Single Mom

Single Mom
Rasa canggung Roy dengan mertuanya...



Di rumah Clara, Indah dan Marteen sedang duduk menunggu kedatangan Clara. Karena sebelum mereka berdua akan pergi kesana sudah terlebih dahulu mengabari Indah.


Rasa kecewa pada diri Indah dan Marteen pada putri nya memang masih begitu terasa terutama Marteen yang lebih sangat begitu kecewa. Namun bagaimana pun dia adalah anaknya jadi mereka berdua tetap berusaha seperti biasa.


Sesampainya di rumah Marteen, Clara dan suaminya turun. Nampak mereka membawa tentengan berupa kue brownis.


"Hai mah.. pah"Begitu sapa keduanya dengan mencium punggung tangan Indah dan Marteen


Mereka duduk di sofa depan tv dan mengobrol sedikit. " Bagaimana kamar kalian, dan janin mu? "tanya Indah.


" Baik mah, " jawab Clara.


Roy dan Marteen masih begitu canggung. Jarang sekali obrolan pada mereka berdua.


Mereka berdua menyantap makan malam yang sudah di siapkan Indah untuk putrinya dan menantunya.


" Kalian akan menginap di sini kan.. tidak usah pulang di luar sedang hujan deras "ujar Indah


"Iya mah.. mungkin kita akan menginap di sini untuk malam ini " jawab Roy


Selesai makan malam, Clara dan suaminya ke atas untuk beristirahat.


Clara menyiapkan barang barangnya yang akan di bawanya besok. Sedangkan Roy berganti baju untuk bersiap tidur.


Roy menelpon mamahnya untuk memberitahu bahwa dia dan Clara menginap di tempat Mertuanya.


Setelah selesai membereskan barangnya, Roy yang sudah terlebih dulu tertidur di susul Clara yang membaringkan tubuhnya di samping suaminya.


" Huftt syukur lah dia sudah tidur terlebih dahulu jadi aku bias benar benar istirahat malam ini " Batin Clara


Mereka berdua tertidur pulas di temani hujan malam itu.


Keesokan harinya mereka pulang ke tempat Roy pagi pagi sekali karena suaminnya berangkat sekolah.


Dua bulan yang di tunggu telah tiba, Roy yang hari itu Acara kelulusan di sekolah. Dihadiri oleh Kedua orang tuanya, Namun Clara tidak bisa ikut karena Perutnya yang sudah semakin membuncit dan pernikahannya rahasianya itu.


Roy lulus dengan nilai yang lumayan bagus, Dia menepati janji pada istrinya itu.


Dia melanjutkan kuliahnya, dulu Roy bercita cita kuliah di luar negeri tapi karena sudah beristri dia memilih kampus yang dekat saja.


Perut Clara yang sudah semakin membuncit membuat Anjani makin tidak sabar ingin menggendong cucunya. Begitupun dengan Roy yang tidak sabar melihat anaknya lahir.


Setiap pagi, siang, sore, dan malam Roy selalu mengelus perut buncit istrinya. " Sayang.. menurutmu aku kuliah di kampus mana? " tanya Roy dengan mengelus perut Clara.


" Terserah kamu kamu saja sayang.. asalkan kamu yakin" jawaban Clara.


" Baiklah sayang.. "


Keesokan harinya Roy mengajak Clara makan di luar dan berencana membeli beberapa peralatan calon anaknya itu.


Clara langsung menghampiri Roy,,,


" Sayang.. ini bagus gak? " Sengaja Clara dengan basa basi.


"Bagus sayang.. Kenalin ini teman sekolah aku sebelum pindah,, Namanya Intan " Roy memperkenalkan Clara dengan Intan.


" Siapa ini Roy? " tanya Intan


"Ini istriku tan, Kita menikah sedikitan setengah tahun yang lalu " jawab Roy


" What.. berarti kamu sekolah dalam keadaan sudah menikah !... kok bisa sih Roy " intan dengan kaget.


"Ceritanya panjang tan,, iya udah aku temani istriku belanja dulu yaa" pamit Roy


Clara yang tidak bisa menutupi rasa cemburunya itu dalam sekejap berubah menjadi jutek pada Roy.


Roy pun bingung dengan Clara yang berubah Mereka pulang, di dalam mobil Clara yang hanya diam menatap kaca mobil membuat Roy kebingungan. Roy bertanya hanya di jawab dengan jawaban jutek.


Sesampainya di rumahpun Clara langsung turun dari mobil tanpa menunggunya. Langsung saja pergi ke kamar dan langsung ke kamar mandi.


" Dia kenapa sih.. kok tiba tiba bisa gitu.. dasar wanita" batin Roy sembari menggaruk rambutnya.


Roy pergi untuk mandi, setelah selesai mandi Roy melihat Clara yang berpura pura tidur.


Roy mendekatinya lalu menggelitikinya.


" Ihhh kamu kenapa sih.. geli tauu " jawab Clara kegelian


"Habisnya kamu jutekin aku sii.. aku tuh gak kuat di jutekin kamu " goda Roy


"Kamu kenapa kok ngambek gitu.. bilang dong sayang biar aku tau " tanya Roy


"Gpp " jawab jutek Clara dengan kembali membelakangi Roy


"Ohh jadi minta di gelitikin lagi iyaa " menggelitiki Clara.


"Ihh iya iya jangan... tadi itu siapa kok akrab banget.. " jawab Clara


"Ciehhh cemburu yahhhh... " goda Roy


"Itu tadi teman satu kelas aku di sekolah sebelumya. Tenang saja aku tidak ada hubungan apa apa sama Intan " sambung Roy


" Benarkah itu sayang.. aku takut, kamu pergi.. Lihatlah badan ku yang semakin hari makin gendut, dan boddy ku yang tak seperti dulu lagi "jawab Clara


"jangan berfikir seperti itu.. Ayo tidur.. sudah malam " Roy mengelus dan mencium rambut Clara