SHATARA

SHATARA
bully 3



Afnan Atma purnama merupakan sosok pemuda penuh karisma dengan sejuta pesona. mempunyai paras dan pisik yang sempurna dan yang mendukung semua itu. dia di usianya yang baru menginjak 17 THN ia sudah di bilang cukup dewasa dalam sifat sikap nya maupun kepribadian nya yang membuat nya menjadi seorang ketua OSIS maupun ketua tim basket di sekolahnya ia sudah mampu untuk bertanggung jawab akan tugasnya itu.


tidak sedikit lawan jenisnya yang mendekat ke arah nya dan bahkan banyak juga yang menyatakan perasaannya pada nya, tapi sayang karena pendirian yang sangat teguh dia tak ingin hubungan dengan lawan jenisnya sebelum ia dinyatakan lulus sekolah..


tak ada satupun wanita yang mendekat ke arah nya yang berhasil mencuri perhatiannya maupun menggoyahkan perasaannya tapi semenjak ia sering terus-terusan menolong Talitha yang sering di kerjain oleh teman sekolahnya dan sering melihat kepribadian dan tingkah Talitha di luar sekolah dan entah kenapa kini saat melihat Talitha pandangannya tak pernah lepas dari sosok gadis remaja yang ber pisik gemuk yang mempunyai paras cantik dan mata indah berkilau itu ..


" byur.... " satu guyuran air mendarat tepat di baju dan wajah milik Talitha saat di kamar mandi


" ikut aku.... " ujar puji murid 11 IPS 1 cewe yang tergila-gila pada Afnan tangan milik Talitha di tarik nya dan tubuh Talitha pun terpojokkan


" aku sudah bisa menebaknya pasti karena kejadian tadi pagi . " batin Talitha pasrah


" sudah aku bilang jangan pernah dekat-dekat dengan Afnan, cewe seperti mu itu tak pantas untuknya apa lagi hanya jalan bareng dengan nya jangan mimpi untuk bisa dekat dengannya !!... " ujar puji tegas


" maaf kan aku , dia hanya menolongku itu saja... " ujar Talitha seraya mengusap wajahnya yang basah


" alah basi... !! " ujar putri sahabat puji


" kau sering mengunakan alasan itu tapi aku dah bosen menerima alasan mu itu... dasar gembrot..." ujar puji


" tapi, aku benar.... " ujar Talitha terputus


bel jam terakhir pun berbunyi puji dan sahabat nya pun langsung melepaskan genggaman tangannya dari tangan Talitha


" heh... sekali lgi aku lihat kau jalan dengannya ... abis loh... dan satu lagi sebaiknya kau ngaca dulu.... " ujar puji tegas dan langsung berlalu


" hah.... " Talitha membuang nafas panjang


" sabar-sabar ini tak seberapa " ujar Talitha seraya mengelap sisa air yang ada di wajahnya


" baju nya basah... " seraya mengelus bagian baju yang basah...


Talitha yang tak mungkin keluar dengan keadaaan baju basah pun langsung mengirimkan pesan pada salah satu sahabatnya


" kenapa bisa basah begini... pakailah... " ujar Lala seraya memberikan jaket milik Sa'id


karena tak mungkin Sa'id yang memberikan jaket itu sendiri pada Talitha secara Talitha sedang berada di dalam toilet wanita


" terima kasih... " ujar Talitha seraya berusaha tersenyum


" jangan tersenyum... kau harus bilang padaku apa yang sebenarnya terjadi tapi lebih baik tenangkan dulu hati mu... ayo kita masuk ke dalam kelas.. " Lala pun langsung membawa tubuh Talitha kedalam rangkulannya.


Lala bisa saja mendesak sahabat nya untuk mengucapkan nya sekarang tapi karena ini bukan kejadian satu kali atau ke dua kalinya Lala sudah paham mungkin ada anak yang usil lagi pada sahabat nya itu dan lala hanya bisa menunggu ia bercerita duluan tapi Talitha bukan sosok gadis yang pengadu Talitha lebih memilih menyimpannya sendiri


" tidak apa-apa kau kuat kau hebat Talitha... biar Allah yang balas itu semua pada orang-orang yang telah menzolimi mu.... " ujar Lala


Talitha yang mendengar itu hanya tersenyum kecut...


di lorong-lorong kelas pun Talitha dan Lala sempat berpapasan dengan anak OSIS tepatnya Afnan yang melihat ke arah Talitha dengan intens tapi Talitha memilih hanya melihat ke arah bawah sempat pandangan nya bertemu tapi Talitha langsung membuang muka


" ada apa lagi dengan nya... ****.... kayanya aku ke colongan lagi... " umpat Afnan sehingga membuat teman nya bertanya dengan nya


" ada apa ?... " tanya Wahyu sahabat Afnan


" kayanya gue kecolongan lagi... " ujar Afnan


" maksud loe...?? " tanya Wahyu tak paham


" tak apa-apa , ayo kita lanjut patroli jam terakhir... " ujar Afnan


"☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen


salam hangat dari mom Abidah 🤗


sehat-sehat ya jangan sakit....