kalau ada sebuah pedang yang menusuk perut mereka.


a-apa-apaan?! sejak kapan ada sebuah pedang yang menusuk perut mereka?! padahal dari tadi sudah ku perhatikan mereka dan aku baru menyadari nya sekarang?! aku ini berada di level 6! seharusnya tidak mungkin aku tidak menyadari serangan itu! apa serangan itu berasal dari gadis itu?! tapi tadi dia tidak bisa mengeluarkan tehniknya! dan sekarang juga dia sudah masuk kedalam jurang!


beberapa saat kemudian Udo terkejut kembali dengan apa yang dia lihat, bukan cuma dirinya yang terkejut tapi semua prajurit yang melihat itu juga terkejut!.


"apa lagi ini?! " salah satu prajurit.


"b-bukannya gadis itu sudah masuk jurang?! " seru prajurit lainnya.


Tiba-tiba dari dalam jurang muncul gadis yang sedang mereka kejar.


alice muncul kembali dengan seluruh tubuhnya diselimuti aura kegelapan. dia masih masih menutup matanya.


alice yang sedang melayang karena aura kegelapan itu, perlahan-lahan dirinya membuka matanya kembali. dan alice kebingungan dengan apa yang terjadi.


apa-apaan?! bukannya seharusnya aku terjatuh kebawah sana?! tapi kenapa tubuh ku melayang?! dan aku juga tidak bisa menggerakkan tubuhku!


ditengah kebingungan alice dan keterkejutan para prajurit. tiba-tiba di tepi jurang di antara para prajurit yang masih tertusuk, muncul sebuah aura kegelapan yang kecil. aura kegelapan itu perlahan-lahan membesar. dan kemudian muncul seseorang dari keluar dari dalamnya.


semua orang sekali lagi terkaget bahkan alice yang melihat nya juga terkejut.


orang itu adalah seseorang yang terus memperhatikan apa yang terjadi. dia adalah pria dari puncak gunung itu! dengan jubah hitamnya yang menutupi seluruh tubuhnya, bahkan wajahnya saja sulit untuk dilihat. ketika di puncak gunung, pria itu terus memperhatikan apa yang terjadi kepada alice. dan ketika alice terjatuh dari jurang, pria itu langsung menyelamatkan alice dengan menggunakan kekuatan nya, dan sekarang dia tiba di tepi jurang.


pria itu melihat ke arah sepuluh prajurit dengan pedang hitam yang sudah menusuk perut mereka. tatapan dari pria itu sedikit marah sekaligus jijik terhadap mereka.


kesepuluh prajurit itu masih belum mati, mereka masih sadar sepenuhnya. ketika mereka ditatap oleh pria itu, mereka merasakan ketakutan yang luar biasa, karena tatapannya sangat mengintimidasi!.


"kalian pikir, kalian bisa menyentuh nya dengan tangan menjijikkan kalian itu?! " kata pria tersebut. bahkan aura dari suaranya saja membuat orang yang mendengar nya ketakutan.


alice yang masih melayang di belakang, dia juga mendengar suara dari orang yang berada di depannya dan dia terkejut mendengar suaranya.


suara ini... sepertinya aku pernah mendengar nya.. aah! walaupun suaranya agak berat dan sedikit berbeda tapi suaranya mirip dengan Ariel! apa dia Ariel?! tapi tidak mungkin! waktu itu Ariel tidak ikut melarikan diri ke hutan terlarang! jadi siapa orang didepan ku ini?? dia memliki suara yang hampir mirip dengan Ariel...


alice dilanda kebingungan, dia ingin bertanya kepada orang yang berada di depannya, tapi dia tidak bisa karena situasi saat ini.


pria itu masih berdiri di tepi jurang.


"sungguh mahluk yang menjijikkan. bahkan sampai sekarang, aku masih membenci kalian.sifat kalian itu sungguh selalu membuat ku muak dan jijik, mahluk menjijikkan sepertinya kalian harus dibinasakan!" seru pria berjubah hitam itu.


sepuluh prajurit itu langsung dilanda ketakutan! mereka merasakan sesuatu dari pedang yang menusuk perut mereka.


wajahnya yang tanpa emosi dengan tatapan yang merendahkan segalanya, pria itu mengangkat tangannya.


"matilah dengan menyedihkan! "


ctackk


pria itu menjentikkan jarinya.


boom!


di setiap pedang yang menusuk perut sepuluh prajurit itu, di bilah pedang nya membentuk jarum-jarum besar. seketika tubuh dari kesepuluh prajurit itu langsung hancur dan tidak menyisakan apapun. genangan darah langsung terlihat di tanah.


walaupun jarak pria itu dan sepuluh prajurit itu dekat, semua darah yang mengarah ke arahnya tidak bisa menyentuh tubuhnya. karena di seluruh tubuh pria itu diselimuti oleh aura kegelapan yang tipis, bahkan setetes hujan pun tidak mengenai tubuhnya.


semua orang yang menyaksikan kejadian itu terkejut kembali! beberapa prajurit bahkan ada yang muntah. walaupun mereka terbiasa dengan pembunuhan, tapi apa yang mereka lihat sekarang lebih kejam dari semua pembunuhan yang pernah mereka lihat.