SHATARA

SHATARA
kekejaman Kamal dan salsa



Talitha seperti biasanya ia berangkat lebih awal ke sekolah tak lupa ia selalu menyapa sang Surya dan teman-temannya


" tidak apa-apa dengan rambut pendek kau makin terlihat cantik... " ujar Sa'id yang menyadari tingkah laku Talitha yang selalu memegang rambut pendek nya itu


" bicara apa si... jangan mulai ya... " ujar Talitha seraya berusaha tersenyum


" benarkan , tapi pipi cubi mu makin gemesin ... " Sa'id berani memegang kedua pipi Talitha


Talitha yang mendapatkan perlakuan seperti itu tersipu malu karena di dalam kelas sudah banyak anak yang datang tak kecuali Kamal yang baru saja tiba dan melihat ke adaan seperti itu


" cih.... " ujar Kamal membuang muka dengan wajah marahnya


" ambil jatah kue sana... " ujar Kamal pada Roni


Roni yang dapat perintah dari sahabat nya langsung menuju meja Talitha dan di gebrak lah meja milik Talitha tersebut sampai terdengar sangat kencang...


Talitha yang sudah paham langsung memberikan sekantong kue ke padanya


" ini .. " seraya menyodorkan kue tersebut dengan pandangan terus tertuju pada meja


" kenapa segini... " teriak Roni kembali karena merasa jatah kue a tak seperti biasanya kali ini hanya separo dari yang biasanya...


" aahhh.... maaf aku hanya bisa memberikannya segitu kali ini..." ujar Talitha


Lala yang baru saja tiba langsung menyenggol bahu milik Roni dengan sengaja


" jadi orang itu harus bersyukur... jadi besar kecilnya pemberian orang itu harus selalu kita syukuri... " ujar Lala...


Roni yang mendengar itu langsung melebarkan matanya


" udah untung di kasih... dasar preman yang tak mau di untung ... " celoteh Lala


Roni yang mendengar itu langsung naik pitam ia kembali menggebrak meja dengan sangat kencang...


" mau Lou apa , loe bikin ribut terus ma gue... kalau gue preman loe mau apa ? " ujar Roni


" astaghfirullah... setan ... setan... untung jantungku tak loncat... " ujar Lala


" la, sudahlah jangan di terus kan biarkan saja... " ujar Talitha


" loe ikut gue... " ujar Bayu sahabat Kamal dan Roni


ditarik lah pergelangan tangan milik Lala dengan sangat kasar oleh Roni sedang kan bayu , Kamal dan teman satu lainnya mengikuti mereka dari arah belakang


" kalian mau membawa kemana sahabatku itu... " teriak Talitha dengan pandangan sangat cemas


" Sa'id... Lala.... Lala.... gimana itu .. " ujar Talitha tapi posisi Sa'id yang sedang di tahan oleh kedua sahabat salsa tak bisa berbuat apa-apa


" brengsek... lepasin .. " berontak Sa'id


" tha.... kamu bantu Lala tha kejar Lala tha... " ujar Sa'id


" akh..... " talitha jatuh kelantai


" loe juga harus ikut gue .." ujar salsa


salsa pun membawa Talitha ke tempat Lala berada


dilihatnya Lala sedang mengambil ancang-ancang untuk melawan Roni tapi dasarnya Lala wanita yang kalah tenaga walaupun ia juga paham sedikit ilmu bela diri tapi tak sebanding dengan lawannya yang mungkin ahli berkelahi, Lala langsung tumbang dalam dua pukulan Talitha yang melihat itu langsung menjerit dengan sekencang-kencangnya


" tolong.... " teriak Talitha disalah satu gudang sekolah


" sekali lagi kau berani teriak ... teman mu itu akan habis... " ancam salsa


" jangan ... aku mohon jangan kalian siksa Lala... " ujar Talitha memohon. dengan air mata yang sudah mengalir deras di wajahnya


Kamal mendekat ke arah Talitha dipandang nya wajah Talitha dengan sorot mata tajam


" aku mohon lepaskan Lala... " ujar Talitha memohon


ditariknya rambut milik Talitha oleh Kamal


" berani-beraninya kau memotong rambutmu..." bisik Kamal tepat di telinga talitha sehingga membuat Talitha melebarkan matanya tak percaya dengan ucapan Kamal barusan


" akh.... sakit...." ujar Talitha


salsa yang melihat Kamal bersikap kasar pada Talitha ia malah tersenyum senang ...


" bagus sayang cewek seperti nya harus di kasih pelajaran " ujar salsa


" beraninya kau memotong rambut mu... " Kamal kembali membisikan kata-kata tersebut dengan seraya menarik rambut Talitha sehingga membuat Talitha mendongakkan kepalanya


" maaf... maaf ... " kata itu yang hanya bisa lolos dari mulut Talitha...


" ****.... " Kamal mendorong tubuh Talitha ke pojok sehingga membentur dinding


" Talita... " teriak Lala yang sedang di tahan oleh Roni dan Bayu


" brengsek... setan ... memang kalian semua Dajjal .... " teriak Lala kembali


Kamal yang melihat Talitha merintih kesakitan sebenarnya ia merasa tak enak hati tapi karena merasa kemarahannya yang sedang menguasai hati nya kali ini membuatnya hilang kendali


" ****.... " Kamal milih menjauh dari Talitha


tapi salsa yang melihat sorot mata Kamal yang berubah merasa ada yang tidak beres dan ia mengingat kembali hawa dulu ia pernah menyukai Talitha sehingga membuat salsa kembali bergejolak marah...


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen