Single Mom

Single Mom
Ronny dan Clara 005



Bertahun tahun di lewati Clara tanpa mempunyai Suami. Menjadi Single Mom untuk Karina. Sepuluh taun sudah dia menikmati kesendiriannya itu. Karina yang sudah menginjak remaja mulai menginginkan kebahagiaan untuk Clara.


" Happy Brithday yang ke 17 sayang.. " ucapan dari Clara


" Makasih mah.. Mamah udah jadi mamah sekaligus jadi papah yang terbaik buat aku.. I love you mah"


" Iya sayang.. Terimakasih juga udah jadi anak yang baik dan menjadi kebanggaan untuk mamah, nenek dan kakek... "


*****


Malam itu menjadi malam yang sangat indah untuk Karina, Keluarganya membuat acara makan malam bersama di sebuah restoran. Makan malam saat itu di hadiri juga oleh Ronny.


" Happy brithday Karina... "


" Terimakasih om... "


Begitu sapa Ronny saat datang dan memberikan kado untuk Karina. Ronny duduk di samping Clara yang anggun memakai dress merah jambu yang membuat mempesona.


" Malam ini kamu begitu cantik.. " Bisik Ronny pada Clara


Clara hanya tersipu malu, lalu membalas dengan senyuman.


Makan malam yang begitu sempurna dan tak terlupakan oleh Karina. Karina yang sangat bahagia karena melihat mamahnya senyum sumringah karena kedatangan orang yang istimewah yaitu Ronny..


" Om.. tante.. Karin.. Ada yang ingin Ronny sampaikan di sini.. "


" Apa itu nak Ronny... Silahkan sampaikan saja.. " Marteen dengan tersenyum


" Begini om maksud Ronny di sini adalah Ingin mempersunting anak om, Clara... "


"Oh my good mamah... " suara gembira Karina


"Om serahkan semuanya pada Clara nak Ronny.. Bagaimana menurutkamu nak.. "


"Hmmm... "


Sejenak Clara memandan Ronny yang tampan dengan jas yang rapih malam itu.


" Hmm.. Bagaimana nak.. Jika kamu setuju menerima Ronny untuk jadi ayahmu.. pasti.."


"Karina sangat setuju mamah dengan Om Ronny.. "


"Terimakasih nak.. " Memeluk erat Karina


Malam itu begitu syahdu, tangis haru bahagia menghiasi makan malam itu


" Terimakasih karena kamu sabar menunggu ku bertahun tahun Ronny.. "


" Iya sama sama Clara.. "Memeluk Clara


*****


Tak menunggu lama Ronny dan Clara menggelar acara pernikahan mereka. Hanya dengan waktu dua bulan menyiapkan semuanya.Hari itu Ronny dan Clara telah sah menjadi pasangan suami istri.


" Makasih sayang... "


" Karina seneng banget sekarang udah punya papah.. Karina juga seneng banget akhirnya mamah bahagia.. "


" Terimakasih sayang... "


Lembaran baru telah di buka Clara untuk kehidupannya saat ini. Pengalaman yang sudah menjadikannya sebagai pembelajaran yang sangat berarti.


Hari itu, Ronny langsung memboyong Istri dan anaknya ke rumah mewahnya. Indah dan Marteen ikhlas melepaskan putri dan cucu kesayangannya untuk ikut suaminya.


Pernikahan ini membuat hati Indah dan Marteen lega, dan bahagia. Pernikahan yang berbeda dengan pernikahan Clara sebelumnya.


****


Senja berlahan mulai hilang di sinari mentari. Kicauan burung bersiul dengan irama indah. Dan bunga mulai bermekaran bagaikan ikut menyambut hari baru untuk Clara.


Clara yang sudah dulu bangun untuk menyiapkan sarapan untuk suami dan anaknya.


" Pagi istriku... "


"ya ampun.. mengagetkan saja kamu.. "


"Sarapan apa hari ini.. hmmm... Karina belum bangun??"


"Hari ini kita sarapan roti bakar yaa.. Belum turun dia.. kayaknya belum bangun"


Ronny memeluk Clara dari belakang dan terus menciumi pundak istrinya itu.


" Ya ampun.. pengantin baru pagi pagi udah mesra aja.. " Suara Karina mengagetkan Ronny dan Clara di dapur.


Clara dan Ronny terlihat sangat malu karena di lihat oleh anak mereka.


Clara langsung mengalihkannya dengan mengajak mereka untuk sarapan.


" Mah.. pah.. Karina kan sudah besar.. bentar lagi mau lulus sekolah, boleh yah kalo Karina lanjutin kuliah di luar negeri??"


Clara tersedak mendengar keinginan Karina.


" Tak usah khawatirkan Karina mah.. Karina bisa mandiri kok.. "


" Apakah kamu bersungguh sungguh dengan keinginanmu itu Rin.. "


"Iya pah.. Boleh ya mah.. "


"Tapi mamah gak bisa jauh jauh dari kamu sayang... "


" Mamah please yahh.. "


"Nanti mamah pikirkan lagi keinginanmu..."


" Yah mamah... pah bantu Karin buat bujuk mamah yah.. "