
" kali ini apa yang kamu bawa sayang..." ujar ibu Nisa
" ibu... assalamualaikum... aku bawa kue kesukaan ibu , kakak dan Nene lagi .. " ujar Monic girang
" apa kau GX bosen setiap hari kau habiskan uang jajan mu hanya untuk membeli kue dan roti dan itu di toko yang sama... " ujar Afnan
" biar saja , uang-uang ku ... bukannya kalian juga suka kue dengan roti yang aku bawa... " ujar Monic
" terima kasih sayang ibu sangat menyukainya karena kau membawakan roti nya dengan rasa yang selalu berbeda setiap hari nya jadi ibu GX bosen untuk memakannya.. " ujar ibu Nisa
" terima kasih ibu... apa Nene juga menyukai nya... " ujar Monic
" Nene juga menyukai nya... terima kasih cucuku yang cantik.. " ujar sang Nene
" kak... apa tidak ada yang ingin kakak ucapkan ... " ujar Monic pada kakaknya Afnan
" mmm... terima kasih sering-sering lah seperti ini... " ujar Afnan seraya tersenyum dan mengigit kue kesukaan nya kue labu
" mmm... kue dan roti mertua ku memang yang terbaik... " celoteh Monic dan itu berhasil membuat semua orang melihat ke arah nya
" CK... CK...CK... " ibu yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya karena tingkah anak perempuan nya
" nak ingat jangan pacaran dulu sebelum kamu lulus loh... " ujar sang ibu
" ia ibu aku tau, lagian aku tak suka pacaran - pacaran aku lebih suka langsung menikah ... itu lebih indah ... maka dari sekarang aku sudah menentukan jodohku siapa.. " ujar Monic
" aish .... kayanya Tante tak lama lagi akan mendapatkan seorang menantu dan seorang cucu... " ujar Afnan
" kak... Bu dia sosok yang sempurna dalam segala hal pasti ibu juga akan menyukai nya... " timpal Monic dengan percaya diri nya
" mmm.... itu kan menurut mu sayang.... sudah ya pokoknya ibu GX mau dengar kamu pacaran sebelum lulus SMK... jadi sebaiknya kamu persiapkan untuk ujian kelulusan mu ... " ujar ibu
" tuh dengar GX de... " ujar Afnan
" mmm.... iya iya... aku tau ko ... " ujar Monic
*
langit baru berganti gelap tapi toko sudah tutup tak seperti biasanya ayah Ilham lebih memilih menutup tokonya lebih awal jika anak perempuannya tak berkunjung ke toko sehingga membuat ayah Ilham merasa cemas dan memilih untuk pulang
sedangkan didalam kamar Talitha sedang asik mengerjakan tugas sekolah nya dengan di temani Daffa yang sedang asik membaca buku sekolah nya tak ada yang memulai obrolan sebelum tugas sekolah selesai di kerjakan
ayah Ilham melihat rumah nya yang sepi tak melihat keberadaan ke dua anaknya pun langsung menuju salah satu kamar anaknya
" klek.... " suara pintu terbuka
" assalamualaikum.... " ujar ayah Ilham
" waalaikum salam.... yah udah pulang... " ujar Talitha seraya menutup buku pelajaran nya yang sudah selesai ia kerjakan dan langsung menghampiri ayahnya
" iya, ayah mengkhawatirkan putri ayah yang tidak datang ke toko... " ujar ayah Ilham tersenyum
" ayah... maafin Talitha ya, Talitha merasa lelah jadi Talitha GX bantuin ayah di toko... " ujar Talitha
" tidak apa-apa sayang... kalian pasti belum makan biar ayah buatkan makan malam untuk kalian ... " ujar ayah Ilham
" aku bantu ya yah... " ujar Talitha seraya tersenyum manis
" mmm..... tapi rasanya di kulkas tidak ada apa-apa " ujar ayah Ilham
" berterima kasih lah , untung tadi aku sempat mampir ke pasar jadi isi kulkas sudah penuh kembali... " ujar Daffa yang masih memegang buku di tangannya
" kamu memang yang terbaik, terima kasih banyak sayangku... " ujar ayah dan Talitha dengan kompak
Daffa yang mendengar itu langsung tersenyum bahagia seraya menganggukkan kepalanya
" mmm ... buatlah makan malam yang lezat... " teriak Daffa
" baiklah, selesai kan membacanya, kalau sudah selesai sebaiknya cepatlah turun .. " teriak Talitha yang sudah ada di ambang pintu
'' ayah... tunggu.... " Talitha berlari kecil menghampiri ayahnya agar bisa berjalan dengan ayahnya agar bisa bergandengan tangan dengan nya
" mmm.... dasar anak manja... " ujar ayah Ilham seraya mengusap lembut bagian kepala Talitha..
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen