
Mereka berempat bergegas cepat kembali ke kelas karena waktu istirahat sudah habis. Clara berjalan dengan menahan sedikit ngilu pada kakinya.
Bel tandan pulang berbunyi, Roy pun mendekat ke Clara " Ra.. ayoo aku antar pulang. Aku gk tega kalo kamu pulang sendirian dalam kondisi seperti ini".
" enggak usah Roy, nanti aku bisa pulang sendiri naik taksi atau angkot.. " jawab Clara.
Dengan sigap Ana dan Laras ikut saja heboh dengan tawaran Roy "Udah mau aja,, lagian papah kamu kan gak mungkin bisa jemput kan. udah mau aja" bisik Ana pada Clara.
" gak mau nanti di kira aku di antar pacar sama mama" bisik balik Clara pada Ana dan Laras.
" udah deh gak usah ngeyel, buruan ikut aja. Jarang jarang loh di boncengin orang ganteng" balasan bisik Laras.
Mereka bertiga masih heboh berbisik sedangkan Roy masih menunggu jawaban Clara "hmmm.." Roy memberi kode
"ini Clara udan nemu jawabannya. Kalo kamu antar Clara bisa jamin untuk menjaga dan gak bakal ngisengin dia kan Roy" tanya si Ana dengan tampang judesnya
"percaya lah .. aku bisa menjaga dia" jawaban santai Roy.
Dengan malu malu Clara pun berjalan ke depan untuk mengunggu Roy yang sedang mengambil motornya di parkiran sekolah.
Tak menunggu lama Roy pun datang. Clara segera membonceng Roy. Perjalanan mereka berdua terlihat begitu canggung dan jarang sekali mengobrol.
Roy yang sedang fokus membawa motor dan jantung yang berdebar seperti tidak beraturan tiba tiba kucing lewat dengan spontan Roy pun mengerem mendadak.
Clara pun terkejut dan tidak sengaja memeluk pinggang Roy karena kaget.
"Ma ma maaf Roy tadi itu gak sengaja soalnya ku kaget" suara Clara gemetar dan pipinya yang merah merona karena malu.
"iya gk papa kok. Maafkan aku juga ya karena tadi ngerem mendadak" Roy pun menjawab dengan suara gemetar.
Clara tanpa basa basi langsung mengucapkan terimakasih dengan sedikit senyum malu malu kepada Roy dan langsung masuk ke dalam rumah.
Roy pun langsung putar balik untuk pulang tanpa mampir dulu ke rumah Clara karena Clara sempat cerita orang tua Clara tidak terlalu suka Clara membawa teman cowok nya kerumah tanpa ada kepentingan kelompok belajar.
Semakin hari mereka berdua semakin akrab bahkan bisa di katakan dekat.
Dan sampai saat tiba hari Valentain tiba. Di hari itu Roy, Ana , dan Laras berkumpul untuk merencanakan sesuatu yang spesial untuk Clara.
Ya.. hari itu hari yang sangat istimewa untuk Clara karena Roy akan mengungkapkan perasaannya pada wanita yang telah berbulan bulan di kagumi. saat itu pun tiba.
Di dekat sekolah terdapat taman yang sering Roy dan Clara kunjungi sesekali saat pulang sekolah.
Roy yang sudah menungu di sana dengan seikat dan coklat. Ana dan Laras membawa Clara kesana dan menutup mata Clara dengah sapu tangan. Sesampainya di dekat Roy, mata yang di tutup itu pun di buka oleh Roy.
Tanpa basa basi Roy langsung menyatakan perasaannya pada Clara
"Clara... maukah kamu menjadi pacarku?" Roy menatap mata Clara dan memberinya seikat bunga mawar yang indah.
Clara pun menatap mata Roy dengan berkaca kaca sambil mengangukan kepalanya yang menandakan Clara menerima Roy.
Dengan spontan Roy pun memeluk Clara dan mencium kening wanita yang telah menjadi pacarnya itu.
Ana dan Laras yang ikut heboh dan bahagia enggan juga melewatkan moment itu yang terus memotret Clara dan Roy.
" Ciee cie udah jadian udah pacaran. hmm jangan lupa makan makan yah?" suara Laras dengan heboh.
"iya bener tuh.. kita juga berjasa untuk ini"sambung Ana. Roy dan Ana dengan Kompak mengangukan kepalanya sambil tersenyum bahagia.