Son Of The Demon King

Son Of The Demon King
perwujudan senjata



"penuhi panggilan ku! "


"SPACCAMARE! "


woosss


Tiba-tiba mana yang ada di dalam tubuh gurdo keluar. mana itu mengalir ke kedua tangan gurdo.


perlahan-lahan mana itu membentuk sebuah senjata.


dimulai dengan gagang pedang dan kemudian bilah pedang yang sangat besar. itu adalah sebuah pedang besar yang terlihat sangat kuat dan mengintimidasi!.


semua orang yang ada di sana dan menyaksikan itu sangat kagum sekaligus gelisah. selain gilbert, semua orang itu kagum karena ini pertama kalinya mereka melihat seseorang yang melakukan perwujudan senjata! mereka cuman berada di bawah level 6 jadi mereka tidak bisa melakukan perwujudan senjata. dan mereka gelisah karena orang itu adalah musuh mereka yang harus mereka lawan.


"bangs*t! jadi dari tadi dia tidak serius melawan kita! " seseorang berseru.


"sialan! tanpa senjata saja dia sudah sangat kuat! tapi sekarang dia akan menggunakan senjatanya! " orang lain nya.


"kita harus gimana?! dia sekarang akan mulai serius dengan kita! "


"tenang kalian semua! kita masih menang jumlah! dia cuma seorang diri. jangan takut! kalau kita melakukan tehnik gabungan lagi kita pasti berhasil! " gilbert mencoba untuk menenangkan orang-orang nya. walaupun dalam pikiran nya dia juga sangat gelisah dan takut.


ugh.. seandainya serangan tadi yang ku berikan menggunakan perwujudan senjata mungkin luka yang dia Terima akan cukup besar! sial bodoh sekali diriku!. tapi menyesal sekarang tidak akan ada perubahan! kali ini akan ku gunakan perwujudan senjata ku, dan menyerang nya dengan semua kemampuan yang ku punya!.


"hehehe... lihatlah ini adalah perwujudan senjata ku! SPACCAMARE! pedang besar dan kuat yang melambangkan ombak di laut! kalian seharusnya bisa bangga karena akan mati dengan senjata ku! " gurdo memegang pedang nya dengan bangga. kemudian dia memasang kuda-kuda nya, dia bersikap untuk menyerang. "sekarang giliran ku untuk menyerang kalian, persiapkan diri kalian! ".


boomm


gurdo menghilang dari tempat dia berdiri. gurdo melesat dengan sangat cepat ke arah salah satu orang yang berada cukup dekat dengannya.


"..!!! "


orang itu terkejut karena gurdo tiba-tiba ada di hadapan nya.sebelum orang itu mundur untuk melakukan pertahanan, gurdo dengan pedang besar ditangan nya langsung menebas tubuh lawannya.


bruuuss


orang itu terbelah menjadi dua, dari tubuhnya keluar darah segar.


" oke itu yang ke satu, selanjutnya!! " setelah gurdo berbicara, dia langsung melesat lagi kearah orang lainnya.


"...!! "


lagi, orang tersebut mati sebelum melakukan pertahanan nya.


" yang kedua "


boomm


gurdo melesat lagi menuju orang lainnya.


"aku tahu kau pasti akan datang ke arah ku! rasakan ini! " orang itu menyadari kalau gurdo akan datang ke arahnya, orang itu langsung melancarkan serangan dengan mengayunkan pedang.


"heh sungguh bodoh, kau pikir pedang biasa bisa menandingi pedang yang terbuat dari mana, hah?! " gurdo menyerang juga dan mengayunkan pedang besar nya.


ctankk


crekkk


pecahh


bruss


ketika pedang orang itu bentrok dengan pedang besar gurdo, pedang nya langsung pecah dan hancur. bukan cuma pedang nya saja yang hancur tapi tubuh dari orang tersebut juga ikut terbelah oleh serangan gurdo.


"yang ketiga! selanjutnya! " gurdo terlihat sangat senang di wajahnya dan dia terus melanjutkan serangan nya.


brusss


"yang keempat! "


lagi lagi gurdo berhasil membunuh salah satu orang dari pihak gilbert. gilbert yang melihat kejadian itu sangat kaget karena dalam sekejap empat orang langsung mati dengan tubuh mereka menjadi dua bagian!.


"sialan! tidak ada gunanya melawan monster itu! sebaiknya aku kabur! eeh...?" salah seorang berbicara dengan panik. dia mencoba untuk melarikan diri tapi sebelum itu terjadi setengah tubuhnya sudah terpisah dengan tubuh lainnya, orang itu langsung mati seketika.


"sungguh bodoh mencoba untuk melarikan diri dariku. barusan yang kelima, ayo lanjutkan! " setelah gurdo membunuh orang tadi, dia melanjutkan lagi serangan nya.


sringg


bruuuss


bruuss


sama seperti sebelumnya, kedua orang itu ingin melarikan diri tetapi sebelum mereka sempat melangkah, pedang gurdo sudah menebas tubuh mereka.


"baiklah pengganggu nya sudah ku bersihkan. sekarang tinggal kau" gurdo melihat ke arah gilbert dengan senyuman yang bukan senyuman.


" bangs*t kau! kenapa kau tidak langsung menyerang ku ?! " gilbert bertanya dengan marah.


"menyerang mu langsung? aku tidak mau melakukan itu kepada mu, karena aku ingin bertarung dengan jujur dan adil dengan mu" gurdo mengacungkan pedang besar nya ke arah gilbert.


"apa-apaan itu?! setelah kau membunuh orang-orang ku, kau ingin bertarung dengan jujur dan adil denganku?! persetanan kau! " gilbert masih terlihat marah.


"kau tadi sudah memukul ku dengan keras dan bisa melukai ku, itu membuat ku tertarik untuk bertarung dengan mu. tadi aku tidak serius tapi sekarang aku akan sedikit serius melawan mu, jadi keluar kan lah perwujudan senjata mu dan bertarung lah dengan ku! " gurdo menatap tajam ke arah gilbert.


gilbert terdiam tapi dia masih sangat marah dengan gurdo. "sialan seharusnya aku tadi menggunakan senjata ku ketika memukul mu. baiklah aku akan menggunakan seluruh kekuatan yang ku punya dan bertarung dengan jujur dan adil dengan mu! ".


" bagus! aku mulai bersemangat sekarang! " gurdo terlihat bersemangat.


gilbert memasang kuda-kuda nya. "keluar lah dan penuhi panggilan ku! "


"FIRE GLOVES! "


wuuusss


dark mana mulai keluar dari tubuh gilbert lalu dark mana itu mengalir melalui kedua tangannya. perlahan-lahan dark mana itu membentuk sebuah sarung tangan di kedua tangan gilbert.


sarung tangan itu menutupi seluruh tangan gilbert dari jari sampai sikut nya. sarung tangan nya berwarna hitam dengan corak merah yang menambahkan kesan mengerikan.


"hoo jadi itu kah perwujudan senjata mu, cukup bagus tapi kalau cuma segitu kau tidak akan bisa mengalahkan ku loh. tapi sedari awal kau memang tidak akan bisa mengalahkan ku haha" kata gurdo.


"ini masih belum! " gilbert masih memasang kuda-kuda nya. gilbert terlihat fokus menyalurkan mana nya ke kedua tangannya.


woosss


tangannya yang memakai sarung tangan, tiba-tiba diselimuti oleh api merah yang berkobar-kobar.


"belum cukup! " gilbert kemudian menutup matanya. "haaa! " bersamaan dengan membuka matanya, muncul dua buah tanduk di keningnya. tanduk nya tidak terlalu panjang dan tanduk itu berwarna hitam pekat.


bukan cuma memunculkan tanduk saja, tapi kini warna mata merah gilbert lebih terang dari sebelumnya.


gurdo sempat terkejut tapi dia masih tenang dan tersenyum.


"sekarang kau terlihat seperti iblis pada umumnya!baiklah sepertinya kau sudah siap. tapi sebelum itu, dalam pertarungan yang jujur dan adil, bukankah kita harus memperkenalkan diri masing-masing?" gurdo menancap kan pedang nya ke tanah.


"aku gurdo, salah satu komandan di Kerajaan manusia. atribut ku adalah air, aku lah sang komandan air dan juga aku adalah murid dari sang pahlawan greatsword Veles " gurdo berkata dengan bangga.


"hmm! aku gilbert, sebelumnya seorang mentri keuangan di Kerajaan iblis. aku tidak mempunyai guru, seni bela diri ku diajarkan langsung oleh mendiang ayahku sendiri, ini adalah seni bela diri turun temurun. dan atribut ku adalah api!"


kedua orang tersebut memasang kuda-kuda nya, mereka siap untuk melakukan pertarungan!.


" kuy! "


"kuy yoh! "


boomm!


kedua nya melesat dengan sangat cepat! kecepatan mereka tidak bisa dilihat oleh orang biasa!.


gurdo mengayunkan pedang besar nya dan gilbert menyerang dengan tinjunya!.


bang!


serangan mereka bertemu dan beradu. kedua kekuatan itu menyebabkan tanah dan pepohonan bergetar.


"bagus! sangat bagus! ini akan menyenangkan! " gurdo memiliki senyum diwajahnya.


gurdo kembali mengayunkan pedang nya, begitu pula dengan gilbert yang melancarkan pukulannya.


bang!


sekali lagi, ketika kedua serang itu bentrok tanah dan pepohonan disekitarnya bergetar dan bergoyang, bahkan genangan air yang berada di tanah terhempas kan.


"hahaha ayo lanjut kan! gilbert! "