Single Mom

Single Mom
Belajar Menjadi Istri



Pagi hari menunjukan pukul 06.00 WIB. Alarm berbunyi membangunkan tidur mereka berdua.


Roy pergi mandi untuk bersiap sekolah, sedangkan Clara turun ke bawah untuk membantu Anjani.


" Pagi mah.. maaf ya Clara bangunnya telat " sapa Clara untuk ke mertuanya.


" Iya gak papa sayang. Kamu bisa bantu mamah menyiapkan sarapan untuk suamimu? " tanya Anjani


" Tentu saja bisa mah "jawab Clara


Mertua dan menantunya terserbut bekerja sama menyiapkan sarapan pagi itu. Mereka berdua terlihat sangat akrab.


Wirya yang turun ke bawah dengan pakaian rapi melihat pemandangan pagi itu. Istri dan mantunya yang akrab di dapur.


Hatinya bertambah cair karena pemandangan itu.


Di susul Roy yang turun juga dengan seragam sekolahnya.


" Pagi pah.. " sapa Roy pada Wirya yang sudah duduk di meja makan


Mereka berempat bersarapan bersama


" sayang.. nanti kita pergi ke dokter kandungan yah buat memeriksa janinmu " Tanya Anjani


"Iya mah " Jawaban Clara dengan senyumnya


Setelah selesai sarapan Roy dan Wirya pergi. Roy yang berangkat dengan mengendarai Motor kesayangannya itu dan Wirya mengendarai mobilnya.


Sesampainya di sekolah Roy yang berada di parkiran motor di cegat oleh Ana dan Laras. Mereka menanyakan kabar Clara, Karena di sekolah rahasia itu masih tersimpan rapi, Hanya Ana dan Laras yang tau pernikahan sahabatnya itu.


" Roy.. bagaimana keadaan Clara . Dia benar benar tidak masuk sekolah untuk mengikuti ujiannya?"tanya Laras dengan sedikit berbisik


" Enggak bisa Ras, dia sedang hamil " Jawab Roy


Ana dan Laras pun mengangguk mengerti.


Di rumah Roy...


" Nak, kamu udah siap? Ayo pergi " tanya Anjani


" Iya mah, Clara udah siap kok " jawab Clara


Clara dan Mertuanya pergi untuk memerikasa kandungannya ke dokter. Clara memeriksa kan kandungannya dan melakukan USG melihat janinnya.


Melihat janin calon cucunya Anjani senyum sumringah. " Sayang mamah masih gak percaya bentar lagi mamah nimang cucu " kata mertuanya itu.


Setelah selesai memeriksa kandungannya. Mereka berdua langsung pulang. Di dalam perjalanna mereka berdua mengobrol banyak hal.


" Mah, nanti kalau Roy pulang boleh gak Clara ke rumah Mamah buat ngambil baju Clara ? " tanya Clara


" Iya mah, Clara pulang kok "


Sore harinya Roy pulang dari sekolah, Clara yang saat itu sedang di kamar beristirahat.


" Sayang udah pulang.. " Clara terbangun dari tidur siangnya.


"Udah sayang.. Cape banget hari ini " sambil memberikan tasnya pada istrinya itu.


" Iya udah kamu istirahat sebentar, Aku akan menyiapkan makan kamu " jawab Clara


" Nanti dulu sayang, Aku belum laper.. kamu sini aja dulu aku ganti baju " jawab Roy


Selesai ganti baju Roy duduk di ranjang lalu Clara mengambilkan minum untuk suaminya itu.


" Sayang.. nanti sore atau malam antarkan aku ke rumah papah ya, aku mau ambil baju " pinta Clara


" Iya.. tapi aku istirahat sebentar dulu yaa.. " Jawab Roy


Lalu Roy membaringkan badannya di tempat tidurnya. Clara yang kembali ikut membaringkan badannya. Karena saat itu masih jam 14.30 WIB.


Mereka terlelap tidur siang..


Jam menunjukan pukul 16.00 WIB. Clara membuka matanya, Lalu membangunkan Roy.


" Sayang bangun, ayo mandi " ajak Clara


" hmmm... aku gak bisa bangun kalo belum di cium.. sayang ayo cium aku " canda Roy pada Clara


" Ihh kamu apaan sih.. ayo bangun, Kan mau kerumah papah" Clara yang terbangun lalu berniat turun dari tempat tidurnya tapi tanganya di tarik oleh Roy sehingga Clara terjatuh di dada Roy.


Clara yang berusaha bangun lagi tapi malah di tidurkan lagi lalu badan Roy yang menindihinya.


Roy yang lagi lagi memintah jatahnya sebagai istri " Huft.. Roy Roy.. lagi lagi " batin Clara


Clara yang tak bisa berbuat apa apa hanya bisa pasrah karena sudah mulai terbiasa seperti itu.


Roy yang mendaratkan ciuman di dada Clara sampai meninggalkan bekas merah. " Ahhh sakit" suara Clara dengan sedikit mendesah.


Roy kembali menciumi bibir Clara, membuka stu persatu kancing baju istrinya sehingga terlihat kedua belaian gunung mulus istrinya itu. Lalu tangan nakalnya masuk ke dalam bajunya dan membuka kancing B** istrinya. Tangannya maju ke depan dan kembali mengelus gunung istrinya di ikuti ciuman ganas yang menciumi seluruh tubuh Clara.


Roy melakukannya lagi seperti tiada bosannya. Melakukan setiap kali ada kesempatan.


Setelah selesai melakukannya, Merekapun mandi bersama. Tetapi mereka tidak melakukanya lagi karena kelelahan.


Mereka berdua turun kebawah untuk berpamitan ke Orang tua Roy untuk pergi ke rumah mertua Roy.


Mereka berdua pergi ke sana mengendarai mobil Roy. Karena Anjani tidak mengijinkan Roy membawa motor membocengkan Clara.