SHATARA

SHATARA
kekejaman salsa dan kamal 2



sekujur tubuh Talitha sudah sangat banyak dipenuhi dengan luka lebam dengan keadaan nya yang sudah sangat mengenaskan salsa terus saja menyiksa Talitha


" berani-beraninya kau pernah ada di hati pacarku... " ujar salsa seraya mendorong tubuh lemas Talitha


" kau pikir kau itu secantik apa hah... dasar gembrot... " teriak Talitha


" tolong .. " satu kata itulah yang hanya bisa lolos dari mulut Talitha


" cih..., ingin minta tolong pada siapa... ? berani sekali kau terus-menerus mengeluarkan kata itu di mulut mu.. " teriak salsa


keadaan kedua tangan dan kaki nya yang terikat dan mulut yang di lakban Lala dan Sa'id yang kali ini tidak bisa berbuat apa-apa mereka hanya bisa menangis dan berdoa semoga ada orang yang menolong mereka di gudang paling belakang sekolah ini...


" talitha maafkan aku yang tak berguna ini... " batin Sa'id dengan air mata yang mengalir di kedua pipinya Sa'id sosok pemuda yang jarang menangis walaupun ia sedang ada masalah tapi kali ini saat ia tak berdaya melihat sahabat nya disiksa akhirnya ia mengeluarkan air yang sulit keluar itu


" tha, kamu harus bertahan tha, maafkan aku tha yang tak bisa berbuat apa-apa... aku hanya berdoa semoga ada orang yang akan menolong kita... " batin Lala dengan air mata yang tak berhenti mengalir


Kamal terus menatap ke arah Talitha dengan pandangan bencinya Karena merasa tak terima Talitha memotong rambut indahnya bahkan Kamal dulu jatuh cinta padanya karena melihat keindahan rambut talitha yang hitam indah berkilau


salsa dan temannya terus saja memojokkan Talitha tendangan dan Jambak kan demi Jambak kan mendarat ke tubuh Talitha


sedangkan keributan di dalam kelas Talitha sudah terdengar sampai telinga Afnan


Afnan pun langsung melihat situasi di dalam kelas Talitha berada, Afnan mencari sekeliling kelas berusaha menemukan sosok yang ia cari tapi tidak ada Afnan setelah menyadari sosok gadis remaja gemuk itu tidak ada dalam kelas langsung mencari nya di luar kelas mencari ke tempat yang biasa Afnan jumpai... tapi nihil Afnan tidak berhasil menemukan sosok remaja bertubuh gemuk itu


" ****.... " umpat Afnan


Afnan kembali berpikir di dalam kelas tadi ia tak menemukan Kamal dan teman-temannya yang selalu mengganggu Talitha


" aku harus menemukannya pasti ada yang tidak beres... '' ujar afnan


Afnan mengirimkan pesan ke sebagian teman nya jika mereka melihat Kamal harus menghubungi nya


Afnan duduk di kursi belakang yang biasa Talitha duduki kursi yang selalu menjadi tempat ngaso Talitha saat berada di sekolah


" di kursi inilah aku selalu melihat nya duduk sendiri " ujar ambigu Afnan


" loe sedang ngapain disitu.... " teriak Kiki salah satu sahabatnya Afnan


" ngaso... " ujar Afnan datar


" tadi aku melihat Kamal dan teman-temannya keluar dari arah gudang belakang ... " ujar Kiki kembali


Afnan yang mendengar itu langsung menarik tangan Kiki untuk ikut gabung dengan nya


" kau ikut aku ... " ujar afnan seraya berlari dengan sangat cepat


'' bro ini tendang hidup dan mati seseorang... jadi kau ikuti saja dulu... " ujar afnan tegas


talitha sudah berbaring lemas dengan ditemani oleh kedua sahabat nya yang sama-sama dalam kondisi tangan kaki terikat dan mulut di lakban kamal dan salsa telah meninggal kan mereka di gudang belakang


" apa kita bertiga akan mati bersama di sini .. " batin Lala


brag....


brag....


emmm......


emmm......


emmm.....


Suara teriakan Lala dan Sa'id yang tertahan oleh lakban


emmmm.......


emmm......


brag....


brag....


Sura pintu yang berusaha didobrak dari arah depan


ya Kamal yang menyuruh salah satu sahabatnya untuk mengunci kembali pintu masuk ke gudang ..


" bro kenapa kita pergi kesini dan ingin mendobrak nih pintu bukan nya nih gudang udah lama tak pernah kita masuki lagian tidak ada anak yang berani masuk ke sini... " ujar Kiki


" jangan banyak bicara , lebih baik kau bantu aku untuk membuka nih pintu... " ujar Afnan dengan tegas


Kiki yang mendengar itu dan melihat situasi Afnan yang sekarang muka yang begitu panik dan air keringat yang mengalir deras di seluruh wajah nya


" hidup dan mati ??? apa benar yang di ucapkan dia... hidup dan mati siapa ??? sampai dia se panik itu.... ??? " batin Kiki


💮🌸💮


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen