SOLAR & The Specialists

SOLAR & The Specialists
Berita



Dua hari kemudian...


Tak ada berita menyenangkan yang tayang di TV ataupun media cetak. Kota belum pulih dari terjangan badai yang gagal dideteksi dini oleh BMKG. Semuanya porak poranda. Banyak orang kehilangan rumah dan harta benda. Mereka berkeliaran di jalan untuk kembali ke rumah mereka yang rusak berat, berharap masih bisa menyelamatkan satu-dua harta yang tersisa. Badai yang terjadi sebelumnya menyerang hampir separuh daratan di Indonesia. Korban jiwa sudah tak terhitung jumlahnya. Mayat-mayat bergelimpangan di jalan, hampir membusuk karena terlalu lama menunggu agar dievakuasi. Kini bencana itu sudah lewat, meninggalkan kerusakan yang mustahil dipulihkan dalam waktu dekat.


Warga mengungkap kesaksian mereka ketika merekam penampakan UFO di atas langit pulau Jawa. Penampakan terjelas yang terekam pada Sabtu, 28 Oktober 2019 terjadi bersamaan dengan angin topan yang menerjang hampir separuh kawasan di Indonesia.


Metropolitan Post – Edisi 29 Oktober '19


 


Topan yang menerjang Indonesia pekan ini telah merusak 2.015 sekolah dan ratusan ribu rumah. Dengan total kerugian di daerah terparah diperkirakan mencapai 2 trilliun rupiah. Selain itu, topan ini juga telah menewaskan 4.121 orang, Senin (30/10). Namun pemerintah belum merinci nama-nama atau penyebab kematian ribuan orang akibat badai tersebut.


Metropolitan Post – Edisi 30 Oktober '19


 


Seluruh kota lumpuh karena porak poranda akibat terpaan topan pada Sabtu (28/10). Aktivitas berhenti total kecuali evakuasi dan penyaluran bahan pangan untuk ratusan ribu pengungsi.


Metropolitan Post – Edisi 30 Oktober '19


 


UFO yang terlihat di langit Indonesia pada Sabtu (28/10) telah menghilang secara tiba-tiba bersamaan dengan angin topan yang telah menerjang separuh kawasan Indonesia selama dua hari berturut-turut. Kementerian Pertahanan Nasional belum memberikan klarifikasi apapun sejak bencana memporak-porandakan seluruh negeri. Kini pemerintah berupaya untuk mengembalikan fungsi ekonomi serta memberikan bantuan pada pengungsi.


Metropolitan Post – Edisi 31 Oktober '19


 


Satuan Unit Reserse mengumumkan identitas mayat perempuan tak dikenal yang ditemukan pada 21/08/19 lalu. Jenazah tersebut milik cucu Guru Besar Ilmu Hukum, Lubis Sahetapi. Identitasnya telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga lewat tes DNA. Jenazah tersebut telah dikremasi atas persetujuan kepolisian seminggu sebelum identitas berhasil diidentifikasi karena kondisinya yang kian memburuk. Rencananya, abu dari jenazah tersebut akan dikebumikan di pemakaman keluarga setelah diambil oleh pihak keluarga.


Metropolitan Post – Edisi 01 November '19


 


Para siswa di SMA Harapan Pertiwi bersaksi bahwa mereka masih satu sekolah dengan Selena Mareen L.,-jenazah yang ditemukan dari dalam perut paus biru- sebelum identitasnya dikonfirmasi oleh keluarga. Menurut keterangan mereka, Selena bersekolah dengan normal seperti biasanya. Hal tersebut dipandang tak masuk akal oleh kepolisian. Pihak keluarga masih bungkam sampai hari ini.


Metropolitan Post – Edisi 02 November '19


 


Menurut pakar, kemunculan Selena disangkut pautkan dengan datangnya objek asing dari luar angkasa yang selama ini dikenal dengan sebutan UFO, di atas langit Indonesia. Teori-teori konspirasi terus bermunculan dan mengundang perdebatan.


Forum Unsolved Case – Edisi 02 November '19


 


Perwakilan NASA yang datang ke Indonesia disambut oleh Menteri Pertahanan Nasional, Rajasa Malik (06/10). Kedatangan pihak NASA bertujuan untuk mengonfirmasi adanya makhluk luar angkasa yang telah dilaporkan oleh berbagai sumber terpercaya. Indonesia mendapat bantuan dari seluruh negara di dunia untuk bekerja sama dengan CSL (Containment of Supernatural Law), organisasi yang berada di bawah Kementerian Pertahanan Nasional demi mengantisipasi adanya serangan dari makhluk asing. Dua pesawat antariksa dan satelit dikerahkan untuk mencari lokasi keberadaan UFO yang sebelumnya terlihat di langit Indonesia.


------------------------------------------------------------------------------------------


 


Halo, semua. Kenalin, aku Hamalem, penulis cerita Solar & the Specialists. Pengen nyapa kalian aja para reader yang udah baca cerita ini sampai bab akhir ini.


Bab akhir?


Not really**.**


 


Ini memang akhir cerita buku satu, masih ada lanjutannya, kok. Buku dua akan membahas tokoh lain yang pada akhirnya juga bakal berhubungan dengan Solar.


Semoga ceritanya cocok di hati kalian, ya?


Karena Buku satu udah berakhir, share dong apa yang kalian pikirkan setelah baca cerita ini?


Ada part yang bikin keinget terus?


Ada karakter yang disuka?


Dapat salam, nih.



 


 


Rest in peace, Selena...


Ini karya temenku yg kebetulan jadi visual artist. Aku suka karya-karya dia, jadi langsung memutuskan buat minta dibikinin ilustrasi tokoh Selena. Nggak gratis. Nggak ada harga teman. Aku termasuk orang yang menilai setinggi-tingginya suatu karya milik orang lain. Soalnya aku tau rasanya kecewa waktu karyaku nggak dihargai.


 


Sebagai bentuk dukungan ke penulis, bisa tuh pencet like-nya!


 


 


Yaudah, sampai jumpa di buku dua, ya!