Son Of The Demon King

Son Of The Demon King
rencana penyergapan



kuda yang dinaiki alice terus berlari ke dalam hutan.


disepanjang jalan, alice terus menangis dia tau ayahnya dan yang lain kemungkinan akan mati. walaupun ayahnya kuat tapi dia takkan mampu untuk melawan ratusan prajurit dari pihak manusia.


"ayah aku pasti akan membalaskan dendam mu! " alice menangis tapi matanya memiliki tatapan yang tajam dan penuh keyakinan.


sementara itu, orang-orang yang bersiap untuk melawan para prajurit di pihak manusia, mereka semua turun dari kudanya masing-masing.


"tuan kemungkinan kita akan mati sangat besar tapi saya tidak akan menyesalinya, saya merasa terhormat bisa bertempur sampai akhir dengan anda" dia adalah pelayan yang memakai baju Butler.


pelayan itu bernama sebas, dia memiliki penampilan seorang pria tua dengan rambut dan kumis berwarna putih, walaupun dia sudah tua tapi dia memiliki tubuh yang masih bugar.


"terimakasih sebas, kau selama ini selalu melayani ku dan keluarga ku dengan sangat baik, aku selalu menganggap mu bagian dari keluarga ku " gilbert tersenyum ramah.


"tuan.... terimakasih tuan! " matanya terbuka lebar dan tersenyum.


"untuk kalian juga, terimakasih banyak karena selama ini selalu menjaga keluarga ku" gilbert berterima kasih kepada orang-orang lainnya, mereka adalah prajurit penjaga keluarga nya.


"tidak tuan... kami juga berterima kasih karena telah menerima kami dan anda selalu baik terhadap kami terimakasih banyak! "


mereka semua terlihat memiliki ekspresi senang diwajahnya, tapi didalam hati mereka, mereka tahu kalau ini adalah momen terakhir mereka untuk bisa tersenyum.


"tuan apa kita punya rencana untuk bertarung melawan mereka? " seseorang bertanya.


"tentu, aku sudah memikirkan nya dari tadi kita akan menyergap mereka"


"menyergap? tapi apa akan berhasil? diantara mereka ada seseorang yang sangat kuat, mungkin orang kuat itu akan mengetahui keberadaan kita" sebas berbicara.


"ini akan sulit karena orang itu berada di level 7 tahap menengah tapi kalian tidak boleh lupa kalau aku juga kuat! walaupun aku selalu mengurus keuangan di Kerajaan kita sebelumnya, tapi aku selalu menyempatkan diri untuk berlatih! apa kalian lupa kalau aku ini seseorang yang berada di level 6 tahap akhir? aku bisa menyelimuti kalian dengan mana ku dan menyembunyikan kehadiran kalian"


"tapi tuan bagaimana mana dengan kuda-kuda ini? " sebas bertanya kepada gilbert.


"untuk kuda kuda ini akan kita buat mereka lari kearah para prajurit manusia itu agar mereka mengira kalau kita diserang oleh monster, mereka akan terburu-buru untuk melihat situasi nya dan pada saat itu mereka akan sedikit lengah pada saat itu kita akan langsung menyerang, apa kalian mengerti?"


"tuan!! ya kami mengerti!" semua orang merasa kagum dengan gilbert, mereka lupa kalau tuannya juga orang yang sangat hebat dan kuat!.


"rencananya mungkin akan berhasil tapi itu pasti akan langsung bisa ditangani dengan cepat oleh orang itu, tapi tidak apa kita cuma harus mengulur waktu untuk alice melarikan diri"


"baiklah semuanya keluarkan senjata kalian, kita akan bersembunyi di balik semak-semak dan pepohonan lalu setelah mereka lewat kita akan langsung menyerang secara mendadak, kerahkan lah seluruh kemampuan yang kalian punya".


" ya tuan! "


mereka semua bersamaan berteriak.


"sebelum itu aku akan menyelimuti kalian dulu dengan mana ku"


"sihir persembunyian aktifkan! "


wuuusss


gilbert mengangkat tangannya lalu tiba-tiba keluar dark mana dari tangannya, mana yang keluar itu langsung menyelimuti semua orang.


"waaah ini luar biasa!"


"iya ini luar biasa! aku bisa melihat mu tapi aku tidak bisa menyadari keberadaan mu! "


" ini kah kekuatan dari level 6! mereka memiliki mana jauh lebih banyak dari level 5 puncak! dan mereka bisa mengontrol mana dengan lebih mudah!"


semua orang terkagum dengan apa yang dilakukan gilbert.


"baiklah semua ayo bersiap-siap, sebentar lagi mereka akan tiba disini. 5 orang disisi kanan dan sisanya disisi kiri" gilbert memberi perintah nya.


mereka semua langsung berpencar dan bersembunyi di beberapa pohon dan semak-semak.


tapi gilbert belum ikut bersembunyi dia memukul semua kuda yang ada, kuda kuda itu langsung berlari ke arah dimana para prajurit mengejar mereka, setelah itu gilbert langsung ikut bersembunyi.


disaat yang sama, para prajurit manusia yang memakai jirah putih mereka terus melaju menggunakan kudanya.


di barisan paling depan ada seorang pria besar menaiki kuda yang berbeda dari kuda lainnya, kuda miliknya lebih besar dari pada kuda bisa. pria itu memiliki tinggi sekitar 2 meter dengan tubuh besar dan otot-otot yang menonjol dikedua lengannya. pria itu memakai jirah yang agak berbeda dengan prajurit lainnya, jirah yang dipakainya berwarna putih tapi memiliki motif unik yang berwarna kuning.


"komandan gurdo kenapa laju kita pelan? bukannya itu akan lebih memperlambat pengejaran nya? " seseorang disisi pria besar itu bertanya kepadanya.


pria besar itu bernama gurdo dan dia adalah salah satu komandan dari pasukan kesatria di Kerajaan manusia.


"kita tidak perlu terburu-buru lagipula mereka tidak akan berani untuk masuk terlalu dalam di hutan terlarang ini, kalau mereka terlalu jauh masuk ke dalam mungkin mereka cuma akan bertemu dengan monster kuat ".


" tapi bukannya kita juga akan masuk lebih dalam lagi? "


"hmm memangnya kenapa? apa kau takut juga akan ada monster kuat? kau lupa ya kalau aku ini kuat! aku seorang komandan yang berada di level 7 !" ada nada kebanggaan keluar dari suaranya.


"hmm tapi ini aneh tadi aku merasakan ada 10 orang di depan sana tapi sekarang aku tidak merasakan satupun dari mereka...hmm? "


gurdo menyipitkan mata nya, di kejauhan dia melihat ada sepuluh kuda yang berlari ke arah nya.


"kuda? kenapa mereka berlari tanpa penunggang nya?!"


"komandan kenapa kuda kuda itu berlari tanpa penunggang nya?! apa mungkin mereka diserang oleh monster?! "


"aah mungkin itu yang terjadi! kita harus cepat! kita tidak boleh membiarkan monster itu memakan semua tubuh para iblis itu! setidaknya kita harus punya bukti kalau kita telah membunuh para iblis itu untuk kita lapor kan ke pada raja! percepat laju kalian! "


para prajurit itu langsung melaju dengan lebih cepat.


beberapa saat kemudian mereka sebentar lagi akan melawati tempat dimana gilbert dan yang lainnya bersembunyi.


pasukan yang di bawa gurdo berada di tempat gilbert bersembunyi mereka masih terus berlari menggunakan kudanya.


"hmm ini aneh kenapa disini terlihat baik-baik saja? kenapa tidak ada jejak pertarungan?! "


gurdo kebingungan untuk sesaat tapi dia langsung menyadari apa yang terjadi.


"sial ini jebakan! semua waspa... " sebelum gurdo menyelesaikan kata-kata nya tiba-tiba ada serangan mendadak.


" TORNADO! "


WOOOSSS


" 100 FIRE ARROW! "


BOOMMM


"haaaa! "


"kuaaaaaaa!! "


gilbert dan pasukannya langsung menyerang para prajurit manusia.


Orang-orang yang terkena oleh sihir yang di keluarkan sebas dan gilbert langsung mati.


sihir tornado dan panah api menjadi kombinasi sempurna untuk melawan segerombolan musuh. ketika tornado masih berputar-putar dengan kencang beberapa panah api mengenai tornado itu dan seketika tornado itu langsung menjadi tornado api.


"sialan kalian para iblis terkutuk! akan ku bunuh kalian!" gurdo sangat marah dengan apa yang terjadi karena dia tadi tidak bisa merasakan kehadiran mereka!.