SHATARA

SHATARA
Kamal anak miliader



Talitha berjalan dengan langkah cepat tapi saat ia berada di lorong kelas seperti biasa ada saja anak yang mencibir tubuh nya


"sebenarnya dia itu makan apa si sampai tuh badan gembrot gitu... " ujar si A


" cih ,aku dengar dia mengincar kak Afnan ketua OSIS kita, " ujar si B


" aish , mimpi kali ya mana mau ka Afnan suka dengan nya... " ujar si C


" harusnya dia ngaca... " ujar si D


" dulu aku satu sekolah dengan nya tapi tak segemuk itu , dulu dia lumayan lah banyak cowok yang mendekat ke arah nya, tapi sayang dia suka pilih-pilih dalam berteman dan lihatlah sekarang dia sudah seperti boboho... " " ujar si E


kira-kira begitu lah gunjingan yang masuk ke dalam telinga talitha tapi bagi Talitha itu sudah seperti makanan sehari-hari dia di sekolah


Afnan yang mendengar juga semua yang dikatakan oleh anak-anak yang menggunjing talitha saat Afnan ingin mengejar Talitha tapi setelah mendengar semua itu afnan mengurungkan niat nya untuk mengejar Talitha.


" kenapa ada rumor seperti itu disekolah.. " batin afnan


Afnan pun langsung menuju ruangan OSIS


" tha ko lama ... ? " tanya Lala


" abis ngaso dulu sebentar " ujar Talitha seraya tersenyum


" bukan karena ada anak yang menggangu mu lagi kan tha " ujar Lala kembali


" tidak ada la, udah yu lanjut ngerjain tugas nya lagi... " ujar Talitha


" brug....


" kerjakan tugas gue ! ... " ujar Kamal yang tiba melempar Buku ke arah Talitha


Talitha dan Lala yang merasa kaget langsung menatap siapa yang melempar buku tersebut


" astaghfirullah.... " ujar Lala seraya mengusap dadanya


" sayang , punya ku juga .. " ujar Salsa sang pacar Kamal dengan manja


" apa kau mendengarnya , kerjakan punya nya juga... " ujar kamal


" apa kalian tidak bisa mengerjakan nya sendiri... " ujar Sa'id


" diam, GX perlu ikut campur apa kau mau bapak mu di pecat... " ujar Kamal


dan itu berhasil membuat Sa'id ciut


" cih ... " ujar Sa'id pasrah


Sa'id melihat ke arah Talitha dengan pandangan iba nya tapi Talitha langsung menggelengkan kepalanya pelan


" andai saja orang tua ku tidak bekerja dengan keluarnya pasti aku bisa menolong mu tha, dari dulu aku hanya bisa diam menonton itu semua.. " batin Sa'id


Kamal yang merupakan anak dari seorang miliarder yang miliki banyak perusahaan, yayasan dan toko tempat bapak nya kerja itu tak seberapa untuk nya tapi untuk keluarga Sa'id itu sangat membantu perekonomian keluarga nya...


" baiklah... " ujar Talitha pasrah seraya mengambil kedua buku tersebut dan memasukannya ke dalam tasnya


" tha.... " ujar Lala seraya menggelengkan kepalanya


" tidak apa-apa... " ujar Talitha tersenyum


" astaghfirullah tha .... " ujar Lala


" bagus... seperti biasa pagi-pagi kau taro Buku itu di meja guedan Salsa... " ujar Kamal sebelum meninggal bangku milik Talitha


" sebenarnya salah kamu itu apa tha sama dia , tidak mungkin hanya karena fisik mu ini tha ... " ujar Lala seraya memegang bagian tubuh Talitha


Talitha yang mendengar itu hanya bisa diam termenung tapi beda dengan Sa'id dia tau apa yang terjadi yang sebenarnya antara Talitha dan Kamal


" tha aku minta maaf... aku tak bisa berbuat apa-apa untuk mu... " ujar Sa'id


" tidak apa-apa aku paham ... " ujar Talitha


" tha tapi tenang ajah aku akan membantu mu " ujar Sa'id


" aku juga tha akan membantu mu... " ujar Lala


Talitha yang mendengar langsung tersenyum senang


" terimakasih tapi jika kalian tak membantuku juga tidak apa-apa... kalian juga punya kesibukan sendiri " ujar Talitha


" tidak.. ! ayo sepulang sekolah kita langsung ke toko paman... " ujar Sa'id


" yah kenapa tidak pergi ke rumah nya saja , aku takut tidak melihat Oppa ku kalau di sana " ujar Lala


" tha emang di rumah mu ada kakek-kakek ? " tanya Sa'id


" mmm.... " ujar Talitha


" ko aku baru tau tha, kakek dari siapa ? "


" iihh.... oppa itu bukan untuk kakek-kakek tapi oppa Daffa adik laki-laki ku yang ganteng dan gagah itu , dia kan udah kaya oppa-oppa Korea... " jelas Lala


" astaghfirullah, si Daffa rupanya, ya .... memang akui anak itu memang ganteng tapi aku juga tak kalah ganteng loh dengan nya.... " ujar Sa'id dengan pede nya


Talitha dan Lala yang mendengar itu langsung bertukar pandang dan mengangkat bahunya tinggi-tinggi


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen